Saturday, September 23, 2006

Efek Minum Berdiri

Pada tgl 20/8/06 saya ikut kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur. Saya baru sadar, mengapa Rasulullah melarang umatnya minum berdiri. Dalam hadist disebutkan "janganlah kamu minum berdiri"

Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal.

Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.

Cara mengatasinya :
1. biasakan minum duduk.
2. banyak minum air putih.

Sekarang, apakah kita masih mau minum berdiri?

Sumber: Info Nutrisi

Apakah Menopause Pria Itu Ada?

MITOS atau fakta? Pertama-tama, bersiaplah untuk mendengar kebenaran bahwa pria juga mengalami menopause. Jadi, bukan hanya para wanita saja yang akan mengalaminya, walaupun memang tidak semua pria harus mengalami hal ini. Menopause pada pria dikenal dengan andropause (andro berarti pria ; pause berarti berhenti). Hal ini tidak melulu berbicara tentang perubahan kemampuan reproduksi seseorang, tetapi melibatkan perubahan-perubahan hormonal dan psikologis yang dialami oleh pria berusia antara 40-55 tahun. Hal ini dapat terlihat secara fisik, tetapi sebenarnya berdimensi sosial bahkan spiritual.

Terdapat perbedaan antara menopause pada wanita dengan andropause. Menopause wanita adalah statis, sedangkan pada andropause, hormon testosterone yang bertanggung jawab terhadap kepriaannya tetap berproduksi tetapi menurun drastis. Inilah sebabnya, seorang pria tiba-tiba menjadi lemah dalam segi seksual atau lainnya. Gejala seorang pria mengalami andropause ialah mudah tersinggung, sering uring-uringan tanpa sebab yang jelas, berkeringat pada malam hari dan gampang menjadi lelah. Ciri-ciri fisiknya ialah kulit tampak lebih kering dan bersisik di bagian tangan dan kaki, serta terdapat bintik merah di bagian siku, kulit kadang terasa panas terbakar, kemudian terdapa tkemunduran fungsi seksualitas. Bila semua itu sedang dirasakan, bisa jadi andropause sedang anda alami.

Hal ini kadang menakutkan bagi pria yang tidak tahudan tidak siap menghadapinya. Inilah saat dimana mereka bisa menjadi makin kacau dan benar-benar menimbulkan krisis dalam posisinya sebagai seorang ayah, kakek atau suami.

Sebenarnya, krisis setangah baya seperti inilah yang harus diantisipasi sejak awal. Kalau memang ini harus terjadi pada seorang pria misalnya, cara pandangnya terhadap masalah itulah yang harus dibereskan. Pria itu harus sadar bahwa memang semua orang akan menjadi tua, dan dia harus mengucap syukur karena itu. Uban adalah mahkota, bukan petaka. Pria yang tahu betul siapa dirinya seharusnya dalam keadaan sadar bahwa hidupnya sedang berada di masa ia benar-benar menjadi panutan, sehingga tidak justru menerima ketuaannya dengan berlaku over akting seperti anak muda.

Dalam usia rawan andropause, seorang pria harus memperhatikan bagaimana ia hidup:

PERTAMA DARI SEGI JASMANI

Makanan harus diperhatikan, karena dalam keadaanseperti ini, penyakit dapat dengan mudah mulai menyerang. Jangan mengkonsumsi obat-obatan berbentukapapun yang katanya dapat mengembalikan semangat muda kembali, karena efek yang berlaku biasanya justru akan menambah benang kusut. Kegiatan olahraga harus terus dijalani dengan tidak menyentuh alkohol apalagi rokok.

KEDUA DARI SEGI SOSIAL

Pria harus mulai bersosialisasi dengan lebih luas dalam lingkungannya. Ikut pelayanan atau bakti sosial akan sangat baik efeknya.

KETIGA DARI SEGI ROHANI

Semua buku yang membahas tentang andropause akan menyarankan pria untuk kembali melihat pada hubungannya dengan Tuhan. Bahwa sejak seseorang dilahirkan sampai masa tuanya, ada panggilan hidup tertinggi dalam kehidupan seseorang. Panggilan yanglebih tinggi dari hanya ‘sekedar’ menjadi pekerja, menjadi ayah atau suami, tetapi menjadi makhluk Tuhan yang Ia ciptakan segambar dan serupa denganNya dan dipanggil untuk menggenapi rencanaNya. Itu adalah arti hidup yang sebenarnya. Dengan berada pada posisi ini, maka andropause sekalipun tidak akan lagi menjadi masalah penting dalam kehidupan seorang pria. Setuju? (elsa)

Tuesday, August 29, 2006

lengan terjepit pintu

Dear milliser dan dokter,

Beberapa minggu yg lalu lengan bagian atas anak saya ( 4thn ) tanpa sengaja dijepit pintu oleh saudara sepupunya. Pada waktu kejadian lengan anak saya itu lebam biru dan membentuk lingkaran oval merah dan langsung saya oleskan trombohop salep. Dan ada yang menyarankan dikasih arak yg sdh direndam obat dan saya oleskan juga, dan trombohop tidak saya oleskan lagi. Ternyata 2 hari kemarin saya perhatikan bekas lebam tersebut yg berbentuk lingkaran oval membengkak dan bila disentuh sakit.

Saya konsultasi dengan adik saya yang kebetulan dokter, katanya itu merupakan kelenjar yang meradang dan sebaiknya pemberian trombohop dihentikan saja krn tdk memberikan efek lg. Dan dia menganjurkan sebaiknya dikompres air hangat saja biar bengkaknya bisa menghilang.

Adakah disini ada yang pernah mengalami hal seperti kejadian yg menimpa anak saya ini? Karena saya sangat kawatir dan takut berkembang menjadi penyakit lain. Mohon saran dari dokter dan sahring dari teman2.

Terimakasih

Salam,

Janni

__,_._,___

Tuesday, August 22, 2006

kristal urin


Dear Netter,

Anak saya laki2 usia 2 tahun 8 bulan sudah hampir 5 hari ini kesakitan saat buang air kecil, terutama saat pertama kali di pagi hari. Saya sudah periksa lab urinnya dan positif ada kristal Ca Carbonat dan Ca Oxalat.

Kalau diperhatikan sehari-hari si kecil minum air putihnya sedikit sekali. Sementara ini saya hanya disarankan untuk memberi si kecil minum lebih banyak, tapi sulit sekali untuk membujuknya. Apakah ada di antara rekan yang pernah mengalami hal serupa? Sekiranya saya ingin berkonsultasi lebih lanjut, kepada dr spesialis apakah sebaiknya saya berkonsultasi?

Terima kasih,
Shanty


Bisa diperiksakan ke dokter spesialis anak konsultan nefrologi (ginjal). Yang saya tau di RSCM dan Harapan Kita ada. Yang di RSCM antara lain Prof Husein Alatas, SpA(K), Prof Taralan Tambunan SpA(K), dr. Partini P Trihono, SpA(K), dan dr. Sudung P SpA(K).

Selain di RSCM (pagi), juga praktek sore di bbrp RS swasta (maaf, tidak hafal, seingat saya Prof Husein di RSIA Evasari dan dr. Partini di Hermina Depok. Bisa dicek di www.idai.or.
id).

Endah


Tanya: UTI pada baby & MCU

Hi All,

Sekitar akhir April 2006 lalu, bayi saya (baby boy) terkena demam, dan akhirnya setelah diinvistivigasi oleh dokter, bayi kami dinyatakan terkena UTI. Kami merasa kecolongan karena dia terkena UTI. Akhirnya bayi kami dirawat empat hari di RS, dan setelah pulang masih diharuskan memakan antibiotik. Dan kami masih dischedule untuk melakukan konsultasi ke dokter untuk USG (kidney) & MCU.

Hasil USG untuk kidney tiga minggu lalu dinyatakan bagus. Bulan ini bayi kami berusia 10 bulan. Dan dokter menyarankan melakukan pemeriksaan lanjutan MCU (Micturating cysto-urethrogram) untuk memastikan ada atau tidaknya reflux.
Karena itu saya mohon saran dan sharenya buat mereka yang pernah bayinya pernah mendapat MCU. Bila kita ingin MCU dilakukan, apakah yang perlu dipersiapkan dan apakah efek sampingnya? Mohon share/saran apa saja yang sekiranya perlu kami ketahui tentang dilakukannya MCU ini. Dan adakah alternatif lain yang bisa dilakukan selain MCU?

Ada satu lagi istilah scan yang saya coba baca di internet, yaitu DMSA scan. Apakah itu DMSA scan? Apakah setelah MCU nantinya harus dilakukan juga DMSA scan?

Terima kasih banyak sebelumnya buat sarannya.

Salam,
Hendi TS

UTI itu = urinary tract infection atau infeksi saluran kemih (ISK). Biasanya dibuktikan dengan ditemukannya kuman dalam jumlah tertentu dalam kultur/biakan urin. Jumlah kuman sebagai batas ISK ditentukan dengan carapengambilan sampel/bahan urin.

Pada bayi < 1 tahun dengan ISK, ada penelitian yang menemukan angka kejadian kelainan anatomi saluran kemih sampai sebesar 50% (dalam hal ini yang tersering adalah vesicoureteral reflux = VUR, yang berarti ada aliran balik dari kandung kemih ke ureter atau pipa penghubung ginjal dengan kandung kemih). Adanya kelainan anatomi ini harus dicari, karena dapat menyebabkan ISK berulang. Untuk itu, pada bayi <1 tahun, selain USG ginjal & sal kemih, perlu dilakukan MCU (= micturating cystourethrogram) untuk mencari adanya VUR tadi. MCU itu prosedur radiologi (jadi risikonya ya anak terkena radiasi) dengan memasukkan zat kontras melalui saluran kemih anak.

Untuk persiapan yang perlu dilakukan, hubungi bag. radiologi tempat akan dilakukan. Umumnya dilakukan jika hasil biakan kuman di urin setelah pengobatan hasilnya negatif.

DMSA scan itu untuk mendeteksi adanya parut ginjal akibat infeksi ginjal dan sekalian menilai fungsi ginjal. ISK yang tidak diobati dengan baik atau ISK berulang dapat menyebabkan jaringan ginjal berparut dan mempengaruhi fungsi ginjal. Biasanya DMSA scan merupakan pemeriksaan tahap lanjutan jika hasil USG dan MCU ada kelainan.

Semoga hasil pemeriksaan anak bapak normal.

Endah

__,_._,___