Sunday, May 18, 2008

Jahe, Sembuhkan Radang Sendi dan Nyeri Lambung

Selain popular sebagai bumbu masak, jahe (zingiber officinale) juga bermanfaat untuk kesehatan. Fakta terbaru dari jahe adalah mampu meredakan nyeri lambung dan pulihkan radang sendi.
Jahe diperoleh dari rimpang umbi semu tanaman berumpun yang hidup semusim. Konon si pedas ini pertama kali ditemukan oleh Marco polo. Sumber lain menyebutkan jahe berasal dari daratan Asia dan sudah dimanfaatkan oleh bangsa Cina dan India sejak 5000 tahu yang lalu.

Atasi Ganguan Pencernaan
Manfaat jahe untuk kesehatan memang tidak diragukan lagi. Beragam penelitian ilmiah telah dilakukan, hasilnya sungguh mengagumkan. Umbi jahe terbukti berkhasiat sebagai karminativum atau dapat merangsang keluarnya gas dari perut sehingga mampu mengobati masuk angin. Sifatnya yang menghangatkan tubuh juga dipercaya mengurangi rasa mual, batuk dan gejala flu ringan.
Penelitian lain menyebutkan, kandungan enzim protease dan lipase yang terkandung dalam jahe berfungsi memecah protein dan lemak. Enzim inilah yang membantu mencerna dan menyerap makanan sehingga meningkatkan napsu makan. Jahe juga melindungi system pencernaan dengan menurunkan keasaman lambung. Senyawa aseton dan methanol pada jahe juga mampu menghambat terjadinya iritasi pada saluran pencernaan, manfaatnya nyeri lambung bisa dikurangi dengan mengkonsumsi jahe. Peradangan pada arthritis/radang sendi juga bisa ditanggulangi dengan banyak mengkonsumsi jahe karena jahe menghambat produksi prostaglandin, hormone dalam tubuh yang dapat memicu peradangan.

Merangsang Ereksi
Rajin mengkonsumsi jahe juga merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga tubuh menjadi hangat, darah mengalir lebih lancar dan tekanan darah menurun. Sedangkan senyawa cineole dan arginine yang terkandung dalam rimpang jahe mampu mengatasi enjakulasi permatur. Senyawa ini juga merangsang ereksi, mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan seperma. Tak salah jika orangpun menjulukinya sebagai aphrodisiac food atau makanan pendongkrak gairah seksual, istimewa bukan? (oleh Ahli Gizi & Kuliner, Budi Sutomo, S.Pd)

sumber : www.sendokgarpu.com

Saturday, May 17, 2008

Teh Memperlambat Kerusakan Sel Otak

Para ilmuwan menemukan catechin, senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun dan menjaga kemampuan kognitif otak.
Teh memang sudah sejak lama dikenal berkhasiat untuk menjaga kesehatan. Menurut berbagai penelitian, setidaknya terdapat 450 senyawa dalam teh mulai dari kafein, berbagai jenis antioksidan, dan vitamin yang diketahui bermanfaat bagi tubuh.
Telah banyak bukti penelitian yang mengungkapkan betapa kebiasaan meminum teh akan membuat seseorang tetap sehat dan bugar. Salah satunya adalah riset terbaru yang dilakukan para ilmuwan asal Singapura. Selama empat tahun melakukan penelitian, para ilmuwan itu mengambil kesimpulan bahwa secangkir teh baik untuk otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat tetap tajam di usia tua. Penelitian ini semakin menambah panjang daftar manfaat teh.
”Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama,” ujar Prof Ng Tze Pin dari Departemen Obat Untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura kepada The Sunday Times, seperti dilansir BBC News, Ahad (13/4).
Para ilmuwan itu menemukan catechin, senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun dan menjaga kemampuan kognitif otak. ”Teh itu murah, tidak beracun, dan dikonsumsi masyarakat luas,” cetus Tze Pin.
Menurut para ilmuwan tersebut, kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi, karena mengandung protein alami theanine. Zat ini mampu melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala, dan kelelahan.
Laporan itu menyebutkan, kerusakan sel otak disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak. Terkadang, menggiring penderita pada demensia (penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya).
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim ilmuwan mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang Cina berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005 silam. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan, dan kemampuan spasial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor. Sekitar 38 persen dari para responden itu ternyata tidak minum teh. Sebanyak 29 persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh.
Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para responden yang bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.
Teh, simpul penelitian itu, adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat. Namun, hal itu tidak dapat tercipta hanya dengan hanya minum teh. ”Itu masih memerlukan sebuah kebiasaan baik seumur hidup serta diet yang seimbang,” tegas Tze Pin.
Sebelumnya, para ahli dari Universitas Dundee, Skotlandia, melalui hasil penelitian terbaru mengindikasikan, meminum teh juga dapat dijadikan salah satu cara mencegah penyakit diabetes. Para peneliti Skotlandia itu berhasil menemukan sejenis senyawa terkandung dalam teh yang memiliki potensi besar mengatasi penyakit diabetes tipe 2, atau jenis diabetes yang paling banyak diderita saat ini. Menurut mereka, senyawa khusus ini mampu berperan seperti halnya insulin dalam tubuh.
Ahli dari Universitas Dundee dipimpin oleh Dr Graham Rena bersama tim dari Crop Research Institute ini mengungkapkan bahwa senyawa dalam teh hitam yang disebut theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.
Tak hanya itu, riset terbaru di Prancis juga menyimpulkan bahwa teh sangat bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung, khususnya bagi para wanita.
Dr Mahmoud Zureik dan koleganya dari Riset Medis Institut Nasional Prancis, melaporkan temuan bahwa wanita dewasa yang meminum teh akan memperoleh proteksi dari risiko pembentukan plak dalam pembuluh arteri pada leher. Sehingga, kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dan jantung. Agaknya, manfaat teh tak ada habisnya untuk dijadikan bahan penelitian di berbagai belahan dunia.
Ikhtisar:
- Kerusakan sel otak disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak.
- Senyawa dalam teh hitam yang disebut theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.
Sumber: www.republika.co.id

Hidup Sehat dan Alami ala Blogger

Hidup sehat akan berdampak pada penampilan dan perasaan kita yang akan merasa jauh lebih baik. Setiap orang, termasuk juga para blogger, pastinya mendamba kehidupan pribadinya berjalan lebih baik dan bermakna. Mendulang dollar hanya dengan mengembangkan hobby plus hidup sehat tanpa penyakit, mungkin nggak ya? Saya berpendapat itu mungkin saja, asalkan kita memperhatikan gaya hidup kita (nggak sekedar makanannya saja yang kudu diperhatiin).

Pasalnya di zaman yang serba modern ini (baca:instan), hampir kebanyakan orang bingung bagaimana seharusnya menjalani hidup dengan sehat. Mungkin karena pengaruh iklan yang nampang di blog, TV, radio, yang kesemuanya menjanjikan hidup sehat. Akhirnya muncul paradigma baru bahwa untuk sehat perlu terapi kesehatan, perlu ikut MLM, minum obat-obatan, atau bahkan operasi (Capek Deee...). Dan akhirnya berkesimpulan bahwa untuk sehat itu butuh biaya. Ini masalahnya Bro!!

Apakah kita, termasuk para blogger sekalian, juga menjadi korban paradigma konyol ini? Saya rasa pasti ada.. Berfikir bahwa menambah energi itu cukup dengan kaffein, minum obat penenang, atau sekedar makan junk food, pergi ke dokter, membayar premi asuransi, atau sampai operasi plastik hanya untuk melindungi dan menjaga tubuh kita tetap sehat dan menarik! I don't think so[...]

Bagaimana mungkin kita bisa terjebak dalam paradigma konyol seperti itu? Bukankah kita hidup di zaman yang serba modern? Ok, jika sobat dah terlalu lelah mendengarkan iklan yang isinya nonsense ajah, maka dengan senang hati saya ingin mengajak untuk kembali berfikir sederhana, murah, applicable untuk hidup sehat.

7 langkah mudah nan sederhana untuk sehat, cukup dengan:
1. Makan menu yang sehat. Pastikan kita memakan makanan sehat, alami, dan berkualitas dalam gizi (bukan dalam harga!). Mampu mencukupi kebutuhan tubuh dengan nutrisi yang terkandung dalam makanan. Jauhi junk food yang memang bukan prioritas utama tubuh kita (mahal dan nggak sehat bro..) Hindari sampah seperti gorengan, fast food, sweet cake dan mulailah memakan nutrisi alami yang dibutuhkan tubuh. Saya yakin tubuh kita bakal seneng banget kalo kita mau menjaganya..
2. Minum cukup air. 8-10 gelas air putih dalam sehari. Banyak sekali minuman populer yang sebenarnya merupakan racun bagi tubuh kita. Cola, kopi, apalagi alkohol, sama sekali nggak berguna untuk tubuh kita klo ingin menerapkan hidup sehat. Cukupkan dengan minum lebih banyak air murni nan bersih karena 60% dari tubuh kita merupakan cairan. Dan cairan tersebut terpakai tiap harinya. Jadi ya harus diganti..
3. Lakukan olahraga secara rutin. Sering sekali saya mengingatkan untuk menggerakkan tubuh kita min 3x seminggu. Baca juga postingan saya tentang Tips olahraga sehari-hari dan bagaimana memilih olahraga yang optimal. Ritme kerja harian kita kebanyakan kalo nggak berdiri terus ya duduk terus (blogger pasti lebih banyak duduk, ya iyalah masak ngenet koq berdiri trus!). Sisipkan cukup 30 menit dari kesibukan untuk berolahraga ya..
4. Kurangi stres. Stres dalam kadar yang cukup sebenarnya bagus, misalkan saja stres/tekanan yang kita rasakan saat beradu tanding dalam sebuah permainan olahraga. Stres yang kita rasakan waktu berolahraga merupakan jenis stres yang bisa melepas stres berlebih akibat banyaknya pekerjaan sehari-hari. Ingat, bila kita sedang murung, sedih, khawatir, atau merasa bersalah biasanya muncul ketika sedang menghadapi pekerjaan besar di depan mata. Rileks dan release your stress bro..
5. Bertanggung jawablah atas kesehatan diri sendiri. Lha trus siapa kalo bukan kita? Sangat nggak masuk akal kalo kita melempar tanggungjawab atas kesehatan kepada seorang dokter atau asuransi jiwa semata. Doktor itu tugasnya berusaha untuk menyembuhkan penyakit Bro, dia nggak konsen ke masalah bagaimana mencegahnya. Jika ingin hidup sehat, tanggung jawablah dengan kondisi kesehatanmu sendiri.
6. Jagalah pikiranmu. Hidup sehat bukan berarti fisiknya saja melainkan juga jiwa dan pikirannya. Pikiran manusia itu memiliki kekuatan tersendiri Bro. Jadi jangan gunakan pikiranmu hanya untuk negative thinking, khawatir, gundah, sedih, gelisah takut, dan sebagainya. Mulailah dari sekarang dengan mindset yang positif jauh ke depan yang dapat menyokong kesehatanmu.
7. Nikmati hidupmu mulai sekarang. Diberikan umur yang panjang terasa sangat indah ketika kita lalui dengan senang dan sehat. Untuk apa hidup lama (dan kaya) kalo untuk sakit-sakitan saja? Enjoy saja dengan keadaan sekarang, jangan terlalu memusingkan masa depan yang belum tentu terjadi.

Jadi, mulailah menjalani hidup yang sehat dan menyenangkan mulai sekarang. Memang tidak ada yang menjamin bahwa dengan hidup sehat kita akan panjang umur tapi dengan hidup sehat umur panjang kita akan jauh berkualitas dan menyenangkan. Betul nggak?

Friday, May 16, 2008

SUSU KEDELAI TAK KALAH DENGAN SUSU SAPI

Artikel ini saya posting berdasarkan pertanyaan dari Juliana Dewi Kartikawati

Komposisi susu kedelai hampir sama dengan susu sapi. Karena itu susu kedelai dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi. Susu ini baik dikonsumsi oleh mereka yang alergi susu sapi, yaitu orang-orang yang tidak punya atau kurang enzim laktase dalam saluran pencernaannya, sehingga tidak mampu mencerna laktosa dalam susu sapi.

Laktosa susu sapi yang lolos ke usus besar akan dicerna oleh jasad renik yang ada di sana. Akibatnya, orang yang tidak toleran terhadap laktosa akan menderita diare tiap kali minum susu sapi. Umumnya, mereka orang dewasa yang tidak minum susu pada waktu masih kecil. Karenanya, penderita kebanyakan berasal dari kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, dan negara-negara berkembang.

Untuk balita dua gelas susu kedelai sudah dapat memenuhi 30% kebutuhan protein sehari. Dibandingkan dengan susu sapi, komposisi asam amino dalam protein susu kedelai kekurangan jumlah asam amino metionin dan sistein. Tetapi, karena kandungan asam amino lisin yang cukup tinggi, maka susu kedelai dapat meningkatkan nilai gizi protein dari nasi dan makanan sereal lainnya.

Mutu protein dalam susu kedelai hampir sama dengan mutu protein susu sapi. Misalnya, protein efisiensi rasio (PER) susu kedelai adalah 2,3, sedangkan PER susu sapi 2,5. PER 2,3 artinya, setiap gram protein yang dimakan akan menghasilkan pertambahan berat badan pada hewan percobaan (tikus putih) sebanyak 2,3 g pada kondisi percobaan baku. Susu kedelai tidak mengandung vitamin B12 dan kandungan mineralnya terutama kalsium lebih sedikit ketimbang susu sapi. Karena itu dianjurkan penambahan atau fortifikasi mineral dan vitamin pada susu kedelai yang diproduksi oleh industri besar.

Dari seluruh karbohidrat dalam susu kedelai, hanya 12 - 14% yang dapat digunakan tubuh secara biologis. Karbohidratnya terdiri atas golongan oligosakarida dan golongan polisakarida. Golongan oligosakarida terdiri dari sukrosa, stakiosa, dan raffinosa yang larut dalam air. Sedangkan golongan polisakarida terdiri dari erabinogalaktan dan bahan-bahan selulosa yang tidak larut dalam air dan alkohol, serta tidak dapat dicerna.

Secara umum susu kedelai mempunyai kandungan vitamin B2, B2 niasin, piridoksin, dan golongan vitamin B yang tinggi. Vitamin lain yang terkandung dalam jumlah cukup banyak ialah vitamin E dan K.

Thursday, May 15, 2008

SUSU PENCEGAH KANKER PAYUDARA

Manfaat susu sudah tidak diragukan lagiHampir semua zat gizi yang terdapat dalam susu bermutu baik. Protein dan lemak susu memiliki sifat ketecernaan yang tinggi। Kandungan vitamin dan mineral susu juga relatif lengkap. Susu dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Ada yang segar atau ada yang dalam bentuk terolah, seperti susu bubuk atau susu kental manis. Manusia juga mengonsumsi susu dari produk pangan yang mengandung susu, seperti keju, es krim, dan yogurt. Namun, masih ada perbedaan pendapat tentang konsumsi susu ini. Ada kelompok yang menyatakan bahwa mengonsumsi susu setiap hari tidak baik bagi kesehatan, terutama penyakit vaskular seperti penyempitan pembuluh darah. Argumennya adalah, susu meningkatkan kadar kolesterol darah yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Kedua, adanya hubungan positif antara produksi susu rata-rata per kapita dengan kematian akibat penyakit jantung di sejumlah negara. Kelompok lain mendukung peran susu pada penurunan risiko berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kanker. Penelitian terbaru di Norwegia mendukung hal itu. Hjartäker bersama koleganya dari Institute of Community Medicine, Universitas Tromso, Norwegia, melalui publikasinya pada International Journal of Cancer, membuktikan bahwa mengonsumi tiga gelas atau lebih susu setiap hari dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara pada wanita pramenopause. Melalui penelitian kohort the Norwegian Women and Cancer Study, mereka meneliti 48.844 wanita selama enam tahun dua bulan. Konsumsi susu diukur dengan mengirimkan formulir riwayat konsumsi pangan kepada responden. Selama kurun waktu tersebut, tim Hjartäker menemukan 317 kasus penderita kanker payudara. Ternyata konsumsi susu sejak masa kanak-kanak berkaitan negatif dengan kejadian kanker payudara pada saat mereka berumur 34-39 tahun (pramenopause). Itu berarti bahwa mengonsumsi susu sejak masa kanak-kanak dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara. Konsumsi susu pada masa dewasa juga menurunkan risiko kanker payudara setelah dikoreksi menurut faktor hormonal, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol. Wanita yang tidak mengonsumsi susu menghadapi risiko terkena kanker payudara 2 kali lebih besar daripada wanita yang mengonsumsi susu 3 gelas atau lebih susu setiap hari. Sumber : Kompas