Showing posts with label Penyakit darah tinggi. Show all posts
Showing posts with label Penyakit darah tinggi. Show all posts

Saturday, December 31, 2011

Pantangan makanan penderita darah tinggi

Pantangan makanan penderita darah tinggi - Makanan Pantangan bagi penderita darah tinggi. Orang yang mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi, perlu membatasi makanan yang mengandung sodium (Na) yang banyak terdapat pada garam. Seperti dikutip dari healthcentral, berikut adalah daftar dari makanan yang harus dihindari oleh penderita hipertensi :



Mie instan : 
Mudah untuk membuatnya dan rasanya nikmat. Tetapi sebungkus mie instan mengandung 14 gram lemak dan 1,580 sodium.

Margarin : 
Bagi orang penderita penyakit darah tinggi, mereka harus memastikan bahwa margarin tak mengandung lemak jenuh, bacalah kemasannya guna memastikannya.

Susu : 
Merupakan sumber kalsium, tetapi tinggi lemak. Dalam segelas susu terkandung 8 gram lemak dan 5 gram lemak jenuh. Lemak jenuh tak baik bagi pengidap liver dan berbahaya bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Acar : 
Makanan ini memang rendah kalori yang baik untuk tubuh, tetapi memiliki kandungan sodium yang tinggi, 1 buah acar mentimun bisa mengandung 570 mg sodium. Hal itu setara dengan sepertiga dari jumlah maksimumsodium perhari (2300 mg).

Kentang goreng : 
Meski beberapa restoran menggoreng dengan minyak yang bebas lemak trans, kandungan lemak dan sodiumnya masih tinggi. Penyajian kentang goreng ukuran sedang mengandung 270 mg sodium dan 19 gram lemak.

Daging asap : 
Tiga potong daging asap mengandung 270 mg sodium dan 4.5 gram lemak Daging burung bisa menjadi alternatif ketimbang daging asap.

Donat : 
Cukup sebuah donat sudah bisa menghasilkan 200 kalori dengan 12 gram lemak.

Gula : 
Yang berarti disini adalah makanan dengan kalori ekstra dan gula. contohnya adalah cookies dan coklat batangan. keduanya dapat menyebabkan obesitas. Makanan-makanan ini bisa berpotensi mengidap tekanan darah tinggi. Kelebihan berat badan membuat banyak sumbatan di jantung dan memperlambat kerja darah.

Daging merah : 
Komposisi dari sebuah diet yang menyehatkan harus menyertakan lemak jenuh yang rendah. Bagi orang dengan tekanan darah tinggi hindari daging merah.

Alkohol : 
Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan tekanan darah tinggi, alkohol juga merusak dinding pembuluh darah. (ARI) – Source : kesehatan.liputan6.com.

Demikian beberapa pantangan makanan penderita darah tinggi atau hipertensi mudah-mudahan bernmanfaat, sebagai informasi tambahan baca juga makanan sehat darah tinggi, gejala darah tinggi, dan artikel mengenai penyebab darah tinggi.

Makanan sehat untuk penderita darah tinggi

Makanan sehat untuk penderita penyakit darah tinggi - Penderita darah tinggi atau hipertensi semakin bertambah, saat ini jumlah penderita darah tinggi pada tingkat yang mengkhawatirkan apalagi penyakit darah tinggi ini dapat merambah dan berkembang menjadi penyakit yang lain seperti serangan penyakit jantung jantung, penyakit stroke. Pengobatan yang tepat untuk penderita darah tinggi adalah dengan obat penyakit darah tinggi yaitu jelly gamat Gold-G, kita juga harus menyeimbangkan gaya hidup yang kita jalani dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat terutama makanan sehat untuk obat penyakit darah tinggi. Berikut beberapa makanan sehat untuk penderita penyakit darah tinggi:

Bayam
Bayam merupakan sumber magnesium yang sangat baik. Tidak hanya melindungi Anda dari penyakit jantung, tetapi juga dapat mengurangi tekanan darah, maka bayam cocok untuk penderita penyakit darah tinggi. Selain itu, kandungan folat dalam bayam dapat melindungi tubuh dari homosistein yang membuat bahan kimia berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat tinggi asam amino (homosistein) dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Biji bunga matahari
Mungkin Anda lebih mengenalnya dengan sebutan kuaci. Kandungan magnesiumnya sangat tinggi dan biji bunga matahari mengandung pitosterol, yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi merupakan pemicu tekanan darah tinggi, karena dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Tapi, pastikan Anda mengonsumsi kuaci segar yang tidak diberi garam.

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, almond, kacang merah mengandung magnesium dan potasium. Potasium dikenal cukup efektif menurunkan tekanan darah tinggi.

Pisang
Buah ini tidak hanya menawarkan rasa lezat tetapi juga membuat tekanan darah lebih sehat. Pisang mengandung kalium dan serat tinggi yang bermanfaat mencegah penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa satu pisang sehari cukup untuk membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Kedelai
Banyak sekali keuntungan mengonsumsi kacang kedelai bagi kesehatan Anda. Salah satunya dalah menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi. Kandungan isoflavonnya memang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Kentang
Nutrisi dari kentang sering hilang karena cara memasaknya yang tidak sehat. Padahal kandungan mineral, serat dan potasium pada kentang sangat tinggi yang sangat baik untuk menstabilkan tekanan darah.

Cokelat pekat (dark chocolate)
Pecinta cokelat pasti akan senang, karena kandungan flavonoid dalam cokelat dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan merangsang produksi nitrat oksida. Nitrat oksida membuat sinyal otot-otot sekitar pembuluh darah untuk lebih relaks, dan menyebabkan aliran darah meningkat.

Avokad
Asam oleat dalam avokad, dapat membantu mengurangi kolesterol. Selain itu, kandungan kalium dan asam folat, sangat penting untuk kesehatan jantung.  (source : farid.web.id)

Demikian artikel penyebab penyakit darah tinggi yang dina dapat dari berbagai sumber di internet mudah-mudahan bermanfaat, sebagai informasi baca juga artikel dina yang lain tentang penyebab darah tinggi, gejala darah tinggi, penyakit asam urat, dan penyakit maag. trims..


Friday, December 30, 2011

Penyebab darah tinggi

Penyebab darah tinggi - Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka sistolik (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) atau pun alat digital lainnya.

Pentingnya mengukur tekanan darah secara berkala?

Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita ke dalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus-menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja ekstra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah, jantung, ginjal, otak, dan mata. Penyakit hipertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (heart attack).


Penyebab Penyakit darah tinggi

Adapun penyebab penyakit darah tinggi yaitu penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus-menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. 

Demikian artikel penyebab penyakit darah tinggi yang dina dapat dari berbagai sumber di internet mudah-mudahan bermanfaat, sebagai informasi baca juga artikel dina yang lain tentang gejala darah tinggi, penyakit asam urat, dan penyakit maag. trims..

Thursday, December 29, 2011

Gejala darah tinggi

Gejala darah tinggi - Darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan kondisi tubuh yang terjadi/mengalami tekanan darah dengan derastis/kronis dalam kurun waktu yang lama. Biasanya tekanan darah pada normalnya akan berkisar sekitar kurang dari 120/80 mmHg. Sedangkan untuk tekanan darah tinggi diperhitungkan tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg atau ke atas. Bagi penderita tekanan darah tinggi akan beresiko terkena penyakit serangan jantung, aneurisma arterial, stroke, gagal jantung tau sampai gagal jantung kronis. Penyakit jantung sendiri merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia termasuk indonesia sendiri. Angka tekanan darah pada tubuh diperoleh dari dua kondisi, yang pertama saat jantung berkontraksi (sistolik) akan mendapatkan tekanan darah yang lebih tinggi. Sedangkan yang kedua, saat jantung berelaksasi (diastolik) angka yang diperoleh akan lebih rendah. Penyebab tekanan darah sendiri ada banyak diantaranya :
  • Jantung berdenyut lebih kuat sehingga darah mengalir lebih banyak
  • Bertambahnya cairan pada sirkulasi darah
  • Arteri besar kehilangan kelenturannya/kaku
  • Ginjal tidak bekerja membuang kotoran darah, dll

Selain itu faktor terjadinya hipertensi diantaranya :
  • Kelainan hormon
  • Memiliki penyakit ginjal
  • Obat-obatan
  • Keracunan akut
  • Preeklamsi pada kehamilan
  • Keturunan, dll

Gejala darah tinggi
Banyak orang mengatakan bahwa hipertensi / darah tinggi akan menimbulkan mimisan, wajah kemerahan, pingsan dll, namun hipertensi pada kondisi belum akut sebetulnya tidak menimbulkan gejala-gejala tersebut melainkan tidak ada gejala. Namun pada umumnya gejala hipertensi pada penderita yang sudah akut dan tidak ditangani sejak dini akan menyebabkan gejala-gejala seperti :
  • Sakit kepala (pusing)
  • Muntah
  • Mual
  • Gelisah
  • Sesak napas
  • Melayang/pandangan kabur

Namun bagi penderita tekanan darah yang sudah kronis akan berakibat tidak sadarnya si penderita atau pingsan, koma hingga terjadi pembengkakan otak atau sampai berdampak pada kematian. Bagi penderita tekanan darah sebaiknya berikan penenganan sejak dini atau berobat ke dokter sehingga tidak berkibat fatal sampai ke kronis. Untuk pencegahan tekanan darah tinggi sebaiknya yaitu kembali pada hidup sehat dengan rajin olahraga, makan-makanan hijau (sayuran) dan hindari/berhenti dari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, miras, obat-obatan dan lain sebagainya. Nah untuk yang terlanjur terkena tekanan darah tinggi (hipertensi) yang belum kronis, disini kami akan bahas beberapa obat tradisional yang dapat kita pakai untuk megobati hipertensi itu sendiri, seperti :
  • Minum serai bisa dijadikan teh sehari 3 kali
  • Daun cincau hijau
  • Rosel
  • Murbei
  • Seledri (tidak boleh lebih 1-10 gr per hari)
  • Bawang putih (tidak boleh lebih dari 3-7 siung sehari) (source : tipsku.info)
Demikian tadi beberapa gejala darah tinggi atau hipertensi, baca juga artikel yang lain mengenai penyakit darah tinggi, penyakit asam urat dan penyakit maag mudah-mudahan bermanfaat.

Penyakit darah tinggi / hipertensi

Penyakit darah tinggi / hipertensi - Tekanan darah tinggi atau hipertensi berarti tekanan tinggi didalam arteri-arteri. Arteri-arteri adalah pembuluh-pembuluh yang mengangkut darah dari jantung yang memompa ke seluruh jaringan dan organ-organ tubuh. Tekanan darah tinggi bukan berarti tegangan emosi yang berlebihan, walaupun tegangan emosi dan stres dapat meningkatkan tekanan darah untuk semenatara. Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut "pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap tinggi. Angka yang diatas, tekanan darah sistolik, berhubungan dengan tekanan di dalam arteri ketika jantung berkontraksi dan memompa darah maju kedalam arteri-arteri. Angka yang di bawah, tekanan diastolik, mewakili tekanan di dalam arteri-arteri ketika jantung istirahat (relax) setelah kontraksi. Tekanan diastolik mencerminkan tekanan paling rendah yang dihadapkan pada arteri-arteri.

Suatu peningkatan dari tekanan darah sistolik dan/atau diastolik meningkatkan risiko mengembangkan penyakit jantung (cardiac), penyakit ginjal (renal), pengerasan dari arteri-arteri (atherosclerosis atau arteriosclerosis), kerusakan mata, dan stroke (kerusakan otak). Komplikasi-komplikasi dari hipertensi ini sering dirujuk sebagai kerusakan akhir organ karena kerusakan pada organ-organ ini adalah hasil akhir dari tekanan darah tinggi kronis. Untuk sebab itu, diagnose tekanan darah tinggi sangat penting sehingga usaha-usaha dapat dibuat untuk membuat tekanan darah menjadi normal dan mencegah komplikasi-komplikasi.

Pada awalnya diperkirakan bahwa kenaikan-kenaikan pada tekanan darah diastolik adalah suatu faktor risiko yang lebih penting daripada peningkatan-peningkatan sistolik, namun sekarang diketahui bahwa pada orang-orang yang berumur 50 tahun atau lebih hipertensi sistolik mewakili suatu risiko yang lebih besar. Mempengaruhi hampir satu dari empat orang dewasa di Amerika, hipertensi ternyata adalah suatu persoalan kesehatan publik yang utama.

Bagaimana mengukur Tekanan Darah


Tekanan darah umumnya diukur dengan alat yang disebut sphygmomanometer. Sphygmomanometer terdiri dari sebuah pompa, sebuah pengukur tekanan, dan sebuah manset dari karet. Alat ini mengukur tekanan darah dalam unit yang disebut milimeter air raksa (mm Hg). Manset ditaruh mengelilingi lengan atas dan dipompa dengan sebuah pompa udara sampai dengan tekanan yang menghalangi aliran darah di arteri utama (brachial artery) yang berjalan melalui lengan. Lengan kemudian di taruh disamping badan pada ketinggian dari jantung, dan tekanan dari manset pada lengan dilepaskan secara berangsur-angsur. Ketika tekanan didalam manset berkurang, seorang dokter mendengar dengan stetoskop melalui arteri pada bagian depan dari sikut. Tekanan pada mana dokter pertama kali mendengar denyutan dari arteri adalah tekanan sistolik (angka yang diatas). Ketika tekanan manset berkurang lebih jauh, tekanan pada mana denyutan akhirnya berhenti adalah tekanan diastolik (angka yang dibawah). (source : totalkesehatananda.com)

Demikian artikel mengenai penyakit darah tinggi atau tekanan darah biasa juga disebut hipertensi mudah-mudahan bermanfaat, baca juga artikel yang lain tentang penyakit asam urat dan penyakit maag kronis.