Wednesday, May 14, 2008

Ngeseks Paling Ideal Tujuh Menit Saja ?

Berbicara seputar aktivitas seksual, selama ini tak pernah ada panduan tertentu mengenai berapa lama atau berapa kali kita harus melakukan hubungan intim dengan pasangan. Hal ini sangatlah wajar, mengingat setiap pasangan memiliki aturan main yang berbeda dan sangat terpulang kepada selera masing-masing.

Tak jarang pula yang kemudian terjebak pada anggapan bahwa seks berkualitas atau memuaskan adalah yang berlangsung lama dan intensitasnya cukup tinggi. Padahal faktanya, lama atau tidak hubungan seks pun belum tentu dapat dijadikan ukuran atau indikator kepuasan pasangan dalam hal seks.

Pertanyaan seputar berapa lama waktu ideal melakukan seks memang menjadi perdebatan. Mengenai yang satu ini, para ahli di Amerika Serikat membeberkan sebuah temuan menarik. Menurut hasil riset mereka, hubungan seks terbaik seharusnya berlangsung antara tujuh hingga 13 menit saja, dan bahkan ngeseks selama tiga menit pun dapat dikategorikan cukup.

Para ahli ini mengambil kesimpulan tersebut setelah menggelar penelitian terhadap para pertisipan asal AS dan Kanada yang diambil secara acak. Riset ini merupakan yang pertama mengungkap apa yang diyakini para ahli tentang waktu ideal dalam melakukan seks penetratif. Penelitian ini juga ditujukan untuk membantu meluruskan anggapan banyak pasangan selama ini bahwa seks seharusnya berlangsung lama.

Dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine edisi 5 Maret 2008, riset mengungkapkan bahwa di mata para partisipan, seks yang sangat ideal dan paling memuaskan berlangsung antara tujuh hingga 13 menit.

Diungkapkan pula, hubungan intim yang yang berlangsung selama tiga hingga tujuh menit dipertimbangkan sebagai seks yang cukup. Sedangkan kurang dari tiga menit dianggap terlalu pendek dan lebih dari 13 menit dikategorikan terlalu lama.

Dari penelitian juga terkuak fakta bahwa para partisipan - khususnya orang Amerika - mengharapkan seks penetratif dapat berlangsung dalam 15 hingga 20 menit, meski pada kenyataannya hubungan intim berlangsung setengah dari waktu tersebut.

Pimpinan riset Dr Eric Corty dari Behrend College Pennsylvania menjelaskan bahwa fenomena ini menandakan kematangan dari pasangan pria wanita setelah mengalami ´kekecewaan´ dan ´ketidakpuasan´.

¨Dalam model fantasi seksualitas pria, seorang pria digambarkan memiliki penis yang besar, ereksi yang kuat dan dapat mempertahankan aktivitas seksual sepanjang malam,¨ tulis Dr Corty.

¨Tampaknya, banyak pria dan wanita masih memegang fantasi tersebut. Hasil dari penelitian ini, dengan menyediakan model yang realistis dan bukannya fantasi, akan sangat berguna untuk mengobati penderita masalah disfungsi seksual. Dengan publikasi yang lebih lebar, hasil ini juga dapat dimanfaatkan mencegah disfungsi seksual,¨ tambahnya.

sumber : www.kompas.com

Makin Greng dengan Spa Vagina

Organ intim wanita perlu perawatan khusus. Ada cara kuno yang dapat ditempuh, yakni dengan spa vagina. Perawatan ini dapat mencegah dan mengatasi keputihan, menjaga imunitas organ intim, juga memberikan sensasi virginitas serta meningkatkan gairah seksual.
TERAPI V-spa butuh waktu kurang lebih 2-3 jam. Tidak hanya organ intim yang dimanja, melainkan hampir seluruh tubuh. Bagaimanakah urutan terapi ini? Mari kita perhatikan!
1. Konsultasi
Setiap perawatan dan pemeliharaan kesehatan tentu butuh analisis lebih dahulu. Konsultasi awal dengan ahli penting dijalankan untuk mengetahui secara umum kondisi si wanita. Salah satunya untuk melihat apakah ada penyakit tertentu yang terkait dengan organ intim. Pada tahap ini segala masalah dan keinginan peserta terapi bisa disampaikan. Lalu terapis akan memberikan pengarahan tentang teknis perawatan dan manfaatnya.
2. Vulva Hygiene
Sebelum terapi dijalankan, kebersihan bagian intim menjadi fokus yang pertama. Perawatan dimulai dengan membersihkan vulva vagina dari kotoran dengan air hangat yang mengandung herbal wash dan minyak aromatik.
3. V-Scrubing
Selanjutnya daerah sekitar organ intim seperti lipatan paha, area perut, dan pantat serta daerah yang kulitnya cenderung lebih gelap seperti daerah ketiak dan payudara, digosok dengan scrub berbahan rempah semisal cendana, akar wangi, dan mawar. Scrub ini bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan menghaluskan kulit.
4. Pijat bioenergi
Biar tubuh rileks, peredaran darah lancar, stamina tubuh dan vagina meningkat, perawatan dilanjutkan dengan pijat terapi aroma. Pemijatan dengan teknik bioenergi ini dilakukan pada seluruh tubuh, terutama otot-otot dasar panggul.
5. Guci Bathing
Selesai pijat, dilanjutkan berendam dalam guci besar berisi air hangat yang ditetesi minyak esensial. Sambil berendam, peserta terapi dibimbing untuk melakukan meditasi gerak.
Gerakan-gerakan itu berupa kontraksi untuk mengencangkan otot dasar panggul, pinggang, paha dalam, paha luar, lutut, kaki, dan otot vagina. Langkah-langkah ini dilakukan dengan mengatur napas sambil merasakan benar-benar kenyamanan di seluruh tubuh. Dalam hal ini konsentrasi, olah rasa, dan napas berjalan seiring.
6. V-Steam (penguapan)
Untuk merilekskan, melancarkan aliran darah di sekitar vagina, dan meluruhkan lendir berlebih pada vagina, dilakukan steam vagina. V-Steam dijalani dalam posisi duduk dan kaki terbuka tebar. Lalu daerah sekitar organ intim diberi uap hangat (steam) yang berasal dari ramuan herbal dan minyak esensial.
7. V-Compress
Untuk melengkapinya, dalam keadaan hangat, ramuan herbal yang telah dikemas seperti tea-bag, dikompreskan pada vagina dan sekitarnya. Fungsinya sebagai tonik atau penguat untuk meningkatkan stamina vagina, antiinfeksi, serta mengurangi peradangan atau nyeri, jika ada.
8. V-fogging (pengasapan)
Pengasapan dilakukan dengan membakar rempah dari akar hitam, akar wangi, dan cendana yang dipanaskan dalam vaporizer. Langkah ini bermanfaat meningkatkan stamina vagina, sebagai antiseptik dan menjaga kelembaban vagina.
9. Perawatan dari dalam
Sebagai perawatan dari dalam, disediakan dua macam ramuan alami yang berfungsi untuk meningkatkan stamina, bersifat antiseptik, dan menghangatkan tubuh. Bisa dipilih ramuan Indonesia, misalnya kunyit dan temulawak, atau ramuan Cina.

sumber : www.Kompas.com

Sex Boyke

Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke

Hubungan Seks Ideal
Dr Boyke yang baik, Maaf, to the point saja, ya dok. Begini pertanyaan saya! Idealnya berapa kali (seminggu) sih berhubungan seks yang sehat itu? Umur saya 30 tahun, suami 39 tahun.Dulu, ketika saya masih pengantin baru, kami seringkali melakukan hubungan seks hampir setiap hari. Saya ingat, ketika berbulan madu dan menginap di hotel, kami biasa melakukan making love (ML) rata-rata tiga kali sehari. Kemudian porsinya berkurang dengan sendirinya, dan kemudian kami biasa melakukan hubungan seks ratarata 2-3 kali seminggu. Setelah anak pertama dan kedua lahir, hubungan seks kami makin jarang. Apalagi setelah suami naik jabatan, dan semakin sibuk, porsi hubungan seks kami rata-rata hanya seminggu sekali, bahkan pernah sampai dua minggu sekali. Sejauh ini stiap kali melakukan hubungan seks, kami memang tak pernah punya masalah. Suami saya bukan tipe pria yang egois dan mau enaknya sendiri. Setiap kali berhubungan seks, suami saya selalu menunggu agar saya mengalami orgasme terlebih dahulu. Pokoknya, kami selalu sama-sama asyik.Pertanyaan saya, apakah kelangkaan hubungan seks kami merupakan tanda-tanda memudarnya pula kehidupan seks kami? Atau, mungkinkah suami saya mulai bosan? Bagaimana mendorong suami agar tetap melakukan ML minimal seminggu dua kali? Terima kasih. Hetty S/Karawaci Tangerang
Jawab
Frekuensi hubungan seks yang ideal adalah 1-4 kali per minggu, yang biasanya menurun sesuai dengan bertambah lamanya usia perkawinan dan proses penuaan.Stres fisik dan stres psikis (misalnya kelelahan) dapat menurunkan frekuensi hubungan seks pasangan suami isteri, apalagi jika hubungan seks tersebut dilakukan secara monoton, tanpa teknik dan variasi-variasi yang baru. Di samping itu, perubahan postur tubuh akibat kegemukan, melahirkan juga dapat mengurangi gairah suami untuk melakukan hubungan seks.Frekueensi hubungan seks — satu minggu sekali — masih normal untuk seusia Anda dan suami. Jika Anda menginginkan lebih, cobalah meminta pada suami dengan cara-cara dan teknik komunikasi yang baik. Saya yakin suami pasti akan memenuhinya, selama ia tidak mengalami disfungsi. Untuk mengatasi kebosanan dapat dicoba berhubungan seks di tempat-tempat yang romantis (hotel, misalnya), sekaligus merayakan bulan madu ke-2, ke-3 dan seterusnya. Untuk lebih menggairahkan hubungan suami isteri tadi, cobalah teknik, variasi baru sehingga seks merupakan rekreasi yang menyenangkan. Ok.

Perkawinan Sedarah
Teruntuk dr Boyke, salam sejahtera. Saya termasuk pencinta rubrik Konsultasi Seks asuhan dr Boyke. Saya seorang karyawati swasta bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta. Umur saya 24 tahun, beragama Islam. Aku punya masalah yang ingin sekali aku tanyakan kepada dr Boyke.
1. Apakah perkawinan yang masih mempunyai hubungan darah atau famili secara agama sah dan diperbolehkan?
2. Lantas, bagaimana dengan hasil keturunannya? Apakah kalau sampai punya anak nanti, anaknya akan cacat?
3. Bagaimana kalau aku menikah dengan saudara dari mama, tepatnya anak kakak mamaku?
4. Sejauh ini, yang aku tahu, perkawinan yang masih mempunyai hubungan darah atau keluarga selalu menghasilkan anak cacat. Itu 100% benar atau tidak, ya dok?
5. Apakah hanya anak pertama yang cacat? Bagaimana dengan anak kedua dan seterusnya?
Saya mohon dok, tolong dijawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Soalnya saya bingung, dan mas itu sepertinya putus asa karena istrinya meninggal sewaktu melahirkan anaknya. Jadi, bagaimana ya dok?Terima kasih atas jawaban dr Boyke.
Ari / Jakarta Utara
Jawab:
1. Kalau pertalian darah itu jauh (bukan saudara kandung atau sepu puan) perkawinan diperbolehkan.
2. Pada perkawinan yang hubungan darahnya dekat, seringkali penyakitpenyakit yang diturunkan muncul (misal penyakit talasemia, hermopilia dan lain-lain).
3. Sebaiknya dihindari menikah dengan saudara yang hubungan darahnya dekat (masih saudara sepupu). Tapi jika “terpaksa”, cobalah konsultasi dengan ahli genetika.
4. Tidak benar perkawinan yang masih mempunyai hubungan keluarga akan menghasilkan anak cacat. Biasanya jika perkawinan itu terpaksa harus dilakukan, konseling genetika diperlukan, untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan penyakit yang diturunkan.
5. Tidak selalu anak pertama hasil perkawinan yang masih mempunyai hubungan keluarga cacat. Kemungkinan anak cacat itu biasanya dilihat dari kemungkinan gen yang membawa penyakit keturunan bertemu, sehingga menghasilkan keturunan yang cacat.***

Burung Loyo
Kepada Yth Dokter Boyke, Dok, saya pria berusia 43 tahun, baru saja menikah. Istri saya berusia 23 tahun. Jujur saja dok, saya adalah penderita diabetes. Seperti yang menimpa penderita diabetes lainnya, burung saya agak loyo. Pertanyaannya adalah bagaimana agar burung saya kembali kokoh secara alami? Untuk sementara, bagaimana cara memuaskan istri
saya kendati burung saya agak loyo? Saya masih bisa punya anak atau tidak? Sekalian nanya, bagaimana caranya menyambungkan emosional agar hubungan seks kami membara?
Budi / Pamulang, Tangerang
Jawab:
Pertama tentunya kadar gula darah Pak Budi harus dinormalkan dulu. Artinya Anda harus berobat ke dokter internist, baru masalah disfungsi ereksinya ditangani. Pada beberapa pasien jika kadar gula darah normal, kemampuan ereksinya kembali seperti semula. Mungkin Anda musti minum obat anti disfungsi ereksi untuk meningkatkan kemampuan seksual. Saya berharap Anda meluangkan waktu ke dokter, bukan minum obat anti disfungsi ereksi membeli di pasar bebas. Anda masih bisa punya anak. Karena itu segera ke dokter untuk memperbaiki kualitas hubungan seks Anda, sekaligus kualitas sperma Anda. Terlebih bila kondisi rahim pasangan Anda sehat. Untuk menyambungkan emosi agar hubungan seks Anda membara tidak bisa dilakukan sendiri. Cobalah diskusikan dengan pasangan seperti apa posisi yang diinginkan, tempat/ suasana juga mempengaruhi. Buatlah tempat senyaman mungkin, gunakan wangi-wangian, hal itu bisa membuat seks semakin membara.

Cairan Sedikit
Pak Boyke yang terhormat, Dok, saya pengantin baru. Saya ada sedikit masalah menyangkut hubungan seksual kami. Masalahnya adalah saat saya akan bercinta dengan istri, kadang-kadang cairan dia sangat banyak keluar, tapi kadangkadang malah seret. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana caranya cairan kemaluan istri cepat basah bila akan bercinta? Kadang-kadang saya pakai baby oil, apa ini bahaya dok? Lalu apakah baby oil juga dapat mempengaruhi kehamilan? Apakah baby oil juga bisa membunuh sperma saya dok?
Ahmadi / Pecenongan, Jakarta Pusat
Jawab:
Coba rangsang titik rangsang pada istri (titik-titik erogen) seperti belakang telinga, leher, payudara, dan juga sekitar kemaluan (terutama klitoris). Lakukan secara santai dan penuh kasih. Situasi romantis seperti ini bisa mempengaruhi keinginan perempuan untuk melakukan hubungan seks, yang dampaknya akan mengeluarkan cairan. Bila terlihat cairan sudah mulai membasahi kemaluan istri, itu tandanya istri sudah mulai terangsang. Tidak berbahaya menggunakan baby oil untuk membantu kelancaran, karena minimnya cairan istri yang keluar. Namun, hendaknya Pak Ahmadi melakukan usaha-usaha perangsangan terlebih dahulu. Bila usaha itu tidak berhasil, altenatif penggunaan baby oil bisa dilakukan. Penggunaan bayi oil tidak mengganggu vagina. Istri Anda masih bisa hamil. Namun, baby jangan dimasukkan ke dalam vagina, cukup ditaruh diluarnya saja. Lebih aman lagi menggunakan air ludah.

Meninggal Karena Seks
Pak Boyke yang baik, Pak Boyke saya sering dengar ada orang meninggal saat berhubungan seks. Saya juga kebetulan penderita kelainan jantung, usia saya sekarang 45 tahun. Sementara istri saya 30 tahun. Saya jadi takut kalau tiba-tiba saya meninggal saat berhubungan seks dengan istri saya. Mengapa jantung bisa mendadak berhenti saat berhubungan seks? Bagaimana cara mengatasinya? Sejauh mana pengaruh obat kuat pada kemungkinan serangan jantung? Bagaimana strategi bercinta agar seks mencapai puncak, tapi terhindar dari serangan jantung? Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih. Fikri / Pasar Minggu, Jaksel
Jawab:
Biasanya orang yang sakit jantung meninggal saat berhubungan seks karena berhubungan seks bukan dengan istrinya. Karena debaran jantung bertambah maka tingkat stress yang dialami terus meningkat (takut dosa). Selain itu, serangan jantung juga bisa terjadi karena penggunaan obat-obat kuat. Karena itu bagi penderita jantung jangan melakukan selingkuh bila tidak ingin menyesal nantinya. Hubungan seks pada penderita jantung bisa mencapai puncak, sangat tergantung pada parah tidaknya penyakit jantung yang diderita. Yang terpenting adalah lakukan seks itu pada isteri sendiri, perlahan-lahan saja, anggap saja seks itu suatu hiburan yang menyenangkan. Lakukan hal tersebut dengan rasa cinta. ***

Teknik dan Variasi
Dr Boyke yang baik, Begini dok, saya laki-laki normal, berusia 37 tahun memiliki berat (64 Kg) dan tinggi ideal (168 Cm) sebagaimana laiknya pria Indonesia. Sementara kondisi istri saya (34) tergolong gemuk. Ketika berjalan, kami sering diibaratkan pasangan angka “10″. Menurut dokter, dengan kondisi demikian, sebaiknya bagaimana hubungan seks yang ideal bagi saya dan istri saya? Apakah cara konvensional, istri di bawah dan suami di atas, merupakan cara yang ideal dan wajar? Bagaimana kalau saya menginginkan posisi lain yang lebih bervariatif? Sejauh ini hubungan kami cukup harmonis dengan 2 anak yang lucu-lucu. Kehadiran anak-anak mampu melekatkan keharmonisan kami. Kami juga tak punya masalah dengan kehidupan seks kami. Setiap kali melakukan hubungan seks, kami biasanya sama-sama puas. Dengan kondisi kami, apakah mungkinkan bagi kami melakukan hubungan seks dengan teknik dan cara yang bervariasi?
Suranto A / Jelambar, Jakarta Barat
Jawab:
Istri yang gemuk bukan saja menyulitkan posisi hubungan seks tapi juga akan mengundang berbagai penyakit yang berbahaya (jantung, stroke, dan lain-lain). Paling baik sih, Anda meminta istri untuk melakukan diet agar lebih ramping lagi, dan lebih menarik lagi. Komunikasikan hal ini dengan bijaksana sehingga tidak menyinggung perasaannya. Posisi dan variasi seks tetap masih dimungkinkan pada wanita yang gemuk. Pada dasarnya posisi wanita di bawah, atau posisi menungging (dig position) masih dapat dilakukan. Yang jelas, sebaiknya istri Anda lebih pasif dan Anda yang lebih aktif. Selain posisi dan variasi, sebenarnya tempat atau lokasi melakukan hubungan seks pun dapat divariasikan, misalnya di karpet, di kamar mandi dan di tempat lainnya. Wewangian dan cahaya, semua dapat diubah-ubah sehingga menimbulkan suasana yang baru. Jadi, teknik dan posisi hubungan seks, hanyalah merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hubungan seks, diperlukan kretivitas dan inovasi dari suami istri untuk mengatasi kejenuhan saat melakukan hubungan seks.

Gairah Meluap-luap
Yth dr Boyke, Saya merasa, dalam usia 36 tahun sekarang ini, gairah seks saya meluapluap. Padahal sebelum-sebelumnya tidak demikian. Cukup sekali atau dua kali setiap melakukan making love, itu sudah cukup. Namun sekarang, saya menginginkan lebih, sementara suami saya (43 tahun) mungkin karena kecapean akibat kesibukannya di kantor, terbiasa melakukan hubungan seks 1-2 kali setiap berhubungan badan. Dengan anak tiga orang (1 laki-laki, 2 perempuan), saya dan suami memutuskan cukup dan tidak ingin menambah anak lagi. Maka, sejak tahun lalu, saya menjalani KB suntik. Dan, kami kini merasa bebas berhubungan badan kapan saja. Masalahnya, mengapa gairah seks saya meluap-luap? Apakah ada kelainan pada diri saya? Bagaimana mengajak suami agar mau berhubungan lebih dari 1-2 kali setiap melakukan hubungan badan? Terus terang, dok, saya jadi sering pusing. Apakah hal ini terkait dengan hubungan seks kami yang kurang akibat gairah meluapluap yang tak terlampiaskan?
Nita Anggraeni / Pondok Kelapa, Jakarta Timur
Jawab:
Penggunaan alat kontrasepsi KB dapat membebaskan kekhawatiran wanita untuk hamil. Perasaan nyaman saat melakukan hubungan seks, karena tidak mungkin hamil dapat menimbulkan gairah seks. Di samping itu, usia 36 tahun pada wanita, adalah saat gairah seks sedang pada puncaknya, sehingga tidak heran kombinasi ke-2 hal tersebut dapat memicu gairah seks Anda. Sebaliknya kesibukan dan kelelahan suami dalam bekerja terutama jika ditambah stress dalam pekerjaan dapat menurunkan gairah seks pria. Akibatnya, gairah seks istri yang tinggi tidak diimbangi oleh gairah seks suami yang mulai menurun, timbullah perasaan “bersalah” dari isteri, “jangan-jangan saya tidak menarik lagi!” Apalagi, efek samping KB suntik’ biasanya adalah kegemukan, sehingga wanita sering merasa dirinya tidak menarik karena gemuk. Untuk mengatasi “rasa bersalah” tersebut maka isteri mencoba untuk lebih sering melakukan hubungan seks dan jika tidak terlaksana menimbulkan rasa cemas (biasanya ditandai dengan sakit kepala, uring-uringan dan sebagainya). Untuk itu, cobalah komunikasikan hal ini dengan suami. Ajaklah suami untuk lebih mengerti kondisi Anda. Buatlah waktu luang bersama-sama, bukan hanya hubungan seks saja, tetapi waktu luang untuk saling berkomunikasi dan mengekspresikan keinginan masing-masing. Ok.*** Obat Kuat
Kepada yang terhormat Dokter Boyke, Saya selalu menyempatkan untuk membaca rubrik konsultasi seks Dokter Boyke di Suara Karya Minggu. Apakah obat kuat yang banyak dijual di toko obat maupun jalan-jalan bisa mempengaruhi orang berhubungan seks? Saya pernah mencoba pakai obat kuat dari China. Hasilnya, malah membuat jantung saya berdegup kencang ketika menghadapi pasangan saya. Obat kuat lainnya pernah saya coba, tetapi tidak memberi pengaruh apa-apa. Saya memang tidak punya kelainan seks. Tapi hanya ingin coba-coba. Apakah baik mengkonsumsi obat kuat sebelum berhubungan ? Apakah minuman ginseng, seperti Kuku Bima dan lain-lain memang baik diminum sebelum melakukan hubungan badan ? Terimakasih Supriyo / Bintaro Tangerang
Jawab:
Obat kuat atau yang dikenal dengan sebutan afrodisiak biasanya mengandung kafein dan vitamin untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar. Beberapa obat kuat juga mengandung akar tumbuhtumbuhan / kulit tumbuh-tumbuhan (misalnya ginseng) yang dapat melancarkan sirkulasi darah. Afrodisiak yang mengandung kafein dapat membuat jantung menjadi berdebar-debar. Sebenarnya tidak perlu mengkonsumsi obat kuat agar seks hebat, karena dengan pola hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh, kemampuan seks akan tetap terjaga dengan baik. Apalagi jika Anda sendiri tidak mengalami gangguan seks. Kebiasaan mengkonsumsi obat kuat sebelum berhubungan seks dapat menimbulkan ketergantungan dan rasa kurang percaya diri jika tidak menggunakan obat tersebut.

Keputihan Berulang
Dear dr Boyke… Saya perempuan berumur 22 thn dan sudah menikah selama 1 tahun. Waktu kami masih bertunangan, saya pernah dikuret kemudian memakai alat kontrasepsi spiral selama 1 tahun. Sekarang saya sudah tidak lagi pakai spiral karena sering infeksi dan menyebabkan keputihan. Sampai sekarang ini saya sering keputihan, pernah kondisinya sampai berbau tak sedap. Kata dokter kandungan itu karena infeksi. Setelah berobat dan sembuh, kenapa keputihan itu muncul meski tidak sampai berbau, sedikit dan tidak gatal. Saya sudah mencoba berbagai macam obat, tetapi kok tidak kunjung sembuh. Pertanyaannya, kenapa saya sering keputihan, meski tidak berbau busuk — persis bau bawang merah– tidak gatal, banyak dan berwarna kuning? Sudah hampir 2 tahun ini, saya terus keputihan, hingga rasanya capek karena harus bolak balik ke dokter. Dengan kondisi ini, apakah saya masih bisa punya anak? Keluhan lainnya adalah rahim sebelah kiri saya sering sakit, hingga terasa pegal sampai kaki, ada apa ya dok? Saya harus bagaimana, apakah dengan pemeriksaan dalam melalui pap smear segala sesuatu dapat diketahui dengan jelas atau tetap membutuhkan tes laboratorium?
Resti / Tanjung Priuk, Jakut
Jawab:
Keputihan merupakan hal yang alami (bukan penyakit), biasanya tidak berwarna, tidak gatal dan tidak bau, khususnya terjadi pada perempuan yang dalam keadaan subur (pertengahan siklus haid), wanita terangsang dan sedang hamil. Namun, keputihan patologis yang disebabkan oleh penyakit terjadi karena kelainan organ reproduksi (myoma dan erosi) atau infeksi (penyakit kelamin dan jamur), alergi dan adanya benda asing (spiral). Coba konsultasikan masalah ini ke dokter kandungan, karena yang ibu alami merupakan keputihan penyakit dan harus diobati sesuai dengan penyebabnya. Jika keputihan sudah sembuh, masih mungkin punya anak. Penyakit ibu kemungkinan ada infeksi di saluran telur (adnexitis).

Hubungan Seks Berdarah
Yang terhormat dokter Boyke, Saya punya masalah dengan istri. Saat ini kami punya satu orang anak berusia 1 tahun 2 bulan. Yang saya tanyakan adalah setiap kami berhubungan badan, istri selalu mengeluarkan darah seperti kami dulu pertama kali melakukan hubungan badan setelah menikah. Saat ini istri saya memakai alat kontrasepsi pil. Apakah kondisi itu bisa membahaya buat kesehatan, baik istri maupun saya sendiri?
Firmansyah / Buah Batu, Bandung
Jawab:
Adanya darah setelah berhubungan seks harus diwaspadai, karena dapat merupakan salah satu tanda adanya kelainan pada mulut rahim. Kemungkinan yang paling berbahaya adalah kanker mulut rahim. Adanya erosi (luka) pada mulut rahim, polip pada mulut rahim juga dapat menjadi penyebab perdarahan setelah senggama. Selain itu ada kemungkinan istri mengalami infeksi pada vagina (vaginitis) yang membuat dinding vagina tipis atau pun cervicitis (mulut rahim terinfeksi) sehingga menimbulkan pendarahan setelah senggama. Saran saya, jangan anggap enteng penyakit yang diderita isteri. Segeralah berobat ke dokter kandungan.

Jari-jari Hiperseks
Dokter, saya seorang janda berusia 37 tahun. Baru-baru ini saya menikah lagi dengan pria kesayangan yang usianya sudah 46 tahun. Saya telah hidup menyendiri selama 5 tahun dan suami menduda lebih dari 6 tahun. Sejak menikah hingga kini kami selalu melewatkan hari-hari bulan madu dengan permainan seks. Dalam sehari, jika saya dan suami tidak bekerja, kami bisa melakukan hubungan seks dua hingga tiga kali. Saya benarbenar mendapatkan kepuasan seks bersama suami saya yang baru ini. Tetapi dok, belakangan ini gaya seks suami saya agak aneh. Saya mengatakan demikian, antara lain karena suami selalu minta kami melakukan “pemanasan” dulu sebelum berhubungan badan. Nah gaya “pemanasan” itu yang menurut saya aneh sekali. Soalnya, suami selalu ingin menciumi vagina saya. Tidak cuma itu, suami juga menjilati bibir vagina saya. Bahkan saya merasakan ada jari-jari suami yang dimasukkan ke vagina saya. Lebih anehnya lagi dok, setelah memasukkan jari-jarinya ke vagina saya, jari-jari itu diisap suami sembari membisiki bahwa cara itu bisa membuatnya merasa supernikmat dari “pemanasan”. Saya juga ingin minta penjelasan dokter, apakah cara “pemanasan” yang dilakukan suami itu masuk kategori hiperseks? Saya juga sering memenuhi permintaan suami agar saya mengulum penisnya. Dan saya selalu melakukan itu dengan penuh kasih sayang, sehingga ketika saya mengulum secara berlama-lama penis suami, suami saya nampaknya sangat menikmati. Sehatkah cara demikian itu pak dokter?
Tanty / Kompleks Garuda Bintaro Jakarta Selatan
Jawab :
Suami anda bukan seorang hiperseks, tapi seorang pria yang menikmati seks dengan seni bercinta yang mengagumkan. Ia ingin setiap sentuhan, ciuman, hisapan dinikmati sepuasnya. Felasio (oral seks) yang anda lakukan terhadap suami tentu saja sangat dinikmatinya karena rongga mulut terdiri dari bibir, lidah, langit-langit, gigi yang memberikan sensasi bermacam pada penis suami. Cara tersebut digolongkan sehat karena pada dasarnya mulut dan alat kelamin adalah organ-organ intim yang dapat dijaga kebersihannya. Selama alat kelamin tersebut hanya digunakan oleh pasangan yang sah (suami/isteri) yang tidak bergantiganti pasangan, organ-organ intim tersebut sehat. Selamat menikmati sensasi seks yang menyenangkan !

Payudara dan Selingkuh
Saya pembaca setia Harian Suara Karya. Senang sekali membaca rubrik konsultasi seks yang dokter asuh di harian kesayangan saya ini. Kini perkenankan saya ikut nimbrung mengajukan beberapa pertanyaan mengenai hasrat seksual saya. Sebagai seorang sekretaris di sebuah perusahaan jasa, hampir setiap hari saya mendapatkan mitra kerja yang umumnya pria beristri. Sedangkan saya belum bersuami, kendati usia saya sudah 35 tahun. Saya sering diajak bos ke luar kota, dan kami melakukan hubungan seksual berdasarkan suka sama suka. Yang jadi persoalan, akibat seringnya saya melakukan hubungan gelap dengan bos, ternyata kondisi badan saya, terutama bentuk payudara saya berubah. Tidak kencang lagi. Adakah obat atau cara yang bisa saya lakukan supaya bentuk payudara saya bisa kencang lagi? Saya juga memiliki nafsu seksual yang tinggi. Akibatnya, jika bos tak ada, kebetulan ada bos lain yang mengajak saya “bobo bobo siang” di apartemen atau di hotel, kami pun melakukan hubungan seks berdasarkan suka sama suka. Adakah obat yang bisa saya konsumsi dan saya beli secara bebas di toko obat, agar nafsu seksual saya bisa lebih terkontrol? Apakah akibat saya dikuret karena menggugurkan kandungan tahun lalu, dan kini akibat keseringan saya mengkonsumsi jamu anti hamil, saya masih bisa punya anak jika menikah lagi di suatu saat nanti?
Seorang Sekretaris / di kawasan Sudirman, Jakarta.
Jawab:
Mengingat usia Anda yang sudah mencapai 35 tahun, proses penuaan akan terus berlangsung. Perempuan usia 35 tahun, hormon-hormon kewanitaan mulai mengalami penurunan, sehingga kekencangan payudara juga berkurang. Krim-krim pengencang payudara tidak akan banyak menolong. Senam dada yaitu mengencangkan otot dada seperti mengangkat benda, dapat mengencangkan kembali payudara yang kendor. Saya sedih membaca perilaku seks Anda yang berganti-ganti pasangan, karena selain akan meningkatkan risiko terserang kanker mulut rahim, juga meningkatnya risiko terjangkit penyakit kelamin. Apalagi saat ini di Indonesia penyakit HIV & AIDS yang belum dapat disembuhkan itu sangat tinggi peningkatannya. Saran saya, segera menikahlah agar Anda terhindar dari hidup bebas dengan penuh risiko. Tindakan kuretase, minum jamu peluntur (jamu anti hamil) tentu saja dapat merusak organorgan reproduksi anda sehingga menjadi sulit hamil kelak.***

Ingin Puas Bersama
Dr Boyke yang terhormat, Satu hal yang paling saya sukai dari perilaku pasangan saya (suami) ketika berhubungan intim adalah suami saya suka sekali menjilati bagian leher. Dengan begitu, biasanya saya cepat sekali terangsang. Apalagi, kalau tangan suami mulai usil ke sana dan ke mari, saya seringkali merasa kelenjotan. Masalahnya, dalam kondisi demikian, suami saya seringkali kurang tanggap. Ada kesan suami saya sering terlalu mengulurulur waktu. Padahal, saya inginnya, kalau sudah demikian, suami langsung masuk ke “permasalahan utama”. Akibatnya, saya seringkali orgasme, mencapai kepuasan duluan. Sementara suami kelihatan masih tenang-tenang saja. Ketika suami mulai bernafsu dan memburu mencapai kepuasan, saya telanjur kelelahan. Dokter Boyke, apakah saya punya kelainan, terlalu cepat terangsang? Bagaimana cara meminta suami, agar ketika melakukan hubungan seks, kami dapat mencapai kepuasan bersama-sama?
Suci Arifin / Jembatan Lima, Jakarta Barat
Jawab:
Fore play (permainan pendahuluan) dengan menjilati dan mencium leher merupakan hal yang wajar karena leher merupakan titik erogen (daerah yang peka rangsang). Pada beberapa wanita yang mudah terangsang, rangsangan titik-titik tersebut sudah dapat membuat orgasme tanpa harus melakukan proses senggama. Lamanya fore play biasanya sekitar 15 menit, jika dilakukan lebih dari 15 menit bukan mengulur-ngulur waktu, namun memberikan kesempatan agar seluruh titik erogen mendapat rangsangan yang cukup. Tidak perlu cemas jika anda mencapai orgasme terlebih dahulu, karena hal tersebut merupakan hal yang normal. Memang, beberapa pasangan menginginkan orgasme dicapai secara bersama sehingga seks mencapai lebih “indah”. Mungkin kalau Anda menginginkan hal itu, Anda bisa memberi isyarat bahwa Anda sudah hampir mencapai orgasme, sehingga suami dapat segera melakukan penetrasi penis. Melalui suatu komunikasi yang baik tanpa perasaan malu, Anda bisa memintanya pada suami, sehingga Anda dapat mencapai kepuasan bersama. Saya yakin suami pun akan dengan senang melakukannya, bukankah seks bertujuan untuk kepuasan bersama?

Kepuasan Tak Terhingga
Dr Boyke, Saya setuju sekali bahwa berhubungan seks adalah sesuatu yang menyenangkan. Celakanya, hal ini baru saya sadari akhir-akhir ini ketika suami saya melakukan perubahan-perubahan saat melakukan hubungan intim. Padahal, kami sudah hampir sepuluh tahun menikah dengan dua anak. Umur saya sekarang 31 tahun, dan suami (40 tahun). Sejauh ini kami melakukan hubungan seks sebagai hal yang rutin. Sebagaimana laiknya seorang istri, saya harus melayani suami, termasuk memenuhi kebutuhannya, melakukan hubungan seks. Memang sesekali saya merasa puas, namun tidak puas-puas amat seperti yang saya alami ketika berhubungan badan, akhir-akhir ini. Bermula ketika suami saya tiba-tiba membawa pulang gambar-gambar porno. Terus terang, ketika suami memperlihatkan gambar-gambar tersebut, saya menjadi jijik dan muak. Tak pelak, ketika suami mengajak untuk melakukan hal yang sama seperti di gambar porno, melakukan hubungan intim dengan berbagai gaya dan posisi, saya langsung menolaknya mentah-mentah. Namun dasar suami saya tergolong tipe orang yang pintar merayu, akhirnya permintaan suami, saya penuhi juga. Mulanya, saya merasa risih dan kaku, tetapi akhirnya saya merasakan enak juga. Bahkan saya cukup menikmati karena kepuasan-kepuasan tak terhingga yang kami alami setiap kali berhubungan seks. Pertanyaan saya, apakah berhubungan seks dengan aneka gaya dan posisi dihalalkan? Masalahnya, selama ini saya punya anggapan bahwa berhubungan seks harus dilakukan secara santun.
Evie Zarkasi / Pejaten, Jakarta Selatan
Jawab:
Berbagai posisi dan variasi memang dibutuhkan dalam berhubungan seks, sehingga seks tidak menjadi suatu
“kewajiban” atau “tugas rutin” belaka. Mencontoh berbagai posisi dan variasi dari gambar porno atau film biru boleh-boleh saja, selama dilakukan antara pasangan suami isteri yang sah. Melakukan posisi variasi memang dianjurkan oleh Islam, surat Al-Baqarah ayat 223, menyatakan bahwa “Isterimu itu ladangmu, perlakukanlah ia sebagaimana engkau inginkan.” Artinya, posisi dan variasi seks dianjurkan asal sesuai dengan norma agama (tidak melakukan seks anal atau seks saat haid). Bahwa seks itu harus santun boleh-boleh saja, tapi kalau dilakukan setiap melakukan hubungan seks, bukankah seks
menjadi membosankan? Inisiatif suami untuk mulai bereksperimen dengan aneka posisi patut diacungi jempol. Paling tidak, Anda pun sudah mulai merasakan kepuasan-kepuasan yang tak terhingga tadi. Ok.***

Ejakulasi Dini
Pak Dr Boyke, Sejak beberapa bulan terakhir ini saya menderita ejakulasi dini. Jika kami melakukan hubungan badan, baru beberapa menit saja saya sudah orgasme padahal istri belum apa-apa. Karena itu istri pun sering marah marah dan sakit kepala. Saya sendiri jadi malu. Perlu dokter ketahui setiap hari saya bekerja keras di lapangan. Pergi pagi dengan menggunakan motor dan kembali ke rumah larut malam dan badan sangat lelah. Beberapa rekan menyarankan saya agar mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen khusus pria yang bisa menambah nafsu seksual, terutama pada ketahanan saat berhubungan badan dengan istri. Apa yang sebaiknya saya lakukan agar saya bisa kembali menjalakan fungsi sebagai suami kebanggaan istri? Suryono / Jatiwaringin, Jaktim
Jawab:
Perilaku isteri yang sering marah-marah karena hasrat seksualnya tidak terpuaskan dapat dimaklumi. Namun sikap seperti itu sering kali makin memperburuk situasi dan suami biasanya akan menjadi ejakulasi dini akibat stress dan rasa malu saat bersenggama. Membugarkan tubuh, makan makanan bergizi, mengelola stress dengan baik merupakan upaya untuk memperbaiki ejakulasi dini. Namun pengertian isteri sangat dibutuhkan, khususnya untuk meningkatkan rasa percaya diri suami saat bersenggama. Cobalah melakukan seks tanpa dihantui rasa cemas, lebih relax, anggap seks suatu permainan, lakukan latihan kegel (membuka dan mengatupkan dubur) sesering mungkin. Dengan mencoba teknik dan variasi-variasi akan membuat Anda tidak terlalu cepat ejakulasi. Jika hal itu tidak membantu, hubungi dokter untuk memberi obat-obat yang dapat membantu menahan ejakulasi.

Istri Selingkuh
Dr Boyke Yang Terhormat, Saya Sudirman berusia 35 tahun dan sekarang bekerja sebagai konsultan di sebuah lembaga pendidikan tinggi swasta di Jakarta. Pekerjaan saya memungkinkan untuk berhadapan langsung dengan banyak orang setiap harinya, terutama sekali para mahasiswi yang cantik-cantik. Saya punya permasalahan seks. Sejak beberapa tahun terakhir ini saya senang membayangkan istri saya berselingkuh dengan pimpinannya. Dengan jalan begitu, saya kemudian melakukan onani dan membayangkan betapa pria selingkuhannya menggauli istri dengan semangat. Terkadang saya juga membayangkan betapa senangnya bisa menggauli mahasiswi-mahasiswi yang saya temui. Dengan jalan begitu saya bisa mendapatkan kepuasan, kemudian lelap tidur. Sebaliknya, jika melakukan hubungan seks secara normal dengan istri, saya tidak bisa menikmatinya lagi. Istri bahkan pernah marah karena kelamin saya tidak berfungsi secara normal, meski sudah diupayakan dengan berbagai cara. Hal itu saya rasakan setelah saya menampung banyak isformasi dari teman bahwa istri saya “ada main” dengan pimpinannya. Mereka sering ke luar kota saat saya juga sedang tugas ke daerah. Apa yang harus saya lakukan agar seks saya bisa normal kembali
Sudirman / Jl Merdeka, Tangerang
Jawab:
Berfantasi seks yang menyimpang dengan membayangkan isteri selingkuh dengan orang lain atau berfantasi menggauli mahasiswi-mahasiswi yang Anda temui menunjukkan bahwa kehidupan seks Anda dengan isteri tidak memuaskan. Fantasi seks sering kali merupakan katup pengaman jika pasangan suami isteri mempunyai masalah dalam kehidupan seksualnya. Harga diri Anda terasa jatuh saat mengalami disfungsi ereksi yang menimbulkan kemarahan isteri. Kabar tidak jelas mengenai perilaku isteri yang sering “keluar” bersama bossnya mengakibatkan pikiran Anda semakin kacau dan sebagai “balasan” nya Anda pun seolah-olah menggauli mahasiswi-mahasiswi cantik di kampus. Saran saya, cobalah komunikasikan gosip tentang isteri Anda langsung pada isteri, lalu obati disfungsi ereksi yang Anda alami dengan pergi dokter ahli. Mudah-mudahan kedua tindakan ini membuat kehidupan seks Anda “normal” kembali.

Seks Dubur
Dokter Boyke Yang Terhormat, Saya ibu rumahtangga yang baru melahirkan setahun lalu. Sejak melahirkan suami sering mengeluh masalah pelayanan seks saya. Suami mengaku tidak bisa mendapatkan kenikmatan lagi seperti ketika saya belum melahirkan. Anehnya, suami malah minta saya melayani kebutuhan seksualnya dengan cara menyimpang, yaitu tidak lagi menggunakan vagina, tetapi dubur. Terus terang saya tersiksa diperlakukan demikian, sebaliknya suami malah sangat menikmatinya. Apakah cara berhubungan badan seperti itu tidak berbahaya? Apakah cara itu tidak mengganggu organ dubur saya nantinya? Saya sangat khawatir mengingat sudah sekitar setahun terakhir ini suami hanya mau berhubungan badan dengan saya seperti itu. Ferina Zubair / Cibinong, Bogor
Jawab:
Melakukan seks melalui dubur dapat menularkan berbagai penyakit, khusunya hepatitis C dan penyakit lainnya. Karena dubur tidak setebal dinding vagina yang memang dipersiapkan untuk bersenggama. Banyaknya pembuluh darah di sekitar dubur serta dinding yang lebih tipis –karena merupakan perpanjangan usus besar– memudahkan kulit dubur robek dan menimbulkan perdarahan hebat. Cobalah untuk melakukan senam kegel atau senam seks sehingga otot-otot vagina anda menjadi lebih ketat dan kencang melebihi kekencangan otot dubur anda. Saya kira suami akan kembali menyukai hubungan seks melalui vagina.***

Operasi Selaput Dara
Dr Boyke yang terhormat, Saya seorang karyawati swasta yang sebentar lagi akan menikah. Namun, belakangan ini saya dihantui rasa ketakutan kalau calon suami nanti akan menyesal bila menikahi saya, karena saya sebenarnya sudah tidak perawan lagi. Dulu, sewaktu pacaran yang pertama kali, saya memang pernah khilaf melakukan hubungan seksual dengan pacar saya. Ketakutan saya, jika suami nanti kecewa menyadari saya tidak perawan lagi dia akan meninggalkan saya. Padahal saat ini usia saya sudah 32 tahun. Menurut Dokter apakah kondisi saya yang sudah tidak perawan lagi bisa disempurnakan melalui operasi? Saya sering mendengar informasi dari beberapa teman bahwa kondisi seperti yang saya alami bisa ditolong. Kalau saja informasi itu benar, di rumah sakit manakah atau ke dokter siapa saya dapat menghubunginya? Mohon Dr Boyke berkenan membantu saya. Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.
RS / Jakarta Timur
Jawab:
Operasi selaput dara (himenoplasti) merupakan suatu tindakan untuk merapikan kembali selaput dara yang robek. Biasanya dibuat luka baru dan dijahit kembali. Tindakan tersebut biasanya dengan menggunakan obat bius lokal saja dan biasanya pasien tidak perlu menginap. Masalahnya adalah tindakan ini biasanya dilakukan untuk kasus-kasus robeknya
selaput dara akibat perkosaan ataupun kecelakaan, sehingga untuk dilakukan tindakan himenoplasti diperlukan kehadiran orangtua, sekaligus izin untuk melakukan tindakan. Sebenarnya calon suami anda harusnya bisa mengerti bahwa bisa saja akibat ketidaktahuan seorang wanita melakukan kekhilafan seperti yang anda alami. Toh banyak pula pria yang sudah tidak perjaka saat menikah. Untuk informasi tentang operasi selaput dara, coba hubungi klinik-klinik kandungan yang ada di Jakarta.

Khitan dan Penis Kecil
Dr Boyke yang terhormat, Saya seorang WNA dari Batam yang sebentar lagi akan menikah dengan seorang wanita yang pernah bersuami. Melalui Dr Boyke saya mohon bantuan nasihat atau petunjuk menyangkut permasalahan saya sebagai
berikut: Berdasarkan kesepakatan dengan keluarga calon istri saya, sebelum melangsungkan pernikahan saya harus dikhitan dulu. Adakah risiko bagi saya sekiranya saya tidak mau dikhitan dan apa pula manfaatnya bagi
saya jika dikhitan? Perlu Dr Boyke ketahui kalau saya akhirnya menolak dikhitan itu sematamata karena rasa malu, mengingat usia saya sudah 33 tahun, sedangkan yang saya ketahui umumnya pria Indonesia dikhitan di usia anak-anak. Menurut cerita rekan-rekan saya, pria WNI jika ukuran penisnya kecil kelak tidak bisa membahagiakan istrinya. Padahal saya ingin sekali membahagiakan istri saya, namun ukuran penis saya tergolong kecil. Jika sedang kajung (berdiri/tegak) ukuran maksimal hanya sekitar 10 cm. Menurut Dr Boyke apakah bentuk ukuran penis salah satu kunci membahagiakan istri? Adakah alat yang bisa menolong saya membesarkan dan memanjangkan bentuk dan ukuran penis saya? Atas bantuan Dr Boyke saya ucapkan terima kasih. Jle di Batam
Jawab:
Khitan sebenarnya bertujuan untuk kebersihan penis. Dengan dikhitan smegma yang terkumpul di kepala penis akan hilang dan tentunya akan menjadi lebih bersih. Khitan sendiri dapat menurunkan risiko terjadinya kanker penis dan menurunkan risiko tempat smegma sebagai sumber penyakit menular seksual. Ukuran penis tidak menentukan kepuasan seks, karena letak G-Spot, yaitu pusat orgasme wanita pada 1/3 bagian atas vagina, sehingga penis dengan ukuran kurang dari 10 cm dapat mencapainya. Lagi pula keharmonisan perkawinan tidak ditentukan oleh seks semata, faktor komunikasi, toleransi dan pemanfaatan waktu luang bersama pasangan itu lebih penting.

Premarital Check-Up
Dokter Boyke yang terhormat, Saya karyawati di sebuah bank swasta. Sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan dengan pacar saya, seorang duda bule dari Los Angeles, Amerika Serikat. Pertanyaan saya, mengapa setiap pasangan yang akan menuju jenjang perkawinan sangat dianjurkan memeriksakan kesehatannya ke dokter? Padahal saya sehat, calon suami saya juga begitu. Keluarga kami juga menganjurkan kami memeriksakan kesehatan ke dokter. Jika kami memenuhi anjuran tersebut, apa saja yang akan diperiksa dokter? Apakah soal keperawanan? Terus terang saya memang pernah melakukan hubungan badan dengan pacar pertama saya dulu. Dan hal itu sudah pernah saya kemukakan dengan calon suami bule ini. Ternyata calon suami mengaku senang dengan kejujuran itu. Dia mengatakan ingin menjadi suami saya, bukan didasari soal keperawanan atau bukan, tapi lebih karena ingin beristrikan wanita Indonesia. Suami saya juga menyatakan sehat dan tidak mengidap penyakit menular. Saya jadi penasaran, jangan-jangan anjuran pemeriksaan kesehatan bagi calon pasangan pengantin hanyalah jembatan mengisi kantong-kantong pungli di lembaga yang menangani urusan itu. Rina Ismayantibr / Balikpapan, Kaltim
Jawab:
Premarital check up memang dianjurkan bagi setiap pasangan yang akan menikah. Bukan selaput dara yang diperiksa, melainkan penyakit yang kemungkinan ditularkan atau diturunkan. Apalagi bila suami Anda seorang “bule”. Beberapa penyakit kelamin yang berbahaya, terutama HIV, clamidia, HSV II akan diperiksa melalui laboratorium, karena di samping dapat menular terhadap pasangan juga dapat menimbulkan kecacatan pada janin, jika pasangan wanita tersebut hamil. Apalagi jika Anda tertular HIV/AIDS yang hingga saat ini belum ada obatnya dan mematikan. Pemeriksaan premarital biasanya meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum ditambah dengan kesehatan reproduksi. Masing-masing rumah sakit biasanya memberikan pilihan dari paket yang sederhana sampai yang lengkap. Jangan berpikir negatif tentang premarital check up, karena itu untuk keperluan pasangan yang akan menikah, sehingga kalau pun hasilnya kurang memuaskan, dokter memberikan pilihan solusi yang terbaik. ***

Eksperimen Seks
Yth dr Boyke Sebagai seorang suami yang telah membina rumah tangga selama 10 tahun dengan dua anak, akhir-akhir ini saya senang sekali melakukan eksperimen dalam bersenggama. Terakhir, saya menyukai sekali berhubungan seks dengan posisi berdiri. Dengan begitu, saya merasa lebih nyaman dan bisa mengendalikan diri hingga mampu bertahan lama.Masalahnya, istri saya justru lebih menyukai posisi duduk di atas (menelungkup). Karena, dengan posisi demikian, ia merasa bisa berperan aktif mengatur penetrasi di titik-titik sensitif vaginanya sesuai yang dikehendaki. Oleh sebab itu, setiap kali berhubungan seks, kami biasa menerapkan gaya bersenggama berdiri dan dengan posisi konvensional (istri di bawah saya di atas), atau sebaliknya, saya di bawah istri di atas. Pertanyaan saya, apakah bersenggama dengan posisi berdiri itu normal? Bagaimana pula dengan aneka posisi lainnya, seperti yang pernah saya lihat di gambar-gambar porno? Hanafi Rauf, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Jawab:
Hanafi Rauf di Tanjung Priok Posisi dan variasi seks dilakukan oleh pasangan untuk mengatasi kejenuhan dan kebosanan dalam berhubungan seks. Posisi berdiri yang dilakukan oleh pasutri (pasangan suami istri) merupakan salah satu posisi yang normal. Biasanya memang pasangan pria lebih dapat menahan ejakulasinya. Pada beberapa pria dengan wanita yang mungil, pria memangku si wanita dan posisi ini dikenal dengan posisi “monyet memanjat kelapa”. Pada posisi istri di atas (female superior), istri lebih mudah mencapai orgasme arena — seperti pernah saya jelaskan — titik G-spot (titik orgasme pada wanita) lebih mudah terangsang oleh penis. Melakukan berbagai posisi seperti yang ada di film porno boleh saja, asal tidak mengganggu kesehatan dan norma-norma yang dianut seperti seks saat haid atau sex anal.

Sulit Orgasme
Dr Boyke sayang … Saya mungkin termasuk seorang istri yang kurang beruntung dalam kehidupan seks kami. Terus terang saja dok, saya jarang sekali mengalami kepuasan setiap kali melakukan senggama bersama suami. Ini karena sikap suami saya, yang entah karena egois atau memang ada kelainan, setiap kali melakukan hubungan seks, ia cepat sekali selesai. Saya belum apa-apa, atau baru mulai “panas”, suami sudah langsung “tancap gas” dan terkesan terburu-buru. Biasanya setelah puas, suami saya langsung tidur mendengkur. Tidak jarang, bahkan langsung membelakangi saya. Hal macam ini sudah berlangsung bertahun-tahun, dan biasanya saya hanya bisa tercenung melihat suami yang sudah terlelap. Akibatnya, saya sering melakukan onani. Beruntung, saya cukup terhibur dengan kehadiran tiga anak perempuan yang cantik-cantik. Kehadiran mereka membuat saya tetap mencintai suami saya. Namun kalau mengingat kehidupan seks kami, saya jadi sedih dan sering uring-uringan sendiri. Bagaimana ini dok? Sebenarnya saya ingin sekali berkomunikasi dengan suami, tapi saya malu dan takut menyinggung perasaannya. Bukankah seorang istri tak pantas menuntut, apalagi menuntut soal yang “satu” itu? Memang, sejauh ini kami hidup berkecukupan karena suami termasuk orang yang terpandang dan sukses dalam karier di sebuah perusahaan BUMN dengan jabatan cukup tinggi pula.
Mariana S / Cililitan, Jakarta Timur
Jawab:
Mariana di Cililitan, Etika berhubungan seks yang hanya mementingkan diri sendiri dapat mengurangi kualitas hubungan seks dan keharmonisan. Seharusnya, baik suami maupun istri dapat saling memberikan rangsangan seksual yang cukup sehingga pasangan puas. Seorang wanita membutuhkan waktu orgasme lebih lama dibanding pria. Oleh sebab itu, rangsangan-rangsangan pada daerah erogen (peka rangsang) harus diberikan sampai istri menjelang orgasme. Pada saat itu barulah tepat dilakukan penetrasi penis, sehingga orgasme dan ejakulasi dapat dicapai bersama-sama. Setelah dicapai orgasme, suami istri masih tetap melanjutkan rangsangan dan saling memeluk, saling mengucapkan terima kasih atas kenikmatan yang diberikan. Itulah etika seksual yang umum dilakukan. Sebenarnya untuk mengkomunikasikan masalah seks pada suami, mudah saja selama suami dapat berpikiran bahwa hubungan seksual bertujuan untuk kepuasan bersama. Tak perlu takut, sampaikan saja pada saat yang tepat (di tempat tidur) dan cara yang tepat (dengan kata-kata yang lembut, tanpa menyalahkan). ***

Jumlah Sperma Kurang
Dokter Boyke, Sejak menikah dua tahun lalu, kami belum juga dikarunia keturunan. Setelah berkonsultasi dengan dokter, istri saya dinyatakan normal dan sehat. Masalahnya ada pada saya, yaitu jumlah sperma dibawah rata-rata. Apa maksud informasi ini dok? Padahal, saya tidak punya punya penyakit berat seperti stroke atau jantung. Kalau melihat penampilan saya pun orang tidak akan menyangka saya memiliki sperma dibawah rata-rata, karena tubuh saya proporsional dan terlihat bugar? Mengapa sperma seseorang bisa di bawah rata-rata? Bila kondisinya demikian, apa yang harus saya lakukan dok? Apakah ada cara yang cepat dan tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma? Apakah masalah ini bisa diatasi dengan makanan tertentu atau olahraga tertentu. Sampai jumlah berapa sperma bisa dikatakan diatas ratarata itu. Bagaimana mengetahui kalau sperma saya telah meningkat? Bila kondisinya sudah diatas rata-rata, apa yang saya harus lakukan lagi agar istri saya cepat hamil. Terima kasih banyak atas informasinya. Rudi Ismadi / Ciputat, Tangerang
Jawab:
Kemampuan sperma dalam membuahi sel telur agar terjadi kehamilan sangat tergantung pada jumlah dan kwalitas sperma. Biasanya dokter akan menilai volume semen (normal 2-5 ml), jumlah sperma (minimal 20-40 juta/ml), gerakan sperma (minimal 60 persen harus mampu bergerak lurus dan cepat) serta bentuk sperma yang normal yang jumlahnya sekitar 80 persen. Penyebab jumlah sperma yang kurang dapat disebabkan oleh karena kelelahan, tidur yang kurang, kegemukan ataupun kebiasaan merokok dan minum minuman keras, serta stress berkepanjangan. Adanya gangguan hormon testosteron, adanya varicocele (pembuluh darah vena di buah zakar), infeksi (misalnya penyakit kelamin), kelainan khromosom dapat menjadi penyebab jumlah sperma yang kurang. Berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), vitamin E (tauge) dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Namun di samping mengalami kehidupan yang sehat, coba berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya. Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan dokter akan memeriksa ulang analisa sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan. Jika jumlah dan kwalitas sperma sudah baik, selama tidak ada gangguan kesehatan reproduksi pada istri, biasanya mudah terjadi kehamilan.

Jakun dan Disfungsi Ereksi
Dokter Boyke yang terhormat Kenalkan nama saya Aprianto, pria berusia 22 tahun. Dok saya punya masalah dengan jakun, yaitu tidak menonjol seperti teman-teman pria lainnya. Padahal, tubuh saya kurus. Dari info yang saya dengar dari teman-teman, pria yang jakunnya tidak nongol seperti saya, kemampuan seksnya tidak kuat. Katanya saya memiliki kecenderungan untuk menjadi seorang perempuan. Apakah info itu benar? Apa yang harus saya lakukan agar leher saya berjakun seperti pria kebanyakan. Sebenarnya apakah fungsi jakun itu? Apakah saya harus operasi untuk mendapatkan jakun? Treatment apa yang saya harus lakukan…dok? Dok, teman saya pernah mengeluh katanya ia akhir-akhir ini sering mengalami kesulitan dalam berhubungan seksual dengan istrinya. Apakah keluhan itu akibat stress yang dialaminya akibat beban kerjanya yang begitu banyak. Karena saya tidak mengerti tentang seks, saya katakan untuk rajin berolahraga untuk meningkatkan staminanya. Usaha itu katanya sudah dilakukan, tetapi kok tidak pengaruh ya? Apakah ada cara lain dok? Saya lihat wajahnya tidak lagi sumringah seperti dulu-dulu…. Aprianto / Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jawab:
Pertumbuhan jakun memang dikaitkan dengan adanya perkembangan seks sekunder pada pria, di samping perubahan suara, tumbuhnya rambut/kumis serta adanya mimpi basah pada saat pubertas. Pertumbuhan jakun tidak dikaitkan dengan kemampuan seks. Yang jelas, jakun itu pasti tumbuh hanya mungkin tidak terlalu menonjol. Seperti juga kumis tidak selalu setiap laki-laki tumbuhnya lebat. Fungsi jakun sebenarnya hanya dikaitkan dengan tanda seks sekunder saja, tidak ada fungsi yang khusus. Jadi tidak perlu cemas, selama fungsi ereksi dan ejakulasi anda masih normal, semua akan berjalan baik-baik saja. Mengenai temanmu itu, ia nampaknya mengalami disfungsi ereksi, di mana salah satu penyebabnya adalah stress dan kelelahan. Beban pekerjaan yang menumpuk selain mengakibatkan kelelahan, juga timbul stress yang berkepanjangan. Apalagi jika di tambah dia tidak berolah raga, tubuhnya gemuk, mempunyai kebiasaan merokok dan minum minuman keras, maka semua faktor tersebut memperburuk kemampuan ereksinya. Anjuran anda agar ia berolah raga sudah tepat, karena tubuh yang bugar akan membuat seksnya menjadi bugar. Namun, jika faktor stressnya tidak teratasi, tetap saja akan terjadi disfungsi ereksi. Saran saya, coba anjurkan ia untuk berkonsultasi dengan konsultan seks untuk diobati, karena selain stress, beberapa penyakit seperti gula (diabetes melitus), darah tinggi, kelainan pembuluh darah, kelainan syaraf dan gangguan hormon dapat pula menjadi penyebab disfungsi ereksi.***

Tips Kencangkan Otot Vagina
Dokter Boyke yang terhormat…. Dok, saya ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih kecil-kecil, masing-masing berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun. Saya berbahagia sekali memiliki buah hati tersebut karena mereka lucu-lucu, menggemaskan, dan pandai berbicara. Kehadiran mereka menjadi teman yang tidak membosankan selama menunggu suami pulang kerja. Tetapi satu hal yang kini mencemaskan saya adalah bentuk vagina saya sepertinya sudah tidak seksi lagi dan karenanya rasa sensasi ketika making love (ML) dengan suami jadi jauh berkurang. Saya susah mencapai orgasme. Akhirnya saya jadi tak terlalu bersemangat bermesraan dengan suami. Saya malah merasa lebih asyik bersua dan bercanda dengan anak-anak. Dok, apa yang harus saya lakukan agar bentuk vagina saya bisa seperti dulu lagi? Apakah saya harus melakukan operasi vagina agar “menciut” lagi? Adakah cara lain, tanpa perlu melakukan operasi? Dok, saya sering mendengar iklan produk yang katanya bisa merapatkan vagina yang sudah kendor, apakah klaim itu benar? Apakah vagina akan semakin kendor bila kita tidak melakukan tindakan perbaikan? Apakah kasus yang saya alami ini biasa terjadi pada perempuan lain yang telah melahirkan 4 anak? Apakah usaha perbaikan ini tidak terlambat, mengingat usia saya sudah 39 tahun? Ratna Wulandari by email
Jawab:
Iklan-iklan memperbaiki bentuk vagina melalui krim-krim tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Lebih baik mengikuti senam otot-otot panggul pada masa nifas dan setelah melahirkan. Hal tersebut telah terbukti dapat mengembalikan kekencangan otot vagina. Pada umumnya wanita yang melahirkan secara normal mengalami perubahan vaginanya. Jadi, hal ini merupakan hal yang umum saja. Sudah diteliti bahwa senam kegel dapat mengembalikan sensasi yang hilang setelah melahirkan.

Asap Rokok Hambat Kehamilan
Dokter Boyke…. Saya perempuan berusia 29 tahun. Dalam satu tahun terakhir ini, saya dilanda kecemasan karena tak kunjung hamil setelah 3 tahun usia perkawinan. Terus terang, saya memang perempuan karier dengan jabatan cukup tinggi di sebuah perusahaan dan juga perokok berat. Saya mulai merokok saat masih duduk di bangku kuliah dan makin parah hingga saat ini. Sehari saya bisa menghabiskan 3 bungkus rokok jenis mild. Aktivitas seksual kami tidak ada masalah, bahkan boleh dibilang cukup “hot” karena kami melakukannya rata-rata 3 kali seminggu dengan kualitas hubungan yang luar biasa. Artinya, kami berdua sama-sama selalu bisa mencapai puncak. Namun, sebagai pasangan suami istri, kami tentu juga ingin mempunyai keturunan. Apakah ketidaksuburan ini disebabkan oleh kebiasaan saya yang suka merokok? Ataukan, karena faktor suami yang juga suka merokok? Apakah saya harus benar-benar berhenti merokok atau cukup mengurangi saja? Apakah suami juga harus berhenti merokok? Kalau boleh tahu, zat apa sih yang terkandung dalam rokok, khususnya yang menyebabkan kemandulan? Selain berhenti merokok, apa yang harus saya lakukan agar saya bisa hamil? Apakah ada vitamin khusus untuk meningkatkan kesuburan saya maupun suami? Dari banyak pengalaman pasangan suami istri lainnya yang perokok, apakah berhenti merokok benar-benar bisa memperbaiki tingkat kesuburan seseorang? Putri Ananda / Petukangan Utara, Jaksel
Jawab:
Sudah jelas tertulis dalam pernyataan bahaya merokok pada iklan maupun bungkus rokok bahwa rokok dapat menyebabkan kanker, impotensi dan kemandulan. Oleh karena itu jika ingin cepat hamil, baik suami maupun istri harus berhenti merokok. Suami yang merokok dapat menjadikan istrinya perokok pasif dan menimbulkan kesulitan hamil juga, bahkan jika wanita tersebut bisa hamil, janinnya dalam kandungan akan mengalami pertumbuhan yang terhambat. Zat-zat yang terkandung dalam rokok yang membahayakan tubuh adalah nikotin, tar, gas CO dan ratusan zat berbahaya lainnya. Beberapa ahli bahkan mengumpamakan seorang perokok sama dengan bernafas dengan hidung ditaruh pada knalpot mobil yang dinyalakan. Selain berhenti merokok, mengonsumsi makanan bergizi, berolah raga, memanaj stres yang ada, dapat meningkatkan kesuburan suami dan istri.***

Cinta dan Keperawanan
Salam hangat untuk dokter Boyke… Saya pria berusia 29 tahun. Dalam waktu 6 bulan lagi saya akan menikah. Calon istri saya berniat melakukan pemeriksaan yang berhubungan dengan organ reproduksi. Apakah saya juga perlu melakukan hal yang sama? Kalau ya, pemeriksaan apa saja yang sebaiknya saya jalani? Dok, boleh tanya yang agak “aneh” kan? Apakah keperawanan itu hanya bisa dibuktikan lewat darah yang keluar saat pertama kali berhubungan badan? Bila tidak ada darah, apakah ada ciri lain yang menandakan pasangan hidup saya itu masih perawan? Kata sejumlah kawan, vagina yang masih seret itu menandakan perempuan bersangkutan masih perawan, benarkah? Tanpa bermaksud tak percaya dengan istri, saya hanya ingin tahu saja akan hal-hal yang akan saya hadapi tak lama lagi. Terima kasih banyak, Dok… Rudi Djamil / By Email
Jawab:
Merupakan hal yang positif bagi Anda dan calon istri untuk melakukan pre-marital check up. Pemeriksaan ini dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada anak yang dilahirkan kelak ataupun pada kesehatan pasangan. Seorang calon suami yang menderita sifilis, selain menularkan penyakit tersebut pada pasangan juga dapat menggangu janin di dalam kandungan pasangan. Janin yang dikandungnya kelak akan mengalami kecacatan atau keguguran. Biasanya check up meliputi pemeriksaan organ reproduksi dan laboratorium darah. Hanya 65% wanita mengalami pendarahan vagina pada senggama pertama, sedangkan 35%-nya tidak berdarah karena mungkin robeknya selaput dara pada tempat yang tidak ada pembuluh darahnya, atau karena memiliki selaput dara yang elastis. Ciri-ciri seseorang masih perawan hanya bisa dilihat dari selaput daranya oleh dokter. Sebenarnya makna suatu perkawinan tak tergantung pada selaput dara, tetapi pada cinta Anda kepada pasangan calon istri atau sebaliknya. Kalau Anda memang cinta pada calon istri, Anda harus mau menerima pasangan Anda itu seperti apa adanya. Seret tidaknya vagina tidak menentukan seorang wanita masih perawan atau tidak. Ok, selamat melangsungkan perkawinan.***

Seks Selama Hamil
Dokter Boyke yang baik, Dok, istri saya positif hamil. Saya sangat bersyukur karena kami sudah menunggu sejak dua tahun lalu. Tapi masalahnya, saya ini termasuk orang yang keranjingan seks. Sejak menikah, kami selalu melakukan hubungan seks setiap hari, walau cuma sebentar. Usia istri saya sekarang 24 tahun, sedangkan saya 30 tahun. Istri saya sedang mengandung 2 bulan. Kehamilan istri jelas kami sambut dengan bahagia karena kami akan memiliki momongan hasil buah cinta kasih di antara kami. Pertanyaannya, dok: Bagaimana cara berhubungan seks yang aman agar kandungan istri saya tidak terganggu? Frekuensi berhubungan yang ideal selama istri saya hamil, berapa kali seminggu? Apakah betul, saat kandungan berusia 8-9 bulan, aktivitas seks harus ditingkatkan? Pantangan apa yang tidak boleh dilanggar saat berhubungan agar kehamilan istri saya tidak terganggu? Atas jawabannya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Buat Pak Dokter Boyke, sukses ya, Dok! Irwan Hanafie / Petukangan Utara, Jakarta Selatan
Jawab:
Sebenarnya seks selama kehamilan boleh-boleh saja, selama keadaan ibu dan janin sehat. Yang dapat menentukan janin dan ibu sehat adalah dokter atau bidan yang merawat selama ibu hamil. Posisi hubungan seks yang aman adalah wanita di atas (female superior) atau pria dari belakang (dog position). Seks yang sehat adalah 1-4 kali per minggu, baik pada wanita sedang hamil ataupun tidak. Hubungan seks saat kandungan memasuki usia 8-9 bulan tidak perlu ditingkatkan. Melakukan 1-4 kali per minggu cukup sehat. Pantangan yang dilarang dalam hubungan seks selama hamil adalah berlaku terlalu kasar, misalnya, menggunakan alat bantu seks yang dimasukkan ke dalam vagina, dan lain-lain. Hal itu sebaiknya tidak dilakukan untuk menghindari luka inveksi pada liang vagina dan keguguran pada jabang bayi. Ok.

sumber :www.resep.web.id

Membebaskan Diri dari Depresi

Ketika perasaan sedang biru, kadang susah mengubah suasana biru itu menjadi merah. Berikut ini strategi untuk berdamai dengan dunia dan bebas dari depresi.
1. Beri makan otak
• Cari makanan rendah kalori yang renyah, seperti disarankan Dr. Madelyn Fernstorm, direktur UPMC Weight Management Center. Makanan renyah jadi olahraga buat gigi. Pilih wortel, seledri, atau apel, jangan keripik goreng.
• Jangan gunakan makanan sebagai pengobatan swadaya. Makanan memang memberi kenyamanan, tetapi merupakan sumber energi. Lebih baik jalan-jalan sejenak di taman untuk menyegarkan otak.
• Hindari kelebihan stimulan seperti kafein.
• Zat nutrisi seperti folat, vitamin B6 dan B12 berperan dalam menjalankan fungsi otak yang benar. Mungkin vitamin ini bisa mengusir depresi. Temukan vitamin itu dalam jus jeruk, kacang merah, atau pisang.

2. Bernapas dengan benar
"Semua oprang butuh latihan pernapasan," kata Mark Liponis, MD, penulis buku UltraLongevit: The Seven Steps Program for a Younger, Healthier You. Sistem kekebalan tubuh merespon secara instan setiap perubahan dalam pernapasan karena itu merupakan sinyal ancaman. Helaan napas yang cepat dan dangkal merupakan respon stres yang kemudian dlkirimkan ke sistem kekebalan tubuh.

• Pelankan napas, biarkan diafragma mengalami kontraksi penuh.
• Rasakan napas melewati seluruh paru-paru.
• Ingatlah untuk membuang napas. Buang napas sampai habis.

3. Kenali diri sendiri
Semua orang punya gaya sendiri untuk melepaskan rasa marah. "Temukan metode rileksasi yang berguna untuk diri sendiri dan simpan dan kotak pertolongan pertama," kata psikiater dan penulis buku For Some, It's Deep Breathing; Others Thrive on Exercise. Buat orang lain, mungkin rileksasi itu berupa obrolan dari hati ke hati yang diikuti dengan perawatan spa.

• Penelitian membuktikan bahwa latihan ritmis paling sehat untuk kekebalan tubuh. Pilih berenang, dayung, dansa tango, atau jalan-jalan.
• The National Institute of Health mendukung akupuntur untuk memperbaiki tidur, mengurangi nyeri dan kesehatan tubuh secara umum.

4. Keluar dari perangkap yang sama
Apakah Anda mengalami deja vu? Banyak orang melakukan hal salah yang sama di kantor, di rumah. Sebenarnya mudah untuk lepas dari situasi yang salah terus-menerus itu. Segera keluar dari cerita lawas dan bahas dengan orang lain, sehingga Anda dapat perspektif yang berbeda. Beri diri sendiri kesempatan memeriksakan kenyataan agar menemukan akar dari masalah. Itu juga bisa ditemukan saat Anda berkonsultasi dengan terapis. Dengan bantuan terapis, Anda dapat membantu merevaluasi situasi.

5. Dapatkan "Vitamin C" plus
Cinta atau "Vitamin C" plus canda tawa merupakan obat yang ampuh untuk mengobati kemarahan, ketakutan, dan kekecewaan. Ketiganya merupakan sebuah emosi yang menandakan tubuh terancam bahaya. Cinta tak selalu berarti roman. Cinta bisa Anda dapatkan dari hewan peliharaan, orangtua, atau dari kegiatan merawat tanaman. Temukan aktivitas yang memungkinkan Anda mendapat teman baru dan sahabat.

Sumber : solusisehat.net

Monday, May 5, 2008

CARA SEHAT – Untuk Langsing

Banyak jalan untuk melangsingkan badan. Misalnya, dengan obat atau jamu pelangsing, teknik sedot lemak, atau gelang silikon. Padahal ada cara yang lebih sehat, mudah, dan murah, yakni dengan berolahraga dan diet rendah karbohidrat. Hati-hati, kegemukan bisa gara-gara virus!

Naiknya bobot badan sering kali bukan fakta yang menggembirakan. Apalagi bagi mereka yang selalu mengutamakan penampilan menarik. Cindy Crawford, misalnya. Wanita model kaliber dunia yang pernah membintangi iklan produk pizza terkenal ini menyatakan, untuk mempertahankan bobot badan ideal agar tetap tampak semampai ia rajin melakukan olahraga loncat tali.

“Olahraga ini mudah dan membantu mempertahankan bobot badan saya”, ujarnya. Bintang film kawaka nasal Italia, Sophia Loren, di usia senjanya pun tetap memperhatikan kelangsingan tubuhnya. “Saya mengurangi makan pasta yang selalu dianjurkan para ibu Italia”, ujarnya. “Makan pagi saya ganti dengan buah-buahan. Makan siang dan malam tetap pasta tapi dengan porsi kecil”.

Memang, ada banyak cara menurunkan bobot badan. Ada diet macan yang lebih mementingkan konsumsi daging, diet buah-buahan, membatasi makan nasi dan makanan berkarbohidrat tinggi lain seperti makanan dari terigu, jagung, singkong atau ubi, serta mengurangi konsumsi gula. Banyak juga iklan di media masa yang menjanjikan penurunan bobot badan sampai beberapa kilogram hanya dalam beberapa minggu. Atau, dengan tusuk jarum, sedot lemak, minum jamu, minum teh hijau, dsb.

Begitu beragamnya kiat yang bisa dilakukan, justru sering membuat orang bingung, mana cara yang paling efektif.

Menurut dr. Sadoso Sumosardjuno, D.S.O.R., pakar kesehatan olahraga dan pimpinan Manggala Health Screening Center, Jakarta, menurunkan bobot badan secara sehat, yang terbaik dengan mengatur makan disertai olahraga berupa kombinasi latihan beban dan aerobik.

Bintang film Jane Fonda, penggemar senam aerobik, juga mengakui ampuhnya kiat itu. “Latihan fisik harus dibarengi dengan pengaturan makan”, katanya. Diet rendah lemak dikombinasi dengan aerobik low impact, baginya merupakan satu-satunya cara untuk mengontrol kebugaran dan berat badan. Ia menghindarai daging merah, tapi tetap makan daging ayam, ikan, makanan dari terigu, dan mengkonsumsi banyak sayur. “Walaupun saya bukan atlet tapi badan saya lentur. Kini saya berusaha menambah daya tahan tubuh dengan latihan fisik secara rutin seperti naik sepeda dan berjalan kaki”, tambahnya.

Harus Mencapai Zona Latihan
Dalam berolahraga, menurut Sadoso, yang perlu diperhatikan adalah intesitas latihan, lamanya latihan, serta frekuensi latihan. Takaran intensitas latihan untuk olahraga aerobik, seperti lari ditempat, berenang, bersepeda, bersepeda stasioner, jalan kaki, dan lain-lain dapat diketahui dari denyut nadi. Dengan menghitung denyut nadi, dapat diketahui apakah intensitas latihan sudah cukup atau masih kurang. Denyut nadi dapat dihitung dengan meraba pergelangan tangan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah. Denyut nadi maksimal yang boleh dicapai adalah 220 minus umur (dalam tahun). Sebaiknya kita berlatih sampai denyut nadi antara 70 – 85% dari denyut nadi maksimal (idealnya 72 – 87%). Bilangan antara 70 – 85% denyut nadi maksimal ini disebut target zone atau zona latihan.

“Kalau berlatih dengan intensitas di bawah 70% dari denyut nadi maksimal, akan kurang tampak manfaatnya. Biasanya kita malah akan menjadi gemuk karena rangsangan nafsu makan akan besar. Berlatih melampaui 85% denyut nadi maksimal pun tidak boleh”, katanya. Misalnya, Anda berusia 45 tahun sebaiknya berlatih sampai denyut nadi antara 126 – 152 per menit yang berarti sudah masuk dalam zona latihan.

Agar ada pengaruhnya terhadap jantung dan peredaran darah, sebaiknya latihan dilakukan hingga mencapai zona latihan dan terus diusahakan berada dalam zona itu paling sedikit 20 – 45 menit. Frekuensi latihan paling sedikit tiga hari dalam seminggu. Bagi yang kegemukan bisa 5 – 6 hari dalam seminggu. Menurut Sadoso, jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang teraman, membakar cukup banyak kalori, mudah, dan murah.

Jangan Ketat-Ketat
Turunnya berat badan tentu saja harus dibarengi dengan kondisi tubuh yang sehat sekaligus bugar. Karena diet yang sehat untuk melangsingkan tubuh, menurut Sadoso, tidak boleh terlalu ketat. Untuk wanita jangan di bawah 1200 kalori dan pria tidak di bawah 1500 kalori.

Dr. Leane, MSc., ahli gizi dari Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, menawarkan cara mudah dan praktis untuk itu. Antara lain, menghilangkan kebiasaan ngemil, terutama camilan bertepung dan bergula tinggi. Membiasakan diri makan setiap tiga jam sekali, tapi dijaga keseimbangan input dan outputnya (porsi makanan yang dikonsumsi seimbang dengan porsi kegiatan yang dilakukan). Membatasi makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, singkong, ubi serta makanan dari terigu. Namun, tidak berarti disetop sama sekali karena tubuh memerlukan energi dari karbohidrat untuk metabolisme alias pemecahan zat-zat makanan.

Mengurangi makanan sumber protein seperti ikan, tahu, tempe, daging-dagingan, tidak perlu ketat-ketat. Dengan membatasi asupan karbohidrat, protein dan lemak tidak mudah dipecah karena energi pemecahnya kurang sehingga tidak banyak yang tertumpuk dalam tubuh. Buah-buahan yang tidak mengandung banyak karbohidrat tetapi banyak air macam papaya, belimbing, semangka, jambu, apel sangat dianjurkan. Tapi kurangi konsumsi buah manis seperti pisang, melon, sawo, anggur, mangga karena banyak mengandung fruktosa yang akan menjadi glukosa dalam darah.

Sekadar contoh, pola makan Ina (16) mungkin bisa ditiru. Dengan pola ini bobot tubuhnya yang semula 76 kg dengan tinggi 158 cm bisa berkurang 16 – 17 kg dalam tempo 2 tahun. Pagi hari, ia hanya makan sepotong tahu dan sebutir telur rebus, plus segelas susu tawar tanpa lemak. Siang harinya makan nasi (3 – 4 sendok) dan lauk pauk (sayur, sepotong daging atau ikan, tahu, tempe). Malam hari ia tidak makan nasi sama sekali, hanya sayuran ditambah sedikit lauk pauk. “Makan sayuran memang sangat dianjurkan kalau seseorang ingin menguruskan badan”, ujar Leane. Sebab, sayuran membuat kita gampang kenyang, tahan lama, dan rendah kalori.

Salah satu jenis buah rendah fruktosa boleh ditambahkan di sela jam makan kalau masih lapar. Banyak minum air putih serta mengkonsumsi obat amphetamine dengan dosis tertentu untuk mengurangi keinginan makan. Namun, jika kepala terasa pusing atau jantung berdebar selama minum amphetamine, segera berkonsultasi dengan dokter.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, lemak tubuh dipecah menjadi tenaga. Dengan begitu lemak tubuh berkurang dan bobot badan menjadi turun. Agar tubuh lebih kencang, Ina melakukan olahraga apa saja yang disukai. Menurut Leane, penurunan bobot ideal setiap satu minggu sekitar 0.5 – 1.5 kg.

“Penurunan bobot badan jangan terlalu cepat”, ujar kedua dokter tersebut. Kalau sampai bobot turun 5 kg dalam tiga hari, misalnya, penurunan tampak cepat berhasil, tapi akan cepat naik lagi. Naiknya malah lebih cepat dan turunnya semakin lambat. Ini yang dinamakan “sindrom yoyo”, kurus dan gemuk saling bergantian sehingga tekanan darah akan cepat naik, yang berdampak negativ buat jantung.

Untuk orang dewasa bobot badan dibedakan atas bobot badan normal (BBN) dan bobot badan ideal (BBI). BBN pria dan wanita setelah 35 tahun adalah tinggi badan (cm) dikurangi 100. Sedangkan BBI diperoleh dengan mengurangi BBN sebesar 10%-nya.

Ada lagi patokan lain yang disebut Body Mass Index (BMI). Index ini diperoleh dari pembagian bobot badan (kilogram) dengan nilai kuadrat tinggi badan (meter). Menurut Lembaga kesehatan Nasional AS, BMI cara terbaik untuk memperkirakan bobot ideal. Pada wanita angka indeks yang diinginkan antara 21 – 23 dan pria 22 – 24. Kelebihan bobot badan pada wanita terjadi bila angka indeks mencapai angka 27.5, sedangkan pada pria 28.5. Kalau sudah mencapai 31.5 (pada wanita) atau 33 (pada pria), maka kegemukan telah mencapai tahap serius.

Program penurunan berat badan perlu dikombinasi dengan olahraga, sebab menurut kedua pakar itu, dengan diet makanan saja ternyata berkurangnya bobot badan tidak semuanya akibat menyusutnya lemak (63%) tetapi juga otot alias daging kita (37%). Kalau jaringan otot makin berkurang, kebutuhan kalori jadi lebih sedikit dan kecepatan metabolisme menjadi lebih rendah sehingga mudah menjadi gemuk kembali. Tambahan lagi, kalau terkikis terus, otot akan mengecil dan kondisi tubuh kita tidak akan stabil.

Awas Obat Sembarangan
Penurunan bobot badan dengan olahraga dan diet itu syaratnya disiplin yang tinggi. Tak heran kalau banyak orang lebih suka potong kompas. Misalnya, dengan teknik sedot lemak.

Cara ini, menurut Sadoso, bisa membantu melangsingkan tubuh, tapi kalau pola makan tidak diubah, tubuh gampang menjadi gemuk lagi. Juga, penyedotan yang berulang kali akan meninggalkan bekas penusukan jarum. Menurut Sadoso, cara ini juga mustahil bisa mengecilkan bagian-bagian tertentu misalnya betis yang besar. Sebab, pada kegemukan alamiah bobot serta ukuran tubuh biasanya terbagi rata. Apalagi kalau memang tulangnya besar.

Jalan pintas, juga dilakukan akibat rayuan iklan obat atau ramuan pelangsing. Obat atau ramuan itu umumnya bersifat diuretik yang membuat peminumnya sering buang air kecil. Jadi, turunnya berat badan lebih disebabkan oleh berkurangnya cairan dalam tubuh lewat urine sehingga ukuran sel-sel tubuh mengecil. Bila ini berlanjut, tubuh akan kekurangan air (dehidrasi) atau fungsi ginjal terganggu. Karena itu, menurut pakar kesehatan, kita harus berhati-hati dengan obat semacam itu. Leane menambahkan, obat diuretik tidak digunakan untuk anak-anak dan remaja.

Jenis obat pelangsing laksans lain lagi. Obat yang bisa menyebabkan dehidrasi ini membuat makanan yang masuk tidak sempat diserap tubuh tetapi langsung dibuang. Obat antigemuk kombinasi antara fenfluramine dan phentermine pernah beredar tetapi kemudian dilarang karena beberapa wanita gemuk yang menggunakannya terkena gangguan serius pada klep jantungnya.

Belum lama ini sebuah asosiasi internasional yang banyak mempelajari obesitas memperkenalkan orlistat. Zat ini, katanya, bisa memblokir setiap enzim yang tugasnya menghancurkan molekul lemak. Karena molekul lemak yang masuk tak dihancurkan, maka ia tidak akan masuk ke dinding usus dan akan keluar begitu saja. Efeknya, begitu orang makan yang mengandung banyak lemak, tak lama kemudian ingin buang air besar. Namun, dengan mengubah pola makan ke makanan yang kurang lemak, efek sampingan ini bisa diatasi.

Orlistat yang khusus untuk orang gemuk itu bisa digunakan selama dua tahun (diminum tiga kali sehari) sesuai petunjuk dokter. Namun, obat ini hanya boleh digunakan bagi mereka yang berhasil menurunkan bobot badan sampai 5% dalam tiga bulan pertama.

Obat itu akan segera dipasarkan di Eropa maupun Amerika. Namun, izin pemasaran di AS masih ditunda setelah sejumlah pakar kesehatan mempertanyakan ada tidaknya resiko penyakit kanker payudara. Di samping itu, menurut Annette Braun dari Organisasi Pangan dan Obat-obatan Jerman, zat itu ikut menghancurkan asam lemak, vitamin A, D dan E yang dibutuhkan tubuh.

Karena itu tidak sembarangan mengkonsumsi obat antigemuk mungkin tindakan bijak. Akan lebih baik lagi kalau berkonsultasi dengan dokter ahli bila hendak melangsingkan badan.

Oleh Nanny Selamihardja
Intisari edisi Juli 1997