Wednesday, November 2, 2011

Dokter itu Menjadikan Lemak Hasil Operasi Pelangsingan Pasiennya (Liposuction) Sebagai Bahan Bakar Mobil

Yang mau melakukan operasi pelangsingan lemak (Liposuction), perlu mempertimbangkan ini. Ternyata mereka bisa menyumbangkan lemak hasil operasi penurunan berat badannya sebagai bahan bakar mobil yang ramah lingkungan. Jadi lemak-lemak menjengkelkan yang menggelambir di perut atau bagian-bagian tubuh lainnya itu bisa lebih bermanfaat. Konsepnya adalah karena lemak merupakan  sumber bahan bakar energi, apapun jenis lemaknya.

Seorang dokter bernama dr Alan Bittner, yang merupakan ahli operasi kosmetik di Baverly Hills mengklaim bahwa dia menggunakan lemak-lemak hasil operasi pelangsingan (liposection) pasiennya sebagai bahan bakar mobilnya. Dia mengatakan bahwa pasien-pasiennya tidak keberatan dan senang menyumbangkan lemaknya sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan.
”Tidak hanya mereka menghilangkan lemak di perut atau pahanya, tapi mereka juga ikut dalam proyek penyelamatan bumi!” katanya mantap. Dia menyebut bahan bakar tersebut sejenis Bio-diesel dan menamainya Lipodiesel. dr Alan Bittner memposting project Lipodieselnya pada websitenya Lipodiesel.com. Dia bahkan menggunakan  Lipodiesel tersebut untuk bahan bakar mobilnya Ford Explorer dan mobil pacarnya Lincoln Navigator.


Biodiesel biasanya dibuat dari minyak tumbuhan, di Amerika biasa juga dibuat dari Lemak Sapi dan Babi. Tumbuhan dan Hewan mempunyai lemak jenis Trigliserida yang dapat diekstrak dan diubah menjadi Diesel.

Tidak ada yang tahu bagaimana dia merubah lemak-lemak tersebut menjadi bahan bakar. Tapi dr Alan Bittner mengklaim bahwa dia sudah melakukan lebih dari 7000 operasi pelangsingan lemak dan menjadikannya sebagai Lipodiesel. Dia mengatakan satu galon lemak akan memproduksi satu galon bahan bakar.dr.Allan Bittner bahkan mengembangkan sebuah teknik baru yang dinamakan liposculpture, sebuah teknik yang lebih hebat dari liposuction. Dia menulis dalam websitenya:

“ Dengan fokus pada liposculpture, dr.Bittner telah mengembangkan teknik yang meminimalisir kesakitan pasien. Hal ini membuat pasien sembuh lebih cepat dan merasa nyaman saat team dokter mengambil lemak dari tubuhnya, lemak yang diambil juga bisa jauh lebih banyak.” Dia juga mengklaim selama praktek yang dilakukannya, tidak pernah ada infeksi atau masalah serius yang dialami oleh pasien-pasiennya.


Tapi kemudian dia ditentang oleh pemerintah Amerika. Pemakaian lemak manusia sebagai bahan bakar melanggar undang-undang Amerika, terutama California tempatnya membuka praktek. Sebuah investigasi dilakukan oleh California Public Health Department, yang kemudian mengambil keputusan untuk menutup praktek yang dilakukan oleh dr. Allan Bittner, termasuk websitenya.

dr. Allan Bittner kemudian pindah ke Bogota Columbia, South America untuk merintis sebuah klinik kecil baru dan tetap mempertahankan idenya tentang penggunaan lemak hasil operasi pelangsingannya sebagai sumber bahan bakar potensial yang bisa menyelamatkan bumi.

Mungkin kalau ada yang tertarik melakukan operasi pelangsingan lemak dan sekaligus mencari bahan bakar murah, bisa mencari alamat dr. Allan Bittner disana

Tim Dokter Keluarkan 26 Paku Dan Jarum di Tubuh Safirah Putri

Fhoto”: Shamier Parez



Tim Medis sedang membawah Safirah (3) keruang operasi, Selasa, 1 November 2011, untuk dioperasi mengenai penyakit yang dideritanya.




Setelah berhasil dioperasi oleh tim medis, dr Kamaruddin Sahid memperlihatkan benda asing berupa paku, logam putih dan jarum yang dikeluarkan dari kedua betis Safirah kecuali dipunggung belum dikeluarkan karena masih mengalami kendala dan harus hati-hati melakukan operasi karena daerah punggung sangat rawan.


Hasil Foto rontgen Safirah terdapat benda asing yang ada didalam tubuhnya.

Safirah digendong oleh ibunya sebelum dioperasi, Safirah lemas karena disuruh berpuasa oleh dokter.

Penulis: Shamier Parez
Penyakit yang diderita Safirah Putri pasangan dari Sarifa dengan Ibrahim menjadi fenomena baru di dunia medis dan bahkan tidak bisa dijangkau dari logika medis karena kejadian ini merupakan kejadian aneh bagi bocah simalang ini.


Inilah kekuasaan Allah SWT, apa saja yang diinginkan pasti terkabul, seperti yang dialami Safirah yang masih berusia 3 tahun, telah menderita penyakit langkah ini. Baru pertama kali terjadi di Kota Parepare Sulsel, maka direktur RSU Andi Makkasau Parepare, dr Jamal Sahid langsung memerintahkan stafnya untuk menjemput Safirah di Aspol III Parepare, agar di bawah ke RSU Andi Makkasau untuk dioperasi.


Pada hari Jumat 28 Oktober 2011 lalu, Safirah bersamah Ibunya, Sarifa menginap di kamar Asoka RSU Andi Makkasau Kota Parepare untuk dirawat intensif, baru dioperasi pada hari Selasa 1 Nopember 2011 kemarin mulai pukul 10.00 wita hingga 12.00 wita atau dua jam dilakuakn operasi khusus untuk membuka benda asing berupa paku, jarum dan logam putih dibagian betis kanan dan kiri serta dipunggung.


Hasil operasi yang dilakukan oleh tim medis yang melibatkan dokter ahli beda, dokter ahli kulit, dan dokter ahli anak berhasil mengeluarkan 26 paku dari jumlah 27 paku yang bersarang di tubuh bocah malang ini.


Jenis benda asing berupa paku sebanyak 23 biji, satu biji jarum dan satu biji logam putih yang bersarang di betis kanan dan kiri, sedangkan di bagian punggungnya belum dikeluarkan oleh tim medis karena harus eksra kehati-hatian karena daerah rawan yang bisa merusak urat saraf karena berada di wilayah tulang belakang.


Jenis benda besi ini masuk didalam tubuh safirah sepanjang 2 hingga 6 cm, dibagian betis kanan berjumlah sebanyak 7 biji dan betis kiri sebanyak 19 biji. Itu berhasil dikeluarkan oleh tim medis, pada hari Selasa 1 Nopember kemarin.


Ahli spesialis beda, dr Kamaruddin Sahid Sp.Mks,mengatakan, tim medis dari berbagai dokter ahli, sudah berhasil mengeluarkan benda asing di bagian betis kanan dan kiri Safira sebanyak 26 biji dengan berbagai jenis yaitu paku, besi logam dan jarum.


Sisa dibagian punggung terdapat satu benda asing belum dikeluarkan karena harus menunggu pemulihan dari operasi kepada betis Safira.”Jadi kami tidak melakukan operasi pada bagian punggungnya karena sangat rawan disitu, jika salah operasi dapat merusak urat saraf Safira, maka kami lebih menunggu untuk pemulihan kepada korban setelah dioperasi kedua betisnya, jika kondisinya sudah baik maka kami lakukan operasi tahap kedua dibagian punggungnya, itu dilakukan jika setelah ada hasil foto khusus letak benda asing itu dibagian punggung, jika tidak difoto khusus maka akan berdampak pada kerusakan urat saraf,”tuturnya.


Lanjut, dr Kamaruddin yang disapa dr Kama, menjelaskan, benda asing berupa besi, jarum, dan logam ini masuk didalam tubuh Safira membuat tim dokter menduga kalau diduga sengaja di masukkan, pasalnya, paku, logam dan jarum masuk didalam tubuh bocah ini tidak menimbulkan akar atau adanya pertumbuhan didalam tubuh Safira, “jelas benda asing ini tidak menyatuh dalam diri Safirah maka kami menduga bahwa sengaja di masukkan, ini merupakan yang pertama kali kami hadapi diluar ilmu medis,”tuturnya.


Sementara ibu Safirah dihubungi diluar kamar operasi mengenai dugaan bahwa paku, logam dan jarum masuk ke tubuh Safirah sesuai pernyataan dr Kamaruddin bahwa ada dugaan benda asing ini disengaja dimasukkan. Menurut, Sarifa (ibu Safirah), membantah bahwa tidak pernah dia masukkan paku, logam dan jarum ditubuh anaknya.


Safirah, kata ibu satu anak ini, selama anaknya dirawat dibesarkan tidak pernah mengalami gangguan kelainan mengenai penyakit ini, walaupun ia sudah berpisah dengan suaminya tetapi Safira selalu dirawatnya hingga usia 3 tahun.


Penyakit ini muncul pada usia 2 tahun lebih, bahkan dirinya pun sempat menarik paku itu dibetis Safira anaknya, tetapi Safira tidak merasakan sakit bahkan biasa-biasa saja seperti tidak ada masalah dalam kelainan ditubuhnya.


“Saya juga heran kenapa bisa ada paku, logam dan jarum didalam tubuh anak saya, padahal anak saya tidak ada kelainan bahkan tidak pernah merasakan sakit apapun adanya benda seperti ini masuk didalam tubuhnya, seandainya sengaja dimasukkan benda besi itu pasti sakit atau bisa membengkak tapi ini hanya biasa saja,”tuturnya satu anak ini.


Benda Asing Ditubuh Safira Diluar Jangkuan Ilmu Medis


Aneh tapi nyata terjadi pada diri Safirah selama menginjak usianya 3 tahun terdapat ada benda asing berupa Paku, Logam putih dan jarum menancap ke bagian betis kanan, betis kiri dan punggung Safira.


Adanya benda aneh ini menjadi fenomena baru di ilmu medis dan langka terjadi diluar logika medis, secara ilmiah penyakit ini tidak bisa ditemukan oleh ilmu medis apa penyebabnya sehingga ada benda asing masuk ditubuh Safirah.


Jika memang sengaja di masukkan maka otomatis Safirah pasti menagis, mengalami pembengkakan, menimbulkan tetanus karena besi yang masuk di tubuh Safirah besi berkarat tetapi tidak merasakan kesakitan bahkan tetap bermain seperti anak seusianya.


“Kami melihat secara analisa mengenai diri safirah, bahwa kalau memang sengaja di masukkan benda besi berupa paku, logam dan jarum pasti anak ini merasakan kesakitan dan bisa bengkak ditubuhnya yang mengakibatkan menjadi tetanus, tetapi ternyata faktanya dilihat tidak demikian, anak ini kondisinya sehat dan tetap bermain tanpa merasakan kesakitan, kalaupun memang tumbuh sendiri besi itu dalam tubuh Safirah, ? tetapi bagaimana caranya benda itu justru tidak menyatuh dengan kulit, nah ! ini kan aneh bagi kami, karena diluar dari ilmu medis,” kata direktur RSU Andi Makkasau Kota Parepare, dr Jamal Sahid kemarin.


Lanjut, karena penyakit ini langkah dan tidak bisa diukur secara ilmiah, maka perlu ada ahli tenaga medis untuk melakukan riset mengenai penyakit ini dari mana asal-usulnya dan apa sebab-akibatnya sehingga ada benda asing yang tidak bisa menyatuh dengan kulit bisa ada didalam tubuh manusia seperti dialami Safirah bocah 3 tahun ini.


“Jadi kami tidak bisa menyimpulkan benda asing yang masuk didalam tubuh Safirah apakah sengaja atu tidak, karena ini diluar jangkuan medis, ataukah memang ini penyakit , inilah kekuasan Allah yang tidak bisa dijangkau akal manusia,”tuturnya.


Sementara mengenai biaya operasi Syafirah ini, kata dr Jamal, semuanya ditanggung oleh pemerintah kota Parepare melalui dana kesehatan gratis,”jadi mengenai biaya operasi, obat dan perawatan bagi Syafirah ini ditanggung seluruhnya oleh pemerintah setempat,”janji, Jamal singkat.




Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Menyusui Turunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

http://4.bp.blogspot.com/-sPqyXRLdAn4/TpE_H4geDeI/AAAAAAAAJZg/RrTN61YkHaY/s400/MAMA+MENYUSUI_mpeg2video.jpg

dranak.blogspot.com – Satu lagi hasil penelitian tentang manfaat menyusui dirilis. Berdasarkan penelitian yang dimuat di American Journal of Epidemiology edisi ternayar, para ibu yang menyusui dalam kurun waktu yang disarankan (6 – 12 bulan) memiliki risiko lebih rendah terkena tekanan darah tinggi di kemudian hari.
Penelitian, bagaimanapun, tidak menyimpulkan bahwa menyusui adalah alasan untuk menciptakan tekanan darah yang sehat. Tapi mereka menambah bukti bahwa menyusui mungkin memiliki manfaat tidak hanya bagi bayi, tapi untuk ibu juga.

Secara umum, para ahli merekomendasikan bahwa bayi diberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama mereka, kemudian terus mendapatkan ASI bersama dengan makanan padat sampai mereka berusia satu tahun.

Menyusui bermanfaat melindungi bayi terhadap penyakit-penyakit umum tertentu, seperti diare dan infeksi telinga bagian tengah. Tapi ada juga beberapa bukti bahwa menyusui dapat menurunkan risiko ibu dari beberapa masalah kesehatan.

Studi telah menemukan bahwa wanita yang menyusui memiliki risiko rendah terkena diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung di kemudian hari – meskipun tidak satupun dari mereka mampu membuktikan hubungan sebab-akibat kedua faktor itu.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL__oicXx7TMB6Bodh4axjhH8TTgOz2x7ewv0H_rOlDs7lixKW_daozee4EKdQwb3XGJCWXvGvj1oXKvH9BVfiSMbZLMbMclpFTmwIskOSkXS9OTgQECk9wAxJ9E096eFgWc_lcml_LVKE/s320/Bayi-Mempunyai-Gaya-Menyusui-Khas-dan-Berbeda.jpg



Untuk studi baru, peneliti melihat korelasi antara pemberian ASI dan kemudian risiko tekanan darah tinggi. Penelitian ini melibatkan relawan 56 ribu perempuan AS yang memiliki setidaknya satu bayi.

Secara keseluruhan, studi menemukan, wanita yang telah menyusui selama setidaknya enam bulan kurang baru akan mengembangkan tekanan darah tinggi 14 tahun lebih lama ketimbang ibu yang bayinya meminum susu botol.

Hampir 8.900 wanita yang berpartisipasi dalam penelitian secara keseluruhan akhirnya didiagnosa dengan tekanan darah tinggi. Tetapi 22 persen lebih tinggi bagi perempuan yang tidak menyusui anak pertama mereka, dibandingkan wanita yang menyusui secara eksklusif selama enam bulan.

Namun, harus dilihat pula faktor-faktor seperti kebiasaan diet, olahraga, dan merokok.

Tidak ada temuan membuktikan bahwa pemberian ASI memberikan perlindungan jangka panjang terhadap tekanan darah tinggi, kata ketua peneliti, Dr Alison M Stuebe, dari University of North Carolina, Chapel Hill.

“Adalah masuk akal bahwa menyusui memiliki manfaat langsung,” kata Stuebe. Penelitian atas hewan telah menemukan bahwa hormon oksitosin, yang terlibat dalam menyusui, memiliki efek langsung pada tekanan darah.

“Perempuan juga cenderung memiliki penurunan tekanan darah jangka pendek segera setelah menyusui,” tambah Stuebe.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrok-N1pzNuyZDS9FBq-m7Nae43y9OerWbLWQ6cz_vQDwi3ECnw4Pq7GcMUQpaw_eADK2GouRZUqYmYeLQ8sA1tRtxRj8Z8MNOqYfXDnp0FRI9AzxIq2B3fSbZs4IW4laT7W28LUa1ciU/s1600/sleepy_gray-bfg.jpg

Melatih Anak Belajar Membaca

Betapa senangnya kita, melihat buah hati yang memiliki kemampuan belajar yang sangat pesat. Pada dasarnya anak memiliki kemampuan belajar membaca yang sangat luar biasa. Namun apa saja yang harus dilakukan agar si anak mau untuk belajar mmembaca.

- Pada saat belajar, ciptakanlah suasana yang ceria dan gembira sehingga si anak merasa nyaman dalam belajar, tentunya sambil bermain.
- Coba terus cara atau metode baru, agar si anak tidak merasa bosan, dan jangan memaksa anak, ajari secara bertahap.
- Ajari si anak menghapal kata daripada menghafal abjad, karena huruf merupakan unsur terkecil dari sebuah bahasa.


Ada beberapa metode yang bisa dipakai dalam belajar membaca, yaitu metode glen doman:

1. Buat 15 kata dibagi dalam 3 set kategori berbentuk kartu dari karton dan spidol. Masing-masing terdiri Set Kategori A, Set Kategori B dan Set Kategori C yang berbeda

2. Contoh, gunakan tema nama-nama dalam anggota keluarga di Set A (ayah, ibu, tante, kakek, nenek), nama buah di Set B (apel, pisang, jambu, jeruk, durian), dan nama hewan di Set C (ayam, itik, angsa, ikan, kuda)

3. Ambil satu kartu yang paling depan/tumpukan karton pertama di Set A, sebutkan (bacakan) dan ajak anak menirukannya.

-ingat, tak perlu jelaskan artinya tentang apa yang dibaca oleh si anak
-tak lebih dari satu detik, ambil kartu dari belakang dan lakukan seperti yang pertama
-perhatikan wajah anak ketika menyebutkan kata, amati kata yang disukainya dan yang tidak
-jangan minta anak mengulang kata-kata yang kita bacakan tadi
-setelah membaca lima kata, stop pelajaran ini. Peluk anak Anda dan puji dia dengan menunjukkan Anda bangga atas apa yang dilakukannya

4. Di hari pertama pelajaran, lakukan untuk Set A sebanyak tiga kali (3x)

5. Hari kedua lakukan Set A = 3x, Set B = 3x

6. Hari ketiga Set A = 3x, Set B = 3x, dan Set C = 3x

7. Hari keempat sampai dengan keenam sama seperti hari ketiga

-setiap kata dibaca maksimal antara 15 - 25 kali. Setelah sebanyak itu, kata harus diganti. Caranya, setelah hari keenam ambil 1 kata dari setiap Set dan gantilah dengan sebuah kata baru
-setiap satu Set yang Anda bacakan selesai lansung diacak, hal ini supaya anak tidak bisa menebak urutan kata
-jangan pernah mengulang kata yang sudah Anda bacakan, sehingga tidak salah Anda menandai tiap kata yang sudah Anda bacakan dengan pensil. Tanda ini juga bisa dijadikan patokan sudah berapa kali kata ini kita bacakan

Semoga dengan metode ini bisa melatih si kecil untuk belajar membaca.

Tips Agar Anak Berprestasi di Sekolah

Sekolah menjadi tempat belajar bagi anak. Sekolah memberikan serangkaian materi untuk mengasah dan mengembangkan kemampuannya. Di sekolah juga terjadi proses pendewasaan untuk anak. Namun sekolah bukan satu-satunya tempat untuk mendidik anak, masih ada keluarga dan lingkungan masyarakat. Kunci keberhasilan anak di sekolah tidak hanya karena guru saja, tetapi ada orang tua yang turut ikut serta.

Pendidikan yang baik adalah melibatkan orang dewasa yaitu orang tua. Jika orang tua terlibat langsung dalam pendidikan anak di sekolah maka prestasi anak akan meningkat. Dibalik anak yang selalu berprestasi dan menamatkan pendidikannya dengan baik ada orang tua yang selalu mendukung.

Berikut beberapa yang harus dilakukan orang tua agar anak bisa berprestasi di sekolah:


1. Perhatian orang tua.
Orang tua sebaiknya memberikan perhatian pada anaknya, memberikan pengalaman dan pemahaman tentang nilai dan tujuan pendidikan. Ada usaha dari orang tua mengetahui perkembangan anak di sekolah, misalnya dengan berkunjung ke sekolah atau mengetahui lingkungan sekolah. Orang tua memberikan sarana dan mendukung minat anak, sehingga akan berkembang kemampuan anak selain itu juga akan berpengaruh pada aktivitas anak di sekolah.

2. Kerja sama dengan guru.
Sebaiknya orang tua mengenal dan menjalin hubungan yang baik dengan guru. Orang tua menunjukkan sikap bahwa pendidikan itu penting untuk anak untuk kehidupannya. Hadiri setiap undangan ke sekolah, karena saat itu orang tua bisa berkomunikasi dengan guru. Menanyakan perkembangan anaknya dan mengetahui prestasi belajar anak. Jangan menunggu setelah terjadi masalah pada anak baru menghubungi guru. Informasikan juga mengenai anak Anda jika berada di rumah kepada gurunya.

3. Menyediakan waktu untuk anak
Akan lebih baik jika setiap pulang sekolah anak bisa langsung bertemu dengan orang tuanya. Pada saat pulang ke rumah biasanya anak membawa beban pikiran baik itu karena pelajaran atau hubungan dengan teman. Anak suka bercerita tentang apa yang terjadi di sekolah, mengeluarkan beban dan keluhan kepada orang tua. Misalnya jika anak menceritakan kenakalan teman orang tua bisa langsung memberikan pengertian dan bimbingan.

4. Awasi kegiatan belajar anak di rumah.
Orang tua bisa mengingatkan anak untuk belajar, membuat jadwal kegiatan, menanyakan apakah ada PR dan sudah mengerjakannya. Orang tua bisa mengendalikan kegitan anak yang kurang bermanfaat, misalnya membatasi menonton tv atau bermain game. Periksalah buku-buku anak Anda.

5. Ajarkan Disiplin dan Tanggung Jawab
Berlakukan disiplin dan tegas tapi dengan penuh kasih sayang. Jika orang tua selalu menuruti keinginan anak akan membuat mereka manja dan tidak bertanggung jawab. Biasanya di sekolah anak diberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. Ajarkan anak untuk mengejarkan tugasnya sendiri. Selain itu berikan pekerjaan rumah secara rutin, misalnya menyapu halaman dan sebagainya. Disiplin dan tanggung jawab akan menjadi kunci sukses anak di masa depan.


6. Jaga Kesehatan anak.
Berikan gizi yang seimbang bagi anak. Dengan keadaan anak yang sehat akan membuatnya mudah dalam menerima pelajaran. Ajak untuk berolah raga secara teratur bersama keluarga. Atur istirahat anak secara teratur. Hindari makanan cepat saji, selain tidak baik untuk kesehatan anak juga berpengaruh pada konsentrasi atau kecerdasan anak.

Kesimpulannya: Jadilah teman yang baik bagi anak, berikan banyak waktu yang banyak untuk anak. Keberhasilan dalam mendidik anak banyak dipengaruhi oleh peran orang tua. Menjalin komunikasi yang baik dengan anak dan guru di sekolah.