Showing posts with label Penyakit HIV AIDS. Show all posts
Showing posts with label Penyakit HIV AIDS. Show all posts

Friday, April 20, 2012

Cara penularan penyakit Hiv Aids

Cara penularan penyakit Hiv Aids - HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome. AIDS muncul setelah virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh kita selama lima hingga sepuluh tahun atau lebih. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan satu atau lebih penyakit dapat timbul. Karena lemahnya sistem kekebalan tubuh tadi, beberapa penyakit bisa menjadi lebih parah daripada biasanya (baca juga penyebab dan gejala hiv aids).

Virus HIV terdapat dalam sebagian cairan tubuh, diantaranya
  • Darah
  • Air mani
  • Cairan vagina
  • Air susu ibu (ASI)

Virus HIV biasanya menular melalui :

  • Bersenggama yang membiarkan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang HIV-positif masuk ke aliran darah orang yang belum terinfeksi (yaitu senggama yang dilakukan tanpa kondom melalui vagina atau dubur; juga melalui mulut, walau dengan kemungkinan kecil).
  • Memakai jarum suntik yang bekas pakai orang lain, dan yang mengandung darah yang terinfeksi HIV.
  • Menerima transfusi darah yang terinfeksi HIV.
  • Dari ibu HIV-positif ke bayi dalam kandungan, waktu melahirkan, dan jika menyusui sendiri.

Biasakan mempunyai sikat gigi dan pisau cukur sendiri, karena selain untuk kebersihan pribadi, jika terdapat darah akan ada risiko penularan dengan virus lain yang diangkut aliran darah (seperti hepatitis), bukan hanya HIV.

Virus HIV tidak menular melalui :
  • Bersalaman, berpelukan
  • Berciuman
  • Batuk, bersin
  • Memakai peralatan rumah tangga seperti alat makan, telepon, kamar mandi, WC, kamar tidur, dll.
  • Gigitan nyamuk
  • Bekerja, bersekolah, berkendaraan bersama
  • Memakai fasilitas umum misalnya kolam renang, WC umum, sauna, dll.

HIV tidak dapat menular melalui udara. Virus ini juga cepat mati jika berada di luar tubuh. Virus ini dapat dibunuh jika cairan tubuh yang mengandungnya dibersihkan dengan cairan pemutih (bleach) seperti Bayclin atau Chlorox, atau dengan sabun dan air. HIV tidak dapat diserap oleh kulit yang tidak luka.(source : makhluksurga.blogspot.com)
Itulah artikel mengenai beberapa cara penularan penyakit hiv aids, baca juga artikel mengenai ciri-ciri mengidap penyakit hiv aids mudah-mudahan bermanfaat.

Tuesday, April 10, 2012

Ciri-ciri mengidap HIV AIDS

Ciri-ciri mengidap penyakit HIV AIDS - AIDS disebabkan oleh virus yang bernama HIV, Human Immunodeficiency Virus. Apabila anda terinfeksi HIV, maka tubuh anda akan mencoba untuk melawan infeksi tersebut. Tubuh akan membentuk “antibodi”, yaitu molekul-molekul khusus untuk melawan HIV.
Tes darah untuk HIV berfungsi untuk mencari keberadaan antibodi tersebut. Apabila anda memiliki antibodi ini dalam tubuh anda, maka artinya anda telah terinfeksi HIV. Orang yang memiliki antibodi HIV disebut ODHA. Harus diingat bahwa seseorang yang mengidap HIV biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda selama paling sedikit beberapa bulan sampai beberapa tahun.

Ciri-ciri HIV AIDS Pada orang dewasa, adalah :
  • Kehilangan 10% dari berat badan lebih dari satu bulan tanpa penyebab.
  • Diare lebih dari satu bulan.
  • Demam yang berlangsung selama lebih dari satu bulan baik konstan atau datang dan pergi
Pada orang dewasa, 5 tanda minor AIDS adalah:
  • Batuk kering yang tidak sembuh-sembuh.
  • Kulit gatal di seluruh tubuh.
  • Herpes zoster (mirip cacar air, atau disebabkan virus yang juga mengakibatkan cacar air, virus herpes) yang tidak kunjung sembuh.
  • Candidiasis, yang putih, mengangkat ruam pada mulut, lidah, atau tenggorokan.
  • Pembengkakan kelenjar (di leher, ketiak, atau selangkangan) dengan atau tanpa infeksi aktif.
Orang dewasa dapat didiagnosis mengidap AIDS, jika memiliki minimal 2 tanda-tanda utama dan satu tanda minor. Tapi, itu sudah cukup untuk membuat diagnosis AIDS jika seseorang mengidap kanker kulit (disebut Karposi, yang biasanya kemerah-merahan, ungu, atau bintik-bintik hitam pada kulit yang dapat menjadi besar dan menyakitkan) atau kriptokokal meningitis (infeksi pada meliputi otak yang menyebabkan demam, leher kaku, sakit kepala, kebingungan, dan ketidakmampuan untuk bangun).

Ciri-ciri HIV AIDS Pada anak-anak, 3 adalah:
  • Berat badan, atau pertumbuhan lambat.
  • Diare berat selama 14 hari atau lebih.
  • Demam selama lebih dari satu bulan.
Pada anak-anak, 5 tanda minor AIDS adalah:
  • Kulit gatal di seluruh tubuh.
  • Pembengkakan kelenjar (di leher, ketiak, atau selangkangan).
  • Candidiasis (bintik-bintik putih) di dalam mulut, lidah, atau tenggorokan.
  • Infeksi pada telinga, tenggorokan, dan infeksi lainnya.
  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh. (Source:ena-ayobelajarbersama.blogspot.com)
Itulah beberapa tanda atau ciri-ciri menderita penyakit HIV AIDS mudah-mudahan bermanfaat, sebagai tambahan informasi mengenai penyakit HIV AIDS silahkan baca juga artikel penyebab HIV AIDS dan Makanan pantangan HIV AIDS

Sunday, April 1, 2012

Makanan pantangan hiv aids

Ditulis oleh Blog penyakit
Makanan pantangan HIV AIDS -


Makanan pantangan hiv aids – Istilah HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) memiliki arti yang berbeda. HIV merupakan nama dari virus penyebab penyakit AIDS. Sedangkan, penyakit AIDS adalah penyakit yang ditimbulkan oleh adanya penurunan kekebalan tubuh hingga ke level terendah akibat infeksi HIV.


Virus HIV yang masuk ke dalam tubuh tersebut akan menyerang dan merusak sel darah putih tertentu (CD4). Sebagaimana kita ketahui, di dalam tubuh, sel darah putih berfungsi sebagai “tentara” yang menjadi basis pertahanan tubuh terhadap berbagai macam serangan dari luar. Bagi mereka yang terinfeksi virus HIV, sistem kekebalan tubuhnya menjadi rusak. Sehingga, lambat laun, sistem pertahanan ini melemah. Otomatis, jumlah sel CD4-nya semakin berkurang. Jika kondisi ini berlanjut sampai ke level terendah, ia berada dalam tahap AIDS.


Pantangan Makanan


Untuk penderita penyakit HIV AIDS sebenarnya tidak perlu khawatir akan masalah pantangan makanan karena tidak perlu ada yang dihindari, meskipun demikian ada beberapa aturan umum diantaranya :
  • Jangan makan makanan mentah (susu yang tidak dipasteurisasi, telur mentah & produknya, ikan mentah, dll)
  • Masak daging dengan matang
  • Lebih sering mencuci tangan & peralatan masak yang digunakan
  • Cuci sayur dan buah dengan baik, kupas dan masaklah produk organik karena pada bagian kulitnya mungkin terdapat kuman
  • Tidak perlu memisahkan peralatan makan para pengidap AIDS
  • Para pengidap AIDS pun boleh menyiapkan makanan, yang penting cuci tangan. (source: xamthone-pluss.com)
Itulah artikel mengenai pantangan manakan penderita hiv aids mudah-mudahan bermanfaat, baca juga artikel dina yang lain tentang penyakit asam urat, penyakit darah tinggi, penyakit maag, kanker payudara dan kolesterol tinggi.
rating (1-5)

Thursday, March 22, 2012

Penyebab dan gejala HIV AIDS

Penyebab dan gejala HIV AIDS - HIV menghancurkan sel CD4 yaitu jenis tertentu dari sel darah putih yang memainkan peran besar dalam membantu tubuh melawan penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah sel CD4 akan di non-aktifkan. Infeksi HIV akhirnya jika dibiarkan berkemabang didalam tubuh selama bertahun-tahun berkembang menjadi AIDS.

Diagnosa penderita penyakit AIDS

Untuk dapat didiagnosis dengan AIDS, seseorang harus memiliki jumlah CD4 di bawah 200 atau mengalami komplikasi AIDS, seperti:
  • Pneumocystis pneumonia jiroveci
  • Cytomegalovirus
  • Tuberkulosis
  • Toksoplasmosis
  • Kriptosporidiosis
Komplikasi di atas sering juga di sebut sebagai gejala hiv aids. Berbagai penyebab HIV AIDS dapat ditularkan mealalui darah yang terinfeksi, air mani atau cairan vagina yang memasuki tubuh. Seseorang tidak dapat terinfeksi melalui kontak biasa seperti memeluk, mencium, menari atau berjabat tangan dengan seseorang yang menderita HIV atau AIDS. HIV tidak dapat ditularkan melalui air, udara atau melalui gigitan serangga. Secara umum penyebab penyakit HIV AIDS tertular melalui :

  • Selama seks. Anda dapat menjadi terinfeksi jika Anda melakukan hubungan seks vaginal, anal atau oral dengan pasangan yang terinfeksi yang darah, air mani atau cairan vagina memasuki tubuh Anda. Virus ini dapat memasuki tubuh melalui mulut atau air mata luka kecil yang kadang-kadang berkembang di dubur atau vagina selama aktivitas seksual.
  • Transfusi darah. Dalam beberapa kasus, virus dapat ditularkan melalui transfusi darah.
  • Berbagi jarum. virus HIV dapat ditularkan melalui jarum suntik terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi. Berbagi kepemilikan obat intravena menempatkan Anda pada risiko tinggi HIV dan penyakit menular lainnya seperti hepatitis.
  • Dari ibu ke anak. ibu yang terinfeksi dapat menginfeksi bayi selama kehamilan atau persalinan, atau melalui menyusui. Tetapi jika perempuan menerima pengobatan untuk infeksi virus HIV selama kehamilan, risiko untuk bayi mereka secara signifikan berkurang. (source : kesehatan123.com)
Demikian artikel mengenai penyebab dan gejala hiv aids, sebagai tambahan pengetahuan baca juga artikel dina yang lain tentang penyakit asam urat, darah tinggi, kanker payudara, maag, dan kolesterol tinggi semoga dapat bermanfaat..

Monday, March 12, 2012

Penyakit HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS - Istilah HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) memiliki arti yang berbeda. HIV merupakan nama dari virus penyebab penyakit AIDS. Sedangkan, penyakit AIDS adalah penyakit yang ditimbulkan oleh adanya penurunan kekebalan tubuh hingga ke level terendah akibat infeksi HIV. Adapun istilah penyakit HIV AIDS mempunyai arti yang sama dengan penyakit AIDS. Perlu diingat, penderita infeksi virus HIV belum tentu penderita AIDS. Ada tahapan yang dilalui penderita untuk dinyatakan menderita positif AIDS. Salah satunya adalah penurunan sistem kekebalan tubuh hingga level terendah (yang diukur dari sel CD4) yang disertai gejala-gejalanya.

Mekanisme Masuknya Virus HIV
Terjadinya infeksi virus HIV adalah ketika seseorang terkontaminasi oleh cairan dari tubuh orang lain yang mengandung virus tersebut. Bisa melalui darah, sperma, cairan kelamin, dan juga air susu ibu yang terinveksi. Virus ini kemudian akan masuk ke dalam aliran darah, baik melalui luka di dalam rongga mulut, luka di anus, organ seksual (penis atau vagina), atau juga melalui kulit yang terluka. Semua orang bisa menularkan virus HIV. Bahkan, seorang wanita hamil yang terinfeksi virus HIV mampu menularkan virus tersebut kepada anak yang dikandungnya.

HIV dan AIDS
Virus HIV yang masuk ke dalam tubuh tersebut akan menyerang dan merusak sel darah putih tertentu (CD4). Sebagaimana kita ketahui, di dalam tubuh, sel darah putih berfungsi sebagai "tentara" yang menjadi basis pertahanan tubuh terhadap berbagai macam serangan dari luar. Bagi mereka yang terinfeksi virus HIV, sistem kekebalan tubuhnya menjadi rusak. Sehingga, lambat laun, sistem pertahanan ini melemah. Otomatis, jumlah sel CD4-nya semakin berkurang. Jika kondisi ini berlanjut sampai ke level terendah, ia berada dalam tahap AIDS.

Faktor risiko penyakit HIV AIDS
Faktor risiko penyakit HIV AIDS maksudnya orang-orang yang berisiko besar tertular penyakit HIV AIDS. Mereka adalah
  • Orang yang melakukan seks bebas tanpa memakai pelindung (kondom).
  • Pengguna jarum suntik secara bersama-sama (biasanya para pengguna narkoba).
  • Penerima transfusi darah.
  • Bayi yang dilahirkan oleh wanita yang terinfeksi virus HIV.
Jika Anda termasuk ke dalam salah satu kategori tersebut, Anda wajib melakukan tes HIV AIDS secara berkala. Hal ini dimaksudkan agar Anda terhindar dari penyakit berbahaya ini. Jangan lupa juga, berhati-hatilah dalam melakukan segala bentuk perbuatan yang berisiko mengkontaminasi tubuh dengan virus HIV. (source : anneahira.com)

Itulah artikel informasi seputar penyakt hiv aids mudah-mudahan bermanfaat, baca juga artikel penyakit lain tentang kanker payudara, kolesterol tinggi, penyakit asam urat, sakit maag dan artikel tentang penyakit darah tinggi dan bagi yang akan menambahkan silahkan isi komentar di bawah.