Showing posts with label Seksologi. Show all posts
Showing posts with label Seksologi. Show all posts

Sunday, July 20, 2008

Saat Sulit Mencapai Orgasme

Kesulitan untuk mencapai orgasme yang dialami perempuan, tak semata-mata disebabkan oleh pasangan yang tak "pintar". Bisa jadi hal ini ini bersumber dari diri perempuan itu sendiri.

Untuk memastikannya, cobalah jujur terhadap diri sendiri saat membaca check list berikut ini:

Pasrah pada pasangan

Menurut pakar seks yang menulis You Can Be Your Own Sex Therapist, Carole Altman, Ph.D, pencapaian orgasme tidak hanya di tentukan oleh aktivitas pasangan, namun juga Anda. Lelaki memang lebih sering ingin melakukan intercourse, namun perempuan setidaknya memerlukan 20 menit foreplay sebelum melakukan persetubuhan.

Solusi: Jangan takut mengatakan pada pasangan bahwa Anda perlu mempersiapkan diri untuk melakukan hubungan intim, dan Anda butuh rangsangan lebih lama untuk menaikan gairah.

Pikiran tidak terfokus

Keinginan untuk tampil sempurna adalah salah satu kesalahan yang justru membuat perempuan tidak mencapai kenikmatan saat bercinta. Sexolog Gloria G. Brame, Ph.D mengatakan bahwa otak adalah bagian vital untuk merasakan sensasi bercinta dan melepaskan zat yang memicu rasa puas.

Pikiran-pikiran yang bukan hal utama, seperti; "Apakah posisi ini membuat saya lebih ramping?" atau "Apakah dia menyadari selulit di paha?" Membuat pikiran perempuan teralihkan dan menurunkan kenikmatan aktivitas seksual.

Solusi : Tunda dulu segala pikiran yang tidak berhubungan dengan aktivitas seks. Berkonsentrasilah pada aktvitas yang sedang dilakukan, termasuk reaksi tubuh. Anda juga bisa lakukan pernafasan yoga, yaitu menyamakan irama pernafasan dengan pasangan.

Sumber : www.conectique.com

Kenali Perusak Mood Bercinta Anda

Usia pernikahan Diandra dan suaminya baru memasuki 1 tahun, tapi 2 bulan terakhir mereka seperti kehilangan gairah untuk bercinta. Hal seperti ini bisa dialami siapapun juga. Mood bercinta menurun dan akhirnya hubungan dengan pasangan merenggang. Sebelum bertambah parah, kenali penyebabnya, dan siasati.

Tekanan pekerjaan
Kesibukan Anda dan pasangan di kantor merupakan salah satu penyebab gairah cinta meredup. Pasalnya lebih dari delapan jam Anda menghabiskan waktu di kantor, duduk di depan komputer, dan bersitegang dengan bos. Akhirnya, ketika sampai di rumah fisik dan pikiran Anda sudah lelah. Keinginan untuk bercinta pun lenyap.

Satu-satunya cara agar Anda masih punya waktu untuk bercinta adalah menjadwalkan aktivitas bercinta. Jika Anda bisa memaksakan diri untuk meeting dengan bos, kenapa tidak melakukan hal yang sama dengan pasangan. Jadi buatlah janji berendam air hangat di bathtub berdua atau makan malam di restoran romantis untuk membangkitkan kembali gairah bercinta Anda.

Terlalu banyak tahu
Teori mengatakan untuk kelanggengan suami-istri tidak boleh ada rahasia antara mereka. Tapi ternyata teori ini tidak berlaku untuk urusan seks. Jika si dia sudah tahu semua hal tentang diri Anda, termasuk daerah sensitif dan gaya favorit, maka cenderung mudah terjadi kebosanan. Pasalnya si dia jadi enggan bereksperimen dengan hal-hal baru karena takut Anda tidak suka dan hanya menstimulasi bagian itu saja.

Untuk menyiasatinya adalah Anda bisa “berpetualang” mencari zona erotis lain atau mencari alternatif foreplay agar si dia penasaran. Misalnya, bila biasanya Anda menggoda dengan lingerie yang seksi, kali ini Anda bisa mencoba bergaya sporty dengan kaus tank top putih (tanpa bra tentu saja) plus celana boxer si dia. Minta si dia mengeksplorasi daerah-daerah yang selama ini dia abaikan seperti belakang telinga, tengkuk, belakang lutut atau lengan bagian bawah. Pikirkan sesuatu yang kreatif dan menyenangkan.

Mempermasalahkan keadaan diri sendiri
Anda masih saja bermasalah dengan bentuk payudara yang tidak penuh atau selulit yang tidak hilang? Bila terus mengritik diri sendiri, yakinlah, mood suami yang tadinya menyala-nyala seketika akan padam. Jangan salahkan suami yang tidak pengertian, tapi siapa sih yang tahan dengan orang yang tidak pernah puas dengan diri sendiri?

Jika Anda sadar apa yang terjadi dengan tubuh Anda, berusahalah! Rajin luluran, atur pola makan dan berolahraga bisa jadi solusi. Cara ini tidak hanya mengubah fisik, tetapi juga membuka wawasan sehingga Anda menjadi lebih percaya diri. Ditambah bonus suami senang dengan tubuh dan penampilan Anda yang lebih segar.

Sumber : www.conectique.com

Seks & Laki-laki, Rahasia Di Baliknya

Pernah Anda merasa betapa pasangan Anda sangat menyebalkan dan sulit dimengerti? Laki-laki memang mahluk yang penuh misteri. Itu sebabnya perempuan tidak pernah habis untuk membahasnya dan mencoba untuk mengerti mereka.

Dalam hal seks, juga seperti itu. Para laki-laki ternyata juga menyimpan rahasia tentang seksualitas mereka. Padahal dalam hati mereka sangat ingin sekali dapat memberitahu Anda. Hanya saja soal urusan berkata-kata para laki-laki ini selalu mengalami kesulitan.

Penasaran ingin tahu apa yang ada dalam isi otak mereka soal seks? Berikut jawabannya:

The First Time

Ingat malam pertama? Jika Anda berpikir selama ini hanya perempuan yang gugup pada malam pertama, ternyata para laki-laki juga mengalami hal yang sama. Tidak hanya gugup untuk pertama kali, bahkan mereka juga ketakutan! Ketakutan mereka pastilah seputar apakah ia dapat memberikan kepuasan terhadap pasangannya? Sebab jika tidak itu bisa menyakiti harga dirinya.

Laki-laki Juga Suka Pura-pura

Tidak hanya perempuan, laki-laki pun juga melakukan pura-pura orgasme. Terutama ketika ia memakai kondom, Anda tidak akan tahu mereka mengalami ejakulasi atau tidak.

Foreplay

Baiklah, memang terkadang bagi laki-laki, prinsip mereka dalam bercinta adalah langsung ke main course. Tentunya hal ini kurang memberi kepuasan pada Anda. Tapi laki-laki ternyata juga menyukai foreplay kok. Semakin seorang laki-laki mengerti perempuan, ia akan semakin sadar bahwa dengan foreplay mereka jug a bisa mendapatkan kepuasan.

Erection = the 'non-stressed' position

Bingung men gapa laki-laki atau bahkan pasangan Anda ereksi saat mereka tidur? Ereksi tersebut terjadi karena mereka dalam keadaan tidak stres. Jadi jika Anda ingin membuat pasangan menginginkan Anda, Anda (sebenarnya) tidak perlu usaha terlalu keras. Buat saja dirinya nyaman. Massage akan lebih ampuh dibanding strip-tease.

Ukuran penting?

Ternyata meskipun perbincangan ini lebih sering dibahas diantara perempuan, laki-laki ternyata diam-diam juga mempermasalahkan hal ini. Sebenarnya alat kelamin laki-laki yang kecil dapat cukup memanjang ketika ereksi. Sedangkan yang besar tidak bisa memanjang seperti yang kecil. Jadi, katakan yakinkan bahwa Anda tetap akan mendapatkan kepuasan tidak peduli ukurannya.

Katakan yang Anda inginkan

Ketika laki-laki jatuh cinta, mereka cenderung merasa ingin dibutuhkan, diinginkan. Jika tidak, mereka akan merasa mereka yang selalu menjadi pihak yang meminta dan memberi cinta lebih banyak dibanding Anda. Sebenarnya, laki-laki menyukai perempuan yang tahu bagaimana berkomunikasi keinginannya. Itu saja.

Sumber : www.conectique.com

Manfaat Aktivitas Seksual Untuk Kesehatan

Banyak orang menyukai seks karena menyenangkan dan memberikan kepuasan. Namun sebenarnya aktivitas seksual tidak sekadar memuaskan kebutuhan biologis namun juga memiliki kontribusi besar bagi kesehatan tubuh Anda.

Berikut 5 alasan mengapa aktivitas seks bisa membuat hidup Anda lebih sehat dan bahagia :

1. Seks menyembuhkan sakit kepala.
Jika selama ini merasa sakit kepala membuat Anda tidak bisa menikmati seks, justru sebaliknya, seks akan menyembuhkan sakit kepala Anda.
Aktivitas seksual merangsang produksi hormon oxitocin di hyphotlamus yang kemudian dialirkan ke seluruh jaringan otak. Oxitocin ini akan memicu produksi hormon lain, yaitu endorphine. Hormon ini menimbulkan efek santai. Sebuah penelitian membuktikan peningkatan oxytocin dapat menyembuhkan sakit kepala, kram, susah tidur bahkan stres. Karenanya mereka yang melakukan hubungan seks lebih sering akan terlihat lebih bahagia dan dapat mengatasi stres lebih baik.

2. Melancarkan peredaran darah
Ketika Anda terangsang dan bergairah, jantung akan berdetak lebih cepat dan memompakan darah lebih cepat sehingga peredaran darah ke otak dan seluruh tubuh meningkat. Ketika peredaran darah lancar, maka pergantian darah kotor dengan darah segar juga berlangsung cepat, sehingga tubuh senantiasa segar.
Jadi manfaat lainnya adalah tubuh Anda selalu segar.

3. Menjaga kebugaran
Anggapan melakukan hubungan seks sebanding dengan olahraga adalah benar. Manfaat aktivitas seks yang lain adalah membuat tubuh tetap fit dan memotivasi Anda untuk menjaga bentuk tubuh agar tetap proposional.
Sebuah penelitian yang pernah dilakukan memaparkan, dengan melakukan hubungan seksual, Anda membakar 150 kalori setiap setengah jam. Jadi, apakah Anda masih menolak melakukan olahraga yang menyenangkan ini?

4. Obat awet muda
Apakah Anda tahu, setiapkali orgasme saat berhubungan seks, produksi hormon DHEA (Dehydroepiandrosterone) meningkat. DHEA adalah hormon yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan menjaga kulit tetap sehat dan bahkan bisa bekerja sebagai antidepresi alami bagi Anda.
Jadi, semakin sering Anda bisa berhubungan seks dan orgasme, Anda menjadi awet muda dan hidup lebih lama.

5. Peningkatan Estrogen dan Testosterone
Lelaki dan perempuan masing-masing memproduksi hormon testosterone dan estrogen. Lelaki memproduksi lebih banyak testosterone sedangkan perempuan lebih banyak memproduksi estrogen. Saat Anda melakukan hubungan seks, produksi hormon testosteron dan estrogen akan meningkat.

Bagi lelaki, hormon testosteron tidak hanya meningkatkan libido, namun bisa juga memperkuat tulang dan otot sekaligus menjaga kerja jantung agar selalu dalam kondisi stabil. Sedangkan pada perempuan meningkatkannya hormon testosteron, membuat Anda menginginkan penetrasi dengan pasangan Anda.

Aktivitas seksual juga meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Pada perempuan hormon estrogen memberi efek sentimentil namun sekaligus melindung mereka dari sakit jantung. Sedangkan bagi lelaki, efek dari meningkatnya kadar estrogen justru akan membuat mereka lebih kalem dan tenang.

Tak disangka, ternyata aktivitas seksual memiliki manfaat besar tak hanya sebagai kegiatan reproduktif semata.

Sumber : www.conectique.com

Thursday, July 10, 2008

Seks Pasca Operasi Prostat

Anda yang mengidap kanker prostat dan berpikir untuk mengangkat kelenjar tersebut, kini dapat berbesar hati bahwa akan sangat memungkinkan untuk mengembalikan aktivitas seksual Anda, pasca operasi tersebut.

Menurut National Cancer Institute di Amerika Serikat, sekitar 219 ribu pria setiap tahun didiagnosa menderita kanker prostat dan hampir separuh dari angka itu mengalami pengangkatan kelenjar.

Sebuah penelitian di tahun 2005 memperlihatkan bahwa setahun setelah operasi, 97 persen pasien mampu untuk mencapai tahap “cukup kuat untuk penetrasi.” Namun, akhir tahun lalu, George Washington University dan New York University menyebutkan bahwa hanya kurang dari separuh pria yang telah dioperasi merasakan kehidupan seks mereka kembali normal pada jangka waktu setahun.

Beberapa variabel memberi pengaruh besar: tipe pasien, aktivitas seks sebelum operasi, dan yang paling penting adalah definisi impotensi yang digunakan oleh para dokter. Pasien yang tidak pernah menggunakan obat penguat sebelum operasi memiliki 85 persen peluang memperoleh kembali ereksinya setelah 18 bulan pasca operasi. Sementara pria berumur atau yang menggunakan obat ereksi sebelum operasi akan sulit pulih.

Variabel definisi impotensi-lah yang sering menimbulkan salah pengertian. Pasien menganggap ketidakpuasan seks setelah operasi sebagai impotensi, sementara bagi mata dokter, kemampuan ereksi sampai tahap “cukup kuat untuk penetrasi” sudah merupakan suatu keberhasilan.

Sumber : www.solusisehat.net

Sex bikin awet muda, benarkah ?

Saya kurang setuju dan juga ragu-ragu kalau ada pernyataan yang menyatakan "Sex bikin awet muda". Karena saya belum pernah menemukan artikel yang bener-benar bisa menjelaskan secara ilmiah mengenai sex ini.

Namun saya pernah membaca artikel-artikel yang menyatakan bahwa sebuah penelitian membuktikan aktivitas sex dapat memperkebal sistem imun dan bisa menjadikan seseorang awet muda. Hasil penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa hubungan sex mampu menangkal gangguan salesma penyakit-penyakit tertentu lainya.

Menurut para peneliti tersebut, hubungan sex yang dilakukan dua kali dalam satu minggu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kok bisa ya, gimana juga cara meneliti hal ini ?

Salah seorang dokter dari peneliti tersebut mengungkapkan mereka mengambil beberapa sample dari air liur seseorang yang selesai hubungan intim namun sebelumnya juga diambil sampelnya sebelum melakukan hubungan intim.

Hasilnya terbukti bahwa sex dapat meningkatkan sistem imun dan bila sistem imun meningkat dengan sendirinya penyakit dan virus-virus akan tidak mudah menyerang tubuh.

Lantas kenapa testnya kok dari air liur ya? begini, air liur itu memiliki kandungan Imunoglobalin A yang diakui cukup akurat untuk mengukur kadar kebaikan dari sebuah Imun itu tadi.

Sebuah penelitian serupa juga pernah diadakan di Scotland, University Edinburg, dan pernah terbit buku bertajuk Secret of the super young, yang kajianya menyatakan 95% orang akan tampak lebih muda jika kebutuhan sexnya tercukupi.

Sumber : http://obrolanku.blogspot.com

Mengatasi Masalah Kecanduan Seks

Orang bijak sering mengatakan, hal apapun jika terlalu berlebihan adalah buruk akibatnya. Bagaimana dengan tindak dan aktivitas seksual? Apakah orang yang sangat kecanduan seks juga buruk akibatnya. Mungkin ada yang mengatakan Iya adapula yang membantahnya. Tak perlu diperdebatkan, tapi simak informasi berikut tentang masalah kecanduan seks ini.

Apa itu kecanduan seks?
Para ahli menyimpulkan bahwa kecanduan seksual adalah aktifitas seksual yang kemudian menjadi tak terkontrol. Kecanduan terhadap seks memaksa si 'penderita' untuk selalu mencari peluang dan bisa berhubungan seksual tiap saat, yang bisa berpengaruh terhadap diri sendiri, hubungan sosial dan lingkup pekerjaan.

Bagi Pria pecandu seks, hal ini dapat mendatangkan ‘malapetaka’ bagi dirinya sendiri, apalagi bila tidak disertai pikiran yang dewasa. Masalahnya pecandu seks umumnya merasa tidak ada yang salah dengan dirinya. Kebanyakan dari Pecandu seks akan menyangkal jika ada yang mengatakan dirinya bermasalah. Alasan yang ‘pintar’pun kerap terucap dari pecandu seks, jika pada mereka ditanyakan alasan mengapa baginya seks adalah segalanya.

Kecanduan seks bentuknya bisa macam-macam, tapi pada umumnya berupa perilaku di luar kontrol. Perilaku tersebut misalnya :
- Menyukai hal-hal berbau pornografi secara berlebihan
- Ekshibisionis dan sejenisnya
- Terlalu sering masturbasi
- Suka Telepon atau internet seks
- Affair yang dilakukan dengan banyak orang
- Seks beresiko (high risk sex)

Seks dapat menjadi satu 'ketergantungan' sama halnya saat Anda tergantung pada alkohol dan minuman keras lainnya. Selama melakukan hubungan seks, tubuh kita menghasilkan satu reaksi kimia yang membuat kita merasa 'nyaman' dan tenang.

Beberapa orang menjadi kecanduan terhadap 'khasiat' dari reaksi kimia ini dan menjadi terobsesi untuk selalu mendapatkan sensasi seks yang lebih tinggi lagi. Dan tubuhpun terbiasa dengan reaksi kimia ini, sehingga para 'pecandu' itu selalu berusaha untuk mempertahankan kegiatan seksualnya, agar mendapatkan 'kondisi' yang telah terbiasa itu.

Bedanya pecandu seks dan penikmat seks, pecandu seringkali tidak peduli jika dirinya dalam bahaya saat ingin melakukan aksi seksualnya. Penikmat seks masih bisa berpikir ‘lurus’ dan mundur jika aksi seksualnya akan mendatangkan bahaya atau malu, baik pada dirinya ataupun pada pasangannya. Sedangkan pecandu akan jalan terus dan tidak peduli dengan konsekuensinya.

Sekitar 2-6 persen dari jumlah populasi penduduk dunia mengalami kecanduan seksual. Tapi bisa jadi kenyataannya lebih besar dari jumlah itu, mengingat para pencandu biasanya malu untuk mengakui keadaan dirinya dan tak punya keberanian mengunjungi dokter untuk mencari bantuan.

Batasan untuk yang mengidap ketagihan seks ini pun tidak terbatas usia, pekerjaan dan jenis kelamin. Sejak penggunaan internet semakin meluas, dimana layanan jasa berbau seks semakin murah dan mudah, para ahli memperkirakan para penderita pecandu seks semakin bertambah jumlahnya.

Dr. Patrick Carnes, salah satu ahli di bidang perlaku penyimpangan dan kecanduan seksual, mengatakan bahwa ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai tentang kecanduan seksual, yakni:

1. Merasa bahwa tindakan Anda mulai tak terkontrol
2. Kecenderungan untuk melakukan aktifitas seksual yang merusak / beresiko tinggi
3. Suka berfantasi seksual untuk memenuhi keinginan seksual yang tak bisa tercapai
4. Merasa tak mampu untuk menghentikan sikap kita, walaupun tahu tentang segala
konsekuensi atas tindakan Anda tersebut
5. Selalu menginginkan aktifitas seksual yang lebih, minimal seperti yang pernah didapatnya
atau malah lebih dari itu
6. Lebih banyak menghabiskan waktu hanya untuk memenuhi keinginan seksual dan segala hal
seputar aktifitas seksual
7. Lebih mementingkan aktifitas seksual diatas kebutuhan untuk bersosialisasi, urusan
pekerjaan dan hiburan yang lainnya.
8. Selalu ingin melakukan hal-hal yang berbau seksual

Bagaimana Mengatasi
Jika Anda merasa memiliki perilaku seperti disebutkan di atas, yang pertama harus disadari adalah kecanduan seksual adalah masalah serius yang tidak akan hilang dengan sendirinya. Anda harus mendapatkan pengobatan atau terapi untuk menyembuhkannya.

Kebanyakan penderita merasa kesulitan untuk mengubah perilakunya sendiri. Anda mungkin bisa mengurangi kegiatan seksual untuk sementara, tetapi biasanya siklusnya akan semakin sering dan sulit untuk diputus. Jasa terapi dari para profesional bisa membantu Anda memahami apa yang terjadi dan menguatkan semangat Anda untuk mengubahnya menjadi kehidupan seksual yang lebih sehat.

Mengobati kecanduan seks, seperti kecanduan lainnya, sangat tergantung dari orang bersangkutan. Jika ia bisa menyadari bahwa perbuatannya salah dan ada kemauan untuk mengubahnya, pengobatan menjadi lebih mudah. Proses pengobatan bisa berupa serangkaian terapi mengenai kesehatan seksual, hubungan cinta yang sehat, pernikahan, atau mengikuti program support group. Terkadang obat-obatan tertentu, seperti Prozac atau Anafranil, diperlukan untuk menahan dorongan seksual yang berlebihan.

Jika pasangan Anda mengalami kecanduan seksual, hal ini adalah tantangan untuk Anda untuk membantunya mengubah perilakunya. Perlu Anda sadari juga bahwa tidak ada seorang pun yang bisa sembuh dari rasa ketagihan kecuali ia menerima bahwa dirinya punya masalah dan bertekad untuk berubah. Memiliki pasangan yang kecanduan seks memang berat dan membingungkan, tetapi bukan tak mungkin hal ini disembuhkan. Anda hanya perlu mendorongnya untuk berkonsultasi ke dokter.

Sumber : www.solusisehat.net

7 menit saja untuk seks

Jika Anda menkhawatirkan ritme kesibukan mengganggu kehidupan seks Anda, maka melalui sebuah penelitian terbaru, hal ini adalah nonsense. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine mengatakan bahwa dalam keadaan sibuk pun kita dapat menyesuaikan dengan kebaikan seks.

Pertanyaan seputar berapa lama waktu ideal melakukan seks memang menjadi perdebatan. Mengenai yang satu ini, para ahli di Amerika Serikat membeberkan sebuah temuan menarik. Menurut hasil penelitian mereka, hubungan seks terbaik seharusnya berlangsung antara tujuh hingga 13 menit saja, dan bahkan ngeseks selama tiga menit pun dapat dikategorikan cukup.

Penelitian dilakukan di Amerika Serikat dan Kanada dengan mengambil sampel secara acak. Tujuan dari penelitian ini adalah meluruskan pendapat yang mengatakan bahwa beraktifitas seks adalah harus melalui waktu yang lama.

Peneliti menemukan bahwa kebanyakan masyarakat AS mengharapkan penetrasi berlangsung selama 15 sampai 20 menit, namun hampir 50 % kaum pria tidak dapat memenuhi harapan tersebut. Dr. Eric Corty dari the Behrend College in Erie, Pennsylvania mengatakan kenyataan yang sebenarnya memang menyakitkan dan ini coba diluruskan dalam penelitian mengenai waktu ideal dalam bercinta, termasuk didalamnya adalah memperhitungkan masalah disfungsi seksual dan keadaan lainnya.

Untuk aktifitas seksual, ada permasalahan gender disini, terutama berkaitan dengan fantasi ideal seks itu sendiri. Bagi pria, kebanyakan menginginkan waktu yang panjang dan lebih panjang lagi dalam hal bercinta sementara wanita tidak mempermasalahkan waktu penetrasi yang pendek apabila kualitas 'relationship'nya berjalan dengan memuaskan. Tampaknya, banyak pria dan wanita masih memegang fantasi tersebut. Hasil dari penelitian ini, dengan menyediakan model yang realistis dan bukannya fantasi, akan sangat berguna bagi kaum pria dan wanita.

Sumber : www.solusisehat.net

Seks Pagi Hari

Bagi Anda pasangan muda umumnya hubungan intim lebih sering dilakukan di malam hari, terutama di hari kerja. Padahal sebuah penelitian mengatakan, seks di pagi hari akan menimbulkan sensasi kenikmatan yang berbeda!

Lebih bersemangat
Pria biasanya 'terbangun' setelah tidur, ini berarti Anda berdua bisa berhubungan seks dengan menghemat waktu, tanpa perlu melakukan pemanasan terlalu lama. Secara psikologis, Anda juga makin percaya diri dan bersemangat ketika mengetahui bahwa pasangan juga telah siap menerima 'aksi' Anda kapan pun juga.

Lebih rileks
Bangun tidur adalah keadaan yang paling rileks bagi setiap orang, situasi ini sangat menguntungkan bagi pasangan suami istri, karena akan lebih mudah mencapai orgasme. Anda berdua belum sempat memikirkan hal-hal lain seperti pekerjaan ataupun masalah lainnya, sehingga hubungan seks pun lebih lancar.

Lebih berkualitas
Hubungan seks seks di pagi hari, meski dengan waktu terbatas, dijamin hasilnya lebih berkualitas. Pasalnya tubuh Anda dan pasangan berada dalam kondisi paling fit sehingga kepuasan yang didapatkan pun semakin maksimal.

Menjadi stimulan yang menyenangkan
Anda bisa menganggap 'serangan fajar' ini sebagai perangsang. Semacam menu pembuka, untuk selanjutnya menantikan hidangan yang sesungguhnya di malam hari. Aksi di pagi hari itu menjadi semacam stimulan membangkitkan gairah seks Anda.

Seks pagi juga dapat menjadi stimulan agar Anda lebih bersemangat menjalani aktivitas dan rutinitas hari itu.

Sumber : www.solusisehat.net

Wednesday, July 9, 2008

10 Alasan Sehatnya Seks

Joy Davidson seorang seksolog asal New York mengungkapkan bahwa seks memberikan banyak manfaat positif bagi kesehatan. Di bawah ini akan dijelaskan 10 manfaat dari berhubungan seks.

1. Seks Hilangkan Stres
Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Skotlandia, diungkapkan bahwa seks dapat melepaskan seseorang dari stres. Saat berhubungan seks, tekanan darah akan menjadi normal, sehingga ketegangan yang terjadi pun akan. dan stres pun akan teratasi.

2. Seks Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Universitas Wilkes. Para peneliti itu menemukan bahwa seks merangsang daya tahan tubuh alami di produksi dalam tubuh. sehingga semakin sering Anda melakukan hubungan seks maka daya tahan tubuh Anda semakin bertambah.

3. Seks Atasi Kelebihan Berat Badan
Saat berhubungan seks selama setengah jam, sekitar 3.570 kalori terbakar. Bayangkan berapa banyak kalori yang terbakar saat Anda berhubungan seks rutin dengan pasangan. Kelebihan berat badan, bukan lagi masalah.

4. Seks Bikin Jantung Sehat
Sebuah penelitian di Inggris dapat membuktikan bahwa semakin sering seseorang berhubungan seks, maka berpengaruh pada kesehatan jantungnya.

5.Seks Tingkatkan Percaya Diri
Saat melakukan hubungan seks, seseorang akan merasa puas dengan dirinya. Oleh karena itu hubungan seks dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

6. Seks Tingkatkan Keintiman
Saat melakukan hubungan seks, ada hormon oksitosin yang diproduksi. Hormon tersebut biasa disebut hormon cinta yang dapat meningkatkan rasa percaya dan sayang terhadap pasangan. Semakin sering berhubungan seks, maka kemesraan Anda dengan pasangan semakin terjaga.

7. Seks Dapat Hilangkan Rasa Sakit
Selain dapat meningkatkan keintiman, hormon oksitosin juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit secara alami.

8. Seks Kurangi Risiko Kanker Prostat
Ejakulasi pria saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya akan mengurangi risiko terkena penyakit kanker prostat.

9. Seks Latih Dinding Vagina
Saat melakukan seks, otot di dinding vagina ikut terlatih seperti saat melakukan latihan kegel.

10. Seks Buat Tidur Lebih Nyenyak.
Jika seks dapat membuat saraf mengendur dan tekanan darah menjadi normal, otomatis tidur akan menjadi lebih nyenyak. Waktu serta siklus tidur Anda menjadi normal.

Yang perlu diingat, seks sehat adalah seks yang dilakukan dengan cara yang sehat juga. Lakukan seks dengan pasangan resmi Anda, dan tetap setia pada pasangan!

Sumber : www.solusisehat.net

Monday, July 7, 2008

Libido Turun? Matikan Lampu!

Ternyata kadar penerangan ruangan bercinta dapat mempengaruhi libido perempuan. Sebuah penelitian membuktikan, semakin gelap ruangan, libido perempuan akan semakin tinggi.

Dari survei online yang dilakukan oleh sebuah slimming center terhadap 800 perempuan, 73 persen dari mereka menyatakan bahwa mereka merasa malu untuk disentuh atau dilihat oleh pasangan mereka jika lampu menyala saat melakukan hubungan seks.

Ternyata rasa malu itu timbul karena perempuan tidak percaya diri akan bentuk tubuhnya. Para perempuan yang disurvei mengaku kelebihan berat badan membuat mereka merasa tidak percaya diri dalam melakukan hubungan seks, demikian kutip detikhot dari News.com.au, Senin (16/6/2008). Namun ketika lampu dimatikan rasa malu dan kurang percaya diri itu menjadi menghilang.

Hasil survei itu juga menunjukkan bahwa 69 persen perempuan yang disurvei merasa kehilangan keinginan untuk melakukan hubungan seks ketika berat badan mereka bertambah.

Untuk mengatasinya, Amy Smith, juru bicara dari slimming center tersebut menghimbau para perempuan untuk menetapkan pola makan dan gaya hidup sehat. Sehingga selain kesehatan dan berat badan yang terjaga, hubungan dengan pasangan pun tetap lancar.

Sumber :

Friday, June 6, 2008

Cyber Sex di Persimpangan, Antara Mendidik dan Merusak

Meningkatnya kemudahan mengakses informasi dan banyaknya kesempatan mendapatkan berbagai peralatan serta waktu memberi efek yang cukup mengkhawatirkan bagi anak-anak muda jaman sekarang.

Androlog dari Fakultas Kedokteran, Universitas Katolik Fu Jen, Taiwan Dr. Han Sun Chiang, MD menyebut bahwa dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2249 siswa sekolah menengah atas di Taipei terungkap sekitar 57 persen para siswa ini telah terbiasa dan merasa nyaman berkencan dengan orang asing lewat internet dan bahkan melakukan hubungan seksual dalam semalam. Yang memprihatinkan, sekitar 5 persen dari mereka bahkan telah terbiasa dengan hubungan seksual semacam.

“Internet memang sangat membantu, namun sebaliknya penggunaan yang tidak benar justru menambah masalah sosial. Sekarang ini kekerasan seksual malah meningkat, kehamilan yang tidak diinginkan lebih kerap terjadi, penularan penyakit menular seksual tidak bisa terelakkan lagi,” jelas Han dalam Kongres.

Karena itu, tambah Han, inilah kesempatan baik untuk memanfaatkan internet sebagai ruang konsultasi sekaligus sarana pendidikan seksual bagi para remaja. Bahkan bagi orang dewasa, cyber sexual counseling atau konsultasi lewat internet merupakan sarana yang sangat membantu.

Di Taiwan, menurut Han, situs resmi yang dikelola pemerintah yang menyediakan informasi seputar bidang urologi dan seksual telah didirikan sejak tahun 2004. Sampai Februari tahun 2005 lalu, lebih dari 30 pertanyaan terkumpul dan 86 persen berisi seputar persoalan seksual.

“Kita percaya bahwa dalam era internet ini, cyber sex menjadi tren bagi berkembangnya kebiasaan seksual. Namun dengan internet pula, pendidikan lewat sarana ini pun bisa diterapkan pada generasi muda. Di masa yang akan datang, campur tangan media seperti konsultasi seksual lewat internet pasti akan berjalan lebih efektif lagi untuk menyelesaikan berbagai masalah seksualitas dalam masyarakat kita,” jelas Han panjang lebar.

Internet memang menyediakan kesempatan bertemunya antarpribadi, tidak pandang tempat karena akses sudah bisa dilakukan di mana-mana dan peralatan yang semakin portable, rahasia terjaga, dan yang paling penting informasi bisa disimpan dan didokumentasikan.

sumber : kompas.com