Showing posts with label kanker serviks. Show all posts
Showing posts with label kanker serviks. Show all posts

Sunday, May 20, 2012

Kanker, Siapa Takut ?

Tahukah Anda ada banyak cara untuk melindungi tubuh kita dari serangan kanker. Tentu saja ada beberapa usaha yang perlu Anda lakukan untuk hal tersebut. Misalnya saja, Anda seorang perokok, tidak ada alasan untuk berhenti merokok, mulai sekarang berhentilah merokok. Dengan berhenti merokok, Anda terhindar dari kanker paru-paru, kanker tenggorakan, kanker mulut, kanker kepala dan kanker pancreas.
Dengan menjaga berat badan, gaya hidup sehat dan diet secara teratur adalah cara lain untuk menghindari Anda terkena kanker. Anda bisa baca artikel mengenai diet di Rencana Diet dan Tetap Fokus Diet
Mempertahankan hidup sehat merupakan cara ampuh untuk menghindari dari beberapa jenis kanker, misalnya kanker payudara dan kanker kolorektal. Lakukan latihan olahraga secara rutin, sehingga tulang dan otot kita lebih kuat, jantung lebih sehat dan mengurangi lemak dalam tubuh kita. Dengan melakukan olahraga seperti jalan, jogging atau lari, dapat membantu penderita kanker dari pikiran stress, emosi yang tak terkendali dari penyakit kanker yang dideritanya. Tapi perlu diingat, untuk penderita kanker, sebelum melakukan olahraga, ada baiknya konsultasi ke dokter Anda.
Banyak dokter menyarkankan untuk latihan olahraga paling kurang 30 menit, olahraga dapat dilakukan selama 4 sampai 6 kali dalam seminggu. Lakukan olahraga secara perlahan dan secara rutin. Untuk yang memiliki penyakit jantung, olahraga dapat dilakukan sehari-hari, misalnya naik tangga, atau berjalan-jalan.
Pertahankan pola makan yang sehat, misalnya makan banyak sayuran, biji-bijian dan buah-buahan. Dengan pola makan sehat, berarti kita memilih makanan yang rendah lemak, gula dan garam. Makanlah sayuran dan buah-buahan secara rutin setiah hari. Bagi yang suka minum susu, carilah susu yang bebas lemak, misalnya anlene (bukan promosi loh).
Nah berikut ini tips diet sehat buat Anda :
  1. Kontrol Makanan Anda. Hindari makanan yang mengandung kalori tinggi, kolestrol, lemak, garam dan gula. 
  2. Bila Anda senang jajan diluar, perhatikan makanan Anda Hindari makanan yang mengandung gula tinggi, seperti sereal, kue, biskuit atau kue kering yang belum tentu mengandung gizi. 
  3. Hindari minuman beralkohol, karena Anda dapat terkena kanker mulut, kanker hati dan kanker payudara. Berhenti minum alkohol yah.
Untuk menghindari kanker kulit, Anda bisa berjemur dipagi hari, misalnya jam setengah 7 sampai setengah 8 pagi. Untuk siang hari pakailah tabir surya untuk menghindari sinar negatif dari sinar matahari di waktu siang hari.
Untuk kanker Hati, kanker serviks, Anda bisa langsung konsultasi dengan dokter Anda mengenai vaksinasi hepatitis B (vaksin Human Papilloma Virus (HPV)) dapat menyebabkan kanker serviks.
Demikian artikel mengenai kanker, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, Salam Sehat

Friday, May 18, 2012

Daun Sirsak Obat Kanker Serviks - Obat Kanker Alami

Daun sirsak (Nangka belanda,zuurzak,zuursak,dan banyak sebutan lain sirsak) menjadi solusi anti kanker alami  yang ampuh, seperti yang telah diberitakan oleh berbagai penelitian obat herbal di eropa khususnya di italia. Daun Sirsak mengandung zat anti kanker yang 10.000 kali lebih kuat dari pada menggunakan terapi kemo untuk kanker. Salah satu penyakit kanker yang saat ini telah menjadi momok adalah Kanker jenis serviks. Kanker jenis serviks ( serviks cancer)di wartakan sebagai salah satu penyebab utama kematian terbesar bagi kaum wanita. Saat ini ancaman terberat penyakit kanker serviks di seluruh dunia kian menyebar luas. Ada pun beberapa hal, pemicu kanker di antaranya adalah:

Faktor alami keturunan atau Genetika (Kanker Keturunan).
Penyakit Kanker kadang-kadang juga bisa terjadi karena faktor keturunan/genetic faktor ini di turunka dari orang tua kandung. Jika anda memiliki Anggota keluarga yang Mengidap kanker serviks, maka ada kemungkinan-kemungkinan besar juga sangat rentan terhadap kanker serviks ini. ini adalah bukan sebuah kepastian tapi setidaknya menjadi perhatian anda untuk berhati-hati terhadap kanker serviks.

Kebiasaan Buruk Merokok dan Asap Rokok adalh pemicu kanker.
Kanker juga bisa di Picu oleh nikotin dari asap rokok , sewaktu anda menghisap rokok maka nikotin masuk kedalam tubuh dan jantung. jantung sebagai pompa darah akan menyebarkan nikotin ke dalam darah dan ke seluruh tubuh, termasuk mulut rahim dan selaput leher rahim yang sensitive terhadap zat nikotin. jadi hal ini faktor utama timbulnya sel kanker serviks, sangat rentan Untuk wanita yang memiliki kebiasaan merokok.

Cairan "Pembersih miss V" atau Organ Intim Wanita pemicu kanker.
Anda harus waspada terhadap pembersih organ intim wanita atau "miss v" yang beredar sekarang, banyak yang mengandung bahan kimia. pembersih wanita tersebut dapat menimbulkan dampak dan terjadinya iritasi organ intim wanita. Banyak kalangan kaum hawa yang menganggap kalau pembersih miss V, bisa membunuh kuman pada vagina. Padahal di dalam organ intim wanita terdapat bakteri yang baik. yang biasa disebut dengan bakteri Bassillus Doderlain, yang bisa menghasilkan asam laktat. Bakteri ini mempunyai fungsi dapat membantu melembabkan organ intim secara alamiah. Jadi sangat di anjurkan untuk menggunakan pembersi yang terbuat dari berbahan alami atau pembersih wanita dari bahan herbal.

Terlalu Banyak Mengkonsumsi Lemak penyebab kanker.
Konsumsi Lemak berlebihan berpotensi akan memproduksi hormone ekstrogen berlebihan juga. Dan apabila terlalu banyak hormone ekstrogen dalam tubuh dan endometrium (badan rahim) terpapar oleh hormone ini maka kanker akan sangat mudah di picu untuk tumbuh subur. Jadi pola makan juga berdampak bagi tumbuhnya penyakit kanker.

Terlalu Minim konsumsi Vitamin harian.
Pola makan yang kurang sehat juga dampak bagi munculnya Kanker. Kadang-kadang Vitamin yang sering terlupakan untuk di konsumsi dalam jumlah banyak adalah vitamin C. Vitamin ini sangat penting posisinya dalam tubuh untuk memperbaiki dan memperkuat mukrosa. Bagi Kaum wanita kekurangan Vitamin C juga menjadi pemicu dan serangan kanker leher rahim. Sangat disarankan untuk Pria dan wanita agar perbanyak konsumsi sayuran,buah-buahan yang memiliki kandungan Vitamin C tinggi.

Penyakit Keputihan Berkepanjangan penyebab kanker.
Keputihan adalah penyakit umum yang biasa di hadapi kebanyakan kaum wanita. Bahkan bisa di katakan hampir semua kaum hawa ini pernah menhadapi sakit keputihan. meskipun keputihan adalah sesuatu yang wajar bagi wanita jika tanpa perhatian dan di biarkan maka akan memicu tumbuhnya kanker leher lahim wanita. penyakit Kanker serviks dapat juga di picu oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) virus ini juga peyebab kutil kelamin. Jika keputihan kurang mendapat perhatian maka virus ini dapat menimbulkan kanker rahim.

Melakukan Hubungan Intim Dibawah Umur sebabkan kanker.
Melakukan Hubungan Intim saat usia dini atau dibawah usia bisa memicu munculnya sel kanker . sebab ketika usia 12 tahun hingga 17 tahun adalah proses terjadinya perubahan sel dalam mulut rahim wanita yang sedang aktif-aktifnya. Pada waktu sel mengalami pembelahan secara aktif ( metaplasi ) sangat tidak di sarankan terjadi kontak ataupun rangsangan, termasuk memasukan benda asing ke dalam organ wanita usia dini. Sering berganti pasangan dalam hubungan intim (melakukan se** bebas) juga dapat beresiko terkena serangan kanker serviks. Menurut beberapa sumber penelitian di nyatakan bahwa penyakit kanker di picu oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Termasuk terlalu sering berganti pasangan dalam hubungan intim.

Khasiat dan kegunaan Daun Sirsak Melawan Kanker Serviks.

  • Daun sirsak sangat di rekomendasikan, karena dapat menonaktifkan zat aktif yang dapat menyebabkan kanker.
  • Daun sirsak Dapat menghambat proses berkembang biaknya dan pembelahan sel-sel kanker.
  • Daun sirsak Mematikan sel-sel kanker aktif.

Cara meramu daun sirsak menjadi obat kanker herbal.
Caranya meramu daun sirsak untuk di jadikan obat kanker adalah sangat-sangat mudah sekali.

  1. Petik daun sirsak segar, langsung di rebus dan minum ketika sudah dingin .
  2. Atau di rajang halus seperti teh dan dikeringkan.

intinya terserah anda mau kering apa segar? tanpa repot!, simpel dan sangat ampuh mengobati kanker secara alami. herbal ini sangat baik jika di konsumsi secara rutin. Ini mungkin alternatif termurah yang ada di alam.
Semoga posting ini bermanfaat!. Salam

Thursday, May 10, 2012

Cara Jitu Cegah Serangan Kanker Serviks yang Ganas

Anda tahukan yang disebut dengan pap smear ?. Pap Smear adalah pemeriksaan usapan mulut rahim untuk melihat sel-sel mulut rahim (serviks) di bawah mikroskop. Pap Smear merupakan tes skrining untuk mendeteksi dini perubahan atau abnormalitas dalam serviks sebelum sel-sel tersebut menjadi kanker. Dengan melakukan deteksi dini dengan melakukan pap smear setiap dua tahun sekali akan mampu mencegah serangan kanker serviks yang tergolong ganas. Menurut Dr. Indrawati Dardiri, Sp.OG dari RS Premier Jatinegara dalam Seminar Awam Kanker Serviks & Kesehatan Reproduksi Wanita di RS Premier Jatinegara mengungkapkan "Pertumbuhan sel-sel abnormal menjadi kanker terbilang cukup lama. Oleh karena itu penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai tindakan untuk mengatasinya". Menurut Data Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Indonesia menjadi dengan kasus kanker serviks tertinggi di dunia. "Setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks di Indonesia, dengan sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian," ungkapnya. Penyebab kanker serviks yang paling utama disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe yang sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. Dari keseluruhan tipe, virus HPV 16 dan 18 tercatat sebagai tipe virus HPV yang paling berbahaya. Hal lain yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah sel-sel abnormal pada leher rahim yang bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam waktu cukup lama. Ia menambahkan ada hubungan antara kebiasaan merokok dan meningkatnya risiko seseorang terjangkit penyakit kanker serviks, salah satunya penelitian dari Karolinska Institut di Swedia yang dipublikasikan di British Journal of Cancer tahun 2001, terbukti bahwa zat nicotin yang masuk ke dalam darah melalui asap rokok bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cervical neoplasia atau tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim yang merupakan awal berkembangnya kanker serviks.

Konsumsi Sayuran Hijau Tua dan Kuning

Bagi wanita yang tidak mengalami kanker serviks, langkah-langkah pencegahan adalah hal yang bijak untuk dilakukan. Beberapa langkah pencegahan antara lain dengan tidak berhubungan seksual dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan, mencegah hubungan seksual pada usia dini, memelihara kesehatan tubuh, melakukan pap smear secara rutin, dan menghentikan kebiasaan merokok. Hal lain yang bisa dilakukan adalah memperbanyak konsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning yang banyak mengandung beta karoten, vitamin C dan E, serta vaksinasi HPV yang bertujuan mencegah dan pengobatan terhadap infeksi virus. Tidak hanya masalah kanker, kesehatan reproduksi merupakan hal yang penting bagi setiap wanita terutama yang telah memasuki usia kematangan seksual. "Organ reproduksi wanita, mulai dari vagina hingga rahim, merupakan bagian yang rentan untuk terkena berbagai macam gangguan kesehatan," katanya. Oleh karena itu, organ reproduksi wanita wajib dijaga dan dirawat dengan baik. "Terganggunya kesehatan organ reproduksi wanita disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya pola makan yang kurang sehat, faktor kebersihan, dan juga faktor genetis yang dapat menjadi pemicu," paparnya.

Monday, March 5, 2012

Kanker Serviks




Kanker Serviks (Cervical Cancer) atau kanker mulut rahim? memang bukan nama yang asing. Terutama bagi kaum wanita merupakan momok paling mengerikan. Berikut 13 fakta tentang kanker serviks yang wajib kita ketahui :

1.Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).
Kanker ini 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Berawal terjadi pada leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh penderita.

2. Sebeberapa bahaya penyakit kanker serviks ini?

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks.
Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

3. Apa sebenarnya penyebab kanker serviks ini?

Pertama, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal.Akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18 Kedua, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

4. Bagaimana cara penularan kanker serviks ?

Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.
Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Henah lo, mangkanya jangan jajan yaa.

5. Yuk kenali apa saja gejala kanker serviks ini?

Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut.

Gejala kanker serviks tingkat lanjut :

munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
perdarahan di luar siklus menstruasi.
penurunan berat badan drastis.
Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.


6. Berapa lama masa pertumbuhan kanker serviks ini?

Masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) penyakit ini terbilang cukup lama, sehingga penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai langkah untuk mengatasinya.
Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks.

7. Benarkah perokok berisiko terjangkit kanker serviks?

Ada banyak penelitian yang menyatakan hubungan antara kebiasaan merokok dengan meningkatnya risiko seseorang terjangkit penyakit kanker serviks. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan di Karolinska Institute di Swedia dan dipublikasikan di British Journal of Cancer pada tahun 2001.
Menurut Joakam Dillner, M.D., peneliti yang memimpin riset tersebut, zat nikotin serta “racun” lain yang masuk ke dalam darah melalui asap rokok mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cervical neoplasia atau tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim. “Cervical neoplasia adalah kondisi awal berkembangnya kanker serviks di dalam tubuh seseorang,” ujarnya

8. Selain perokok siapa saja yang berisiko terinfeksi?

Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35-50 tahun, terutama Anda yang telah aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Hubungan seksual pada usia terlalu dini bisa meningkatkan risiko terserang kanker leher rahim sebesar 2 kali dibandingkan perempuan yang melakukan hubungan seksual setelah usia 20 tahun.
Kanker leher rahim juga berkaitan dengan jumlah lawan seksual. Semakin banyak lawan seksual yang Anda miliki, maka kian meningkat pula risiko terjadinya kanker leher rahim. Sama seperti jumlah lawan seksual, jumlah kehamilan yang pernah dialami juga meningkatkan risiko terjadinya kanker leher rahim.
Anda yang terinfeksi virus HIV dan yang dinyatakan memiliki hasil uji pap smear abnormal, serta para penderita gizi buruk, juga berisiko terinfeksi virus HPV. Pada Anda yang melakukan diet ketat, rendahnya konsumsi vitamin A, C, dan E setiap hari bisa menyebabkan berkurangnya tingkat kekebalan pada tubuh, sehingga Anda mudah terinfeksi.

9. Bagaimana cara mendeteksinya?

Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka).
Menggunakan asam asetat cuka adalah yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).

10.Bagaimana Mencegah Kanker Serviks?

Meski menempati peringkat tertinggi di antara berbagai jenis penyakit kanker yang menyebabkan kematian, kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya. Karena itu, upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Yaitu dengan cara :
tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti
rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
dan tentunya memelihara kesehatan tubuh

11. Seberapa penting memakai vaksinasi HPV?

Pada pertengahan tahun 2006 telah beredar vaksin pencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Vaksin ini bekerja dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks.
Selain membentengi dari penyakit kanker serviks, vaksin ini juga bekerja ganda melindungi perempuan dari ancaman HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil kelamin. Yang perlu ditekankan adalah, vaksinasi ini baru efektif apabila diberikan pada perempuan berusia 9 sampai 26 tahun yang belum aktif secara seksual.
Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu tertentu. Dengan vaksinasi, risiko terkena kanker serviks bisa menurun hingga 75%. Ada kabar gembira, mulai tahun ini harga vaksin yang semula Rp 1.300.000,- sekali suntik menjadi Rp 700.000,- sekali suntik.

12. Adakah efek samping dari vaksinasi ini?
Vaksin ini telah diujikan pada ribuan perempuan di seluruh dunia. Hasilnya tidak menunjukkan adanya efek samping yang berbahaya. Efek samping yang paling sering dikeluhkan adalah demam dan kemerahan, nyeri, dan bengkak di tempat suntikan.
Efek samping yang sering ditemui lainnya adalah berdarah dan gatal di tempat suntikan. Vaksin ini sendiri tidak dianjurkan untuk perempuan hamil. Namun, ibu menyusui boleh menerima vaksin ini.

13. Bisakah kanker serviks disembuhkan?

Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya.
Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan erapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.
Pilih mana? mencegah dengan vaksinasi atau anda memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoteraphy yang masih juga belum ada jaminan sembuh? Lebih baik mencegah daripada mengobati kanker serviks bukan?

sumber:FemaleKompas