Kopi memiliki manfaat lebih bagi pria yang
mengalami kerontokan rambut, karena
penelitian menunjukkan kopi dapat
dijadikan obat bagi pria botak.
Penelitian yang telah dipublikasikan
dalam International Journal of
Dermatolog menunjukkan bahwa kafein
pada kopi dapat merangsang
pertumbuhan folikel kecil di kulit kepala
pada pria yang mulai mengalami
kerontokan rambut.
Kafein bekerja dengan menghalangi efek
dari zat kimia yang diketahui dapat
merusak folikel rambut. Kebanyakan
kebotakan disebabkan karena folikel
rambut (kantung-kantung kecil di kulit
kepala tempat rambut tumbuh)
terpapar dihydrotestosterone (DHT)
terlalu banyak.
DHT merupakan bahan kimia yang
diproduksi oleh hormon testosteron
laki-laki. DHT diproduksi di beberapa
area tubuh, tetapi terutama dalam hati
dan kulit (termasuk rambut). Banyak
faktor yang meningkatkan produksi
DHT dalam tubuh, seperti stress,
genetika, hormon dan stimulan
tertentu.
Folikel rambut akan menyusut jika DHT
beredar terlalu banyak di dalam darah,
sehingga rambut menjadi lebih tipis dan
tumbuh menjadi tidak normal. Jika
terus dibiarkan, hal ini memicu
kebotakan di kulit kepala.
"Kafein adalah zat yang terkenal,
namun sedikit yang diketahui tentang
efeknya pada pertumbuhan folikel
rambut manusia. Tapi studi ini
menunjukkan kandidat yang
menjanjikan untuk stimulasi
pertumbuhan rambut," jelas Dr Tobias
Fischer, yang melakukan penelitian dari
University of Jena di Jerman.
Tetapi minum banyak kopi mungkin
bukan jawaban terbaik, karena para
ilmuwan memperkirakan setidaknya
butuh 60 cangkir sehari agar kafein
mencapai folikel di kulit kepala.
Sebaliknya, peneliti mengatakan
dibutuhkan lotion topikal yang kaya
kafein yang nantinya dioleskan pada
kulit kepala untuk memblokir efek dari
DHT yang merusak. Krim kafein ini
diharapkan dapat merangsang
pertumbuhan rambut.
sumber:Livestrong
Showing posts with label rambut rontok. Show all posts
Showing posts with label rambut rontok. Show all posts
Tuesday, November 29, 2011
Saturday, July 16, 2011
Rambut Rusak Pertanda Kesehatan Tubuh Buruk?
Tubuh memang
tidak bisa berbicara untuk mengungkapkan
yang terjadi di dalamnya. Tapi beberapa
ketidakberesan pada bagian tubuh termasuk
rambut dapat menjadi sinyal tertentu pada
kesehatan secara keseluruhan. Rambut yang
rusak bisa jadi pertanda bahwa kesehatan
tubuh buruk.
Masalah pada rambut seperti ketombe,
rambut rontok atau uban sering dianggap
sebagai masalah yang sepele. Padahal
rambut yang rusak bisa menjadi indikator
bahwa ada masalah pada tubuh yang lebih
serius.
Berikut beberapa arti dari rambut yang rusak
terhadap kesehatan tubuh, seperti dilansir
, Sabtu (16/7/2011):
1. Ketombe
Ketombe dapat disebabkan karena kulit
kepala terlalu kering atau terlalu berminyak.
Menggunakan sampo terlalu sering atau
jarang juga dapat menyebabkan ketombe.
Dermatologis juga percaya bahwa ketombe
disebabkan karena pertumbuhan jamur.
Ketombe tidak menunjukkan kondisi yang
merugikan kesehatan, tetapi ketombe
kuning dapat menjadi indikasi dermatitis
seboroik, yaitu kondisi kulit inflamasi yang
berkaitan dengan hormon, jamur atau
bahkan masalah neurologis tertentu.
2. Rambut rontok
Dermatologis percaya bahwa manusia
kehilangan sekitar 90 sampai 100 helai
rambut setiap hari. Jangan khawatir, sekitar
90 persen dari folikel rambut yang Anda
miliki, tumbuh secara teratur sementara 10
persen sisanya masuk ke mode istirahat
(fase telogen) dan rambut dari folikel ini
akan mati dan rontok setiap 2 sampai 3
bulan, yang kemudian akan diganti dengan
rambut baru. Siklus ini akan terjadi berulang-
ulang.
Rambut rontok bisa menjadi pertanda bahwa
pola makan Anda tidak sehat. Rambut
membutuhkan protein, zat besi, seng, vitamin
A dan asam lemak omega 3 untuk dapat
tetap sehat dan berkilau.
Nutrisi ini tidak dapat terpenuhi jika Anda diet
terlalu ketat. Jika Anda kekurangan gizi atau
mengalami gangguan makan, efeknya akan
sedikit terlihat pada rambut dan mulai
rontok.
3. Uban prematur
Rambut uban tidak selalu menggambarkan
penuaan. Uban prematur juga terkait dengan
sifat-sifat keturunan. Beruban tidak benar-
benar dikaitkan dengan kesehatan yang
buruk, tetapi kondisi seperti anemia, masalah
tiroid, defisiensi vitamin B12 dan vitiligo
(kondisi kulit di mana terdapat kehilangan
warna coklat dari daerah kulit) bisa
menyebabkan ubanan dini.
Sumber : Lifemojo
tidak bisa berbicara untuk mengungkapkan
yang terjadi di dalamnya. Tapi beberapa
ketidakberesan pada bagian tubuh termasuk
rambut dapat menjadi sinyal tertentu pada
kesehatan secara keseluruhan. Rambut yang
rusak bisa jadi pertanda bahwa kesehatan
tubuh buruk.
Masalah pada rambut seperti ketombe,
rambut rontok atau uban sering dianggap
sebagai masalah yang sepele. Padahal
rambut yang rusak bisa menjadi indikator
bahwa ada masalah pada tubuh yang lebih
serius.
Berikut beberapa arti dari rambut yang rusak
terhadap kesehatan tubuh, seperti dilansir
, Sabtu (16/7/2011):
1. Ketombe
Ketombe dapat disebabkan karena kulit
kepala terlalu kering atau terlalu berminyak.
Menggunakan sampo terlalu sering atau
jarang juga dapat menyebabkan ketombe.
Dermatologis juga percaya bahwa ketombe
disebabkan karena pertumbuhan jamur.
Ketombe tidak menunjukkan kondisi yang
merugikan kesehatan, tetapi ketombe
kuning dapat menjadi indikasi dermatitis
seboroik, yaitu kondisi kulit inflamasi yang
berkaitan dengan hormon, jamur atau
bahkan masalah neurologis tertentu.
2. Rambut rontok
Dermatologis percaya bahwa manusia
kehilangan sekitar 90 sampai 100 helai
rambut setiap hari. Jangan khawatir, sekitar
90 persen dari folikel rambut yang Anda
miliki, tumbuh secara teratur sementara 10
persen sisanya masuk ke mode istirahat
(fase telogen) dan rambut dari folikel ini
akan mati dan rontok setiap 2 sampai 3
bulan, yang kemudian akan diganti dengan
rambut baru. Siklus ini akan terjadi berulang-
ulang.
Rambut rontok bisa menjadi pertanda bahwa
pola makan Anda tidak sehat. Rambut
membutuhkan protein, zat besi, seng, vitamin
A dan asam lemak omega 3 untuk dapat
tetap sehat dan berkilau.
Nutrisi ini tidak dapat terpenuhi jika Anda diet
terlalu ketat. Jika Anda kekurangan gizi atau
mengalami gangguan makan, efeknya akan
sedikit terlihat pada rambut dan mulai
rontok.
3. Uban prematur
Rambut uban tidak selalu menggambarkan
penuaan. Uban prematur juga terkait dengan
sifat-sifat keturunan. Beruban tidak benar-
benar dikaitkan dengan kesehatan yang
buruk, tetapi kondisi seperti anemia, masalah
tiroid, defisiensi vitamin B12 dan vitiligo
(kondisi kulit di mana terdapat kehilangan
warna coklat dari daerah kulit) bisa
menyebabkan ubanan dini.
Sumber : Lifemojo
Subscribe to:
Posts (Atom)