Radang usus besar
Kolitis adalah peradangan usus besar. Penyakit adalah hasil dari iritasi berkepanjangan dan radang pada membran yang memisahkan dinding usus besar. kolitis ( Radang Usus Besar) kronis adalah peradangan berkepanjangan parah dari usus usus Dan Usus besar , di mana borok terbentuk di dinding usus besar.
Pengobatan alami untuk kolitis
Colitis: menyembuhkan dengan pisang
Satu atau dua buah pisang matang di konsumsi setiap hari adalah salah satu solusi alami paling efektif untuk kolitis ulserativa. Mereka mudah dicerna dan sedikit pencahar, sehingga meningkatkan proses penyembuhan dari radang.
Memperlakukannya dengan whey
Segelas whey per hari merupakan obat yang efektif untuk kolitis.
Kelapa sebagai obat untuk ulseratif
Minum air kelapa setiap hari membantu dalam pengobatan kolitis. Karena berfungsi sebagai obat penenang di mukosa kolon.
Apel
Apel membantu untuk mengobati lesi ulseratif, karena konsentrasi tinggi zat besi dan fosfor.
Nasi
Nasi memiliki kandungan besar berserat, sehingga bertindak sebagai obat penenang dan kemudian obat alami untuk kolitis. Campur segenggam Nasi dengan segelas buttermilk dan pisang masak dan makan solusinya sekali sehari.
Gejala Radang usus besar
Ulcerative ini biasanya dimulai di bagian bawah ke atas usus dan menyebar. Gejala pertama adalah peningkatan gerakan usus, diikuti oleh pembalasan dari perut dan, kadang-kadang, darah dalam tinja.
Sebagai penyakit menyebar ke atas, tinja menjadi lebih cair dan sering. Hilangnya darah dan cairan dari usus menyebabkan kelemahan, demam, mual, muntah dan kehilangan nafsu makan.
Gejala lain dari kolitis adalah kembung, konstipasi dan insomnia.
Penyebab Kolitis/Radang usus besar
Penyebab utama dari kolitis adalah sembelit kronis.
Penyebab lainnya adalah kurang serat dicerna (sereal dan karbohidrat), penggunaan obat pencahar dan antibiotik dan stres.
Diet untuk kolitis
Diet memainkan peran yang sangat penting dalam pengobatan kolitis.
Mengkonsumsi banyak pepaya dan jus wortel, sayuran, nasi dan keju buatan sendiri.
Hindari gula putih,dan alkohol.
Showing posts with label usus besar. Show all posts
Showing posts with label usus besar. Show all posts
Sunday, February 26, 2012
Sunday, June 21, 2009
Salah Gaya Hidup, Awas Kanker Usus Besar
KANKER usus besar ditetapkan sebagai penyebab kematian nomor dua akibat kanker. Penyebab terjadinya kanker usus besar belum diketahui secara pasti. Namun, gaya hidup sehari-hari yang salah menjadi pemicu utama tumbuhnya sel kanker ini.
Pasien kanker usus besar tidak banyak terjadi pada usia tua. Justru, dirinya banyak menemukan pasien kanker usus besar dengan usia di bawah 40 tahun, yaitu sekitar lebih dari 30 persen. Faktor-faktor pemicu kanker usus besar yang utama, antara lain pola hidup dengan merokok, makanan yang tinggi lemak, kegemukan, pola memasak, dan kurang bergerak atau kurang olahraga.
Bisa juga karena faktor usia atau penuaan dan riwayat polip usus besar riwayat keluarga. Zat akrilamid atau french fries juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker di usus besar. Demikian pula dengan makanan-makanan yang menggunakan formalin.
Penerapan gaya hidup sehat mulai dari sekarang. Hal ini seringkali diremehkan karena tidak segera memberikan pengaruh saat ini juga. Namun, ternyata penting bagi kesehatan jangka panjang. Mulailah dengan memperhatikan proses memasak yang benar, terkait suhu dan lama memasak, jenis makanan serta cara memasak.
Pola memasak daging harus diperhatikan cara, suhu, dan waktu memasaknya. Yang perlu diperhatikan juga, jangan banyak makan daging merah karena bagi yang memiliki faktor risiko akan memicu. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah berwarna juga dianjurkan agar terhindar dari kanker usus besar. Pasalnya, sayuran dan buah berwarna banyak mengandung bahan-bahan antioksidan. Teh hijau pun mengandung antioksidan.
Sehari-hari, setiap orang memang selalu berhadapan dengan zat radikal bebas, baik dari udara maupun yang masuk lewat mulut. Bahkan di minyak goreng yang berhari-hari dipakai. Oleh karena itu, antioksidan menjadi penting. Antioksidan berfungsi sebagai pemulung. Zat antioksidan dapat memperlambat tumbuhnya sel kanker.
Pasien kanker usus besar tidak banyak terjadi pada usia tua. Justru, dirinya banyak menemukan pasien kanker usus besar dengan usia di bawah 40 tahun, yaitu sekitar lebih dari 30 persen. Faktor-faktor pemicu kanker usus besar yang utama, antara lain pola hidup dengan merokok, makanan yang tinggi lemak, kegemukan, pola memasak, dan kurang bergerak atau kurang olahraga.
Bisa juga karena faktor usia atau penuaan dan riwayat polip usus besar riwayat keluarga. Zat akrilamid atau french fries juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker di usus besar. Demikian pula dengan makanan-makanan yang menggunakan formalin.
Penerapan gaya hidup sehat mulai dari sekarang. Hal ini seringkali diremehkan karena tidak segera memberikan pengaruh saat ini juga. Namun, ternyata penting bagi kesehatan jangka panjang. Mulailah dengan memperhatikan proses memasak yang benar, terkait suhu dan lama memasak, jenis makanan serta cara memasak.
Pola memasak daging harus diperhatikan cara, suhu, dan waktu memasaknya. Yang perlu diperhatikan juga, jangan banyak makan daging merah karena bagi yang memiliki faktor risiko akan memicu. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah berwarna juga dianjurkan agar terhindar dari kanker usus besar. Pasalnya, sayuran dan buah berwarna banyak mengandung bahan-bahan antioksidan. Teh hijau pun mengandung antioksidan.
Sehari-hari, setiap orang memang selalu berhadapan dengan zat radikal bebas, baik dari udara maupun yang masuk lewat mulut. Bahkan di minyak goreng yang berhari-hari dipakai. Oleh karena itu, antioksidan menjadi penting. Antioksidan berfungsi sebagai pemulung. Zat antioksidan dapat memperlambat tumbuhnya sel kanker.
Subscribe to:
Posts (Atom)