Monday, October 17, 2011

Punya Gejala 3 P?Bisa Diabetes,Lho...


Saat ini Diabetes menjadi penyakit yang semakin meningkat penderitanya. Mungkin karena perubahan pola makan masyarakat, dimana konsumsi makanan manis dan berkolesterol makin banyak dijajakan.Hal ini memicu timbulnya Diabetes Tipe 2, yaitu Diabetes yang terjadi saat dewasa.


Diabetes Melitus (DM) adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibatekurangan hormon insulin secara absolut dan relatif. Maksudnya absolut apabila kita kekurangan hormon insulin sejak kecil, jadi merupakan bawaan, tapi bila relatif apabila kekurangan hormon tersebut terjadi saat kita dewasa, biasanya insulin masih diproduksi tapi dalam jumlah yang sedikit.

Diabetes dapat dideteksi dengan timbulnya 3 gejala awal yaitu: Poliurie(banyak kencing), Polidipsi (banyak minum) dan Polifagia (Banyak makan)

Poliurie : Banyak Kencing
Gejala awal diabetes melitus berhubungan dengan efek langsung dari
kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah mencapai 160-180
mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi
lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah
besar glukosa yang hilang. Ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah
yang berlebihan, maka penderita sering kencing dalam jumlah yang
banyak (poliuri).

Polidipsi:Banyak Minum
Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Banyak minum disini, lebih dari ukuran rata-rata minum orang normal yaitu 2 liter/hari, sedangkan untuk penderita Diabetes lebih dari 2 liter/hari.


Polifagia : Banyak makan
Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih sehingga penderita mengalami penurunan berat badan dan untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali
merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagia).

Tentu saja kalau sudah diketahui punya 3 gejala tersebut yang apling akurat adalah segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Apabila kadar gula darah kita diatas 160 ml/dl maka ada indikasi kita mengidap diabetes.

Baca aneka riset tentang managing diabetes

Jumlah Jam Tidur Anak Usia 0-12 Bulan

Berapa jumlah jam tidur anak yang baik? Sebaiknya, anak-anak tidur berapa jam dalam sehari?
Jumlah jam tidur anak usia 0-12 bulan dalam sehari bisa Anda lihat pada tabel berikut ini:

Daftar waktu tidur anak dalam sehari
Dari daftar di atas bisa dilihat bahwa anak usia 0-1 bulan dalam sehari waktu tidurnya kurang lebih 16 jam. Jadi jangan heran bila si baby koq tidur terus ya? Tidak apa-apa, itu

Sunday, October 16, 2011

Kuburan Massal Bayi di Lokasi Pelacuran Kuno



Puluhan bayi yang kelahirannya tak diinginkan pada zaman Romawi diduga dibunuh dan dikubur di sebuah lokasi pelacuran era Romawi di Buckinghamshire, Inggris.

Sebuah studi panjang mengenai pemakaman massal di sebuah villa Romawi di lembah Sungai Thames menunjukkan bahwa sebanyak 97 anak tewas dalam masa 40 pekan usia kehamilan atau meninggal sesaat setelah lahir.

Pakar arkelog yakin penduduk setempat di masa itu membunuh dan mengubur bayi-bayi tidak diinginkan itu di Hambleden, Buckinghamshire.


Kehamilan yang tidak diinginkan merupakan hal yang biasa terjadi di tempat pelacuran Romawi karena alat kontrasepsi belum umum dan orang-orang pada zaman itu masih menganggap pembunuhan bayi merupakan tindakan wajar.

Bayi belum dianggap sebagai manusia bila belum mencapai usia dua tahun. Sebelum berumur dua tahun, mereka tidak bisa dikubur di pemakaman layak. Konsekuensinya, mereka harus dikuburkan di tempat-tempat domestik pada zaman Romawi.

"Penjelasan satu-satunya yang mungkin, tempat terbaik untuk dijadikan kuburan adalah lokasi pelacuran," kata Dr Jill Eyers dari Chiltern Archaeology kepada BBC. Para ahli mengatakan bawa jumlah anak yang tewas di villa bernama Yewden itu sangat besar.

"Tidak ada lokasi lain yang menjadi tempat penguburan 97 bayi seperti ini," kata Dr Simon Mays, ahli biologi di Centre for Archaeology English Heritage yang mempelajari penemuan tersebut.

Bayi-bayi malang tersebut berukuran kurang lebih sama, menunjukkan bahwa memang terjadi pembunuhan, bukan karena penyebab alami yang bisa menyerang bayi pada usia berbeda. Hambleden, dekat dengan Sungai Thames, digali 100 tahun lalu dan merupakan peninggalan penting vila Romawi.

Arkeolog Alfred Heneage Cocks melaporkan penemuan ini pada 1921. Laporan tersebut, bersama dengan foto, ratusan artefak, puisi, dan tulang baru-baru ini ditemukan ulang di Buckinghamshire County Museum. Catatan tersebut menunjukkan lokasi tepat tubuh-tubuh bayi yang tersembunyi di bawah dinding atau dikubur di halaman dengan posisi saling berdekatan.

Tulang belulang mereka kini sedang diperiksa oleh English Heritage. Tim penguji berencana untuk melakukan tes DNA pada tulang untuk mengetahui jenis kelamin dan adanya kemungkinan hubungan kekerabatan satu sama lain.

Kalau artikel diatas bermanfaat, lebih baik anda berlangganan di bawah ini :



Powered by FeedBlitz

Sayang... Cemburu... Sayang... Cemburu...


(Foto: gettyimages)

“SAYA bingung dengan sikap Aulia (3 tahun), terhadap adiknya Fara (2 bulan). Kadang dia sayang, mau jagain, ambilin popok untuk adiknya tapi kadang dia gemes, mencium paksa atau memegang keras tangan adiknya hingga menangis,” keluh Mom Permai-mai tentang anak pertamanya.

Rasa cemburu yang diperlihatkan kakak kepada adiknya memang wajar. Ini dikarenakan untuk bisa menerima dan benar-benar sayang dan perhatian terhadap sang adik tidak mudah. Apalagi mengingat usia sang kakak masih batita.

Meski demikian, rasa kasih sayang dan tanggung jawab seorang kakak akan tumbuh bila dilatih dan dibiasakan. Jovita Maria Ferliana, MPsi dari Rumah Sakit Royal Taruma akan memberikan trik jitu agar si kakak sayang kepada adiknya.

Ego Kakak Baru Terbentuk

Menginjak usia 3 tahun, ego, self center dan pemuasan kebutuhan yang here (di sini) and now (sekarang) anak mulai terbentuk. Sehingga ia akan berlaku ‘Aku mau sekarang dan saat ini juga’.

Secara kognitif, anak mulai memahami ini mainanku, itu mainanmu, ini Ibuku, itu Ibumu dan sebagainya. Sehingga wajar jika si kakak menjadi kurang nyaman karena perhatian orangtuanya terbagi kepada sang adik yang masih bayi. Artinya, si kakak merasa kurang full mendapatkan perhatian dari Moms.

Jadi, tentu saja wajar bila si kakak akan merasa sedikit cemburu. Namun Moms jangan khawatir, karena hal ini alamiah terjadi pada si kecil yang baru berusia 3 tahun.

Hindari Mengevaluasi!

“Kakak keluar dong, Ibu sedang menyusui Adik nih!”
“Kakak duduknya jauhan dong, nanti kaki Adik kedudukan sama Kakak tuh?”
“Kakak nggak boleh berisik ya nanti Adik bangun!”
“Kakak nggak boleh lari-larian dong, nanti kena Adik deh!”

Kata-kata di atas merupakan beberapa bentuk kalimat yang bertujuan mengevaluasi si kakak. Mungkin Moms tidak sadar, tapi jika kata-kata tersebut terlontar, pasti kakak akan merasa sejak kehadiran adiknya, dialah yang harus kalah dan mengalah.

Padahal, dengan hadirnya adik kecil, bukan berarti kakan harus selalu mengalah. Berikan aturan yang adil, meski masih bayi, bukan berarti semua-semuanya untuk si adik.

Selalu Bersikap Adil

Untuk menghindari rasa cemburu si kakak, Moms harus memberikan perhatian yang proporsional, baik pada sang kakak maupun sang adik. Misalnya si kakak tidak boleh main mobil listrik ketika di dalam rumah, begitu juga dengan adik. Bila, kakak tidak boleh main games ketika jam belajarnya, adik pun mendapat peraturan yang sama.

Meskipun dia belum ikut belajar, hendaknya si adik pun tidak boleh melakukannya juga.
Begitu pula jika si kakak mempunyai mainan dan si adik menginginkannya, jangan Moms memintanya untuk langsung diberikan kepada sang adik.

Apalagi bila Moms sampai memaksa atau merampas mainan itu dari tangan si kakak. Berikan pengertian bahwa mainan tersebut boleh kakak dan adik mainkan, masing-masing selama 10 menit.

Perlakuan yang adil tersebut akan membuat si kakak merasa bahwa orangtuanya masih tetap memberikan perhatian kepadanya. Dan sang adik pun akan sejalan dan menghormati kakaknya. Dengan demikian, si kakak tidak akan takut kalau perhatian dan kasih sayang orangtuanya akan sepenuhnya tercurah kepada adiknya. (Sumber: Tabloid Mom & Kiddie)Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Friday, October 14, 2011

A Smile Make Healthy

A Smile look very simple and easy, just pull the corner of his lips to the side and show your teeth. But is not that simple, sometimes smiling at certain times very difficult. Especially if we do not "mood" for a smile. A smile has a close relationship with a person's character, because not a few found the individual nature of the "smile". Smile a lot of feelings associated with heart, soul and mood conditions. A smile can affect health, stress levels and our attraction. A smile is also one way if you want to ageless. Smiles are known to have health benefits, among which are :
A smile makes us more attractive. We will always be attracted to someone who is always smiling. People are always smiling had its own charm. Facial wrinkles, frown, get people away from us, but instead smile can make them interested.
2. Smiles change our mood. When we feel down or "down" try to smile. Maybe our mood will change for the better.
3. A smile can stimulate others smile. When someone smiled the smile that will make the atmosphere become brighter, change the mood of others around it and make everyone happy. People who like to smile brings happiness for people around him. Often a smile then you will be liked by many people.
4. A smile can reduce stress. Stress can actually appear in your face. A smile helps prevent the impression that we are actually tired or feeling "down". If you are stressed try to smile, then your stress will decrease and you will feel better to make the next step.
5. A smile increases the immune system (immune) your body. A smile can help the immune work in order to work properly. When you smile, immune function increases the chances of you become more relaxed.
6. A smile lowers your blood pressure. When you smile, then your blood pressure will decrease. If you do not believe, you can try it for yourself, if you have a blood pressure gauge in your home.
7. Smile issued endorphins (natural painkillers) and serotonin. Several studies have shown that a smile can be induced stimulation of endorphins, natural painkillers, and serotonin. A smile is a natural medicine.
8. A smile can lather your face and make you look younger. The muscles used to smile come to make you look younger. If you want something different, then give your smile all day, then you will look younger and feel better.
9. A smile makes you look successful. People who smile look more confident in living his life. Try smiling when you have a meeting and when there is a promise. Colleagues, friends, the people closest to you will feel something different.
10. A smile makes you stay positive. Smile! And now try to think of something negative without stop smiling. Is very difficult ? Because when you smile the smile that will send signals to your body that "Your life today is fine".

So keep yourself from depression, stress and worry with the one word, that is "smile", of course with a smile in place and the right place. If excessive, then others will think you're crazy. One more thing about smile because you get one value shadaqah. DO you are given a smile today ?