Showing posts with label batu ginjal. Show all posts
Showing posts with label batu ginjal. Show all posts

Monday, July 16, 2012

Manfaat Kentang : Melarutkan Batu Ginjal



Batu ginjal terbentuk ketika konsentrasi yang berlebihan dari mineral dan garam terakumulasi di ginjal dan akhirnya berubah menjadi masa padat.Kebanyakan batu ginjal yang masih kecil dan halus tidak menimbulkan gejala nyata,sedangkan batu ginjal yang besar dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan akan terasa sakit.Untuk membantu mencegah dan bahkan bisa melarutkan batu ginjal dengan mengonsumsi kentang karena kentang mengandung Vitamin dan mineral tertentu untuk melarutkan batu ginjal,Makan kulit kentang mentah atau direbus.

Ginjal memiliki banyak fungsi ,tapi yang utama adalah filtrasi cairan tubuh,keseimbangan air dan detoksifikasi.Kebiasaan makan tertentu menjadikan pembentukan batu ginjal,termasuk kurang minum air,makanan yang sangat asam dan mengonsumsi makanan minuman yang tinggi oksolat seperti bayam,tomat,coklat,kopi dan teh hitam.Ada beberapa jenis batu ginjal,tapi yang paling umum disebabkan oleh kalsium fosfat dan kalsium oksalat.Batu ginjal yang disebabkan kalsium fosfat mudah larut dengan dosis tinggi Vitamin C,sedangkan batu ginjal yang disebabkan kalsium oksalat bisa larut dengan tingkat tinggi Vitamin B dan magnesium.

Gejala

Batu ginjal yang masih kecil jarang menimbulkan masalah,tetapi kalau batu ginjal yang halusnya banyak bisa mengganggu sistem filtrasi ginjal.Batu ginjal besar menyebabkan banyak masalah kesehatan.Sakit punggung dan pegal-pegal punggung adalah gejala yang paling umum disebabkan batu ginjal yang halus tapi banyak.sebaliknya ,nyeri sangat parah pada panggul atau perut bagian bawah merupakan indikasi dari fragmen tajam longgar ginjal atau lewat bawah ureter atau uretra.Darah dalam urin juga merupakan indikasi kerusakan ginjal.

Kentang

Kentang dikupas atau tidak adalah sumber yang kaya pati,kalium,magnesium,kalsim,fosfor,vitamin B dan vitamin C serta sumber zat besi tembaga,mangan,garam sulfur.Anda bisa makan kentang mentah dikupas maupun tidak dikupas,dibakar atau direbus bisa melarutkan batu ginjal.






SUMBER

Thursday, August 26, 2010

Batu Ginjal Tak Selalu Akibat Pola Makan

ginjalPola makan sering dituding sebagai penyebab terbentuknya batu ginjal. Padahal tak selalu demikian. Masih banyak faktor yang berperan terhadap pembentukan batu ginjal.

Ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Dr. Rajesh Kalwani Sp.PD menjelaskan kalau pola makan bukanlah satu-satunya faktor pembentuk batu ginjal. Sebab banyak orang yang sudah menjaga pola makan tapi masih terkena batu ginjal.

“Hanya karena batu ginjal terbuat dari kalsium, maka ada anggapan kalau orang yang membatasi asupan kalsium akan terhindar dari batu ginjal. Faktanya, hal tersebut tak selalu benar,” ucap Rajesh.

Para ahli medis menduga hal itu terkait dengan faktor genetik. Adanya kelainan genetik membuat tubuh seseorang mengeluarkan kalsium atau zat lain yang bisa membentuk batuan secara berlebih.

Zat tersebut kemudian mengendap di ginjal atau saluran kemih. Kalau dibiarkan, zat tersebut akan mengeras jadi batu.

Meski demikian Rajesh setuju kalau pola hidup, termasuk pola makan, yang sehat akan menghambat pembentukan batu. Termasuk banyak minum air putih yang bisa mengikis batu hingga tak cepat membesar. (mic)

Saturday, June 13, 2009

Bahaya Dibalik Konsumsi Minuman Bersoda

SIAPA yang tidak suka minum minuman ringan bersoda (berkarbonasi)? Meminum minuman ini saat di tengah terik matahari, rasanya amat menyegarkan. Mendapatkan minuman ini pun mudah, minuman bersoda tersedia di kios penjual rokok, restoran, hingga kafe.
Namun tahukah Anda apa bahaya minuman semacam ini bila dikonsumsi secara berlebihan?

Minuman ringan berkarbonasi adalah sumber kalori terbesar dalam menu makan orang Amerika, yaitu sekitar 7% dari total pemasukannya.

Bila Anda menambahkan minuman non karbonasi, nilainya meningkat hingga 9%. Bayangkan bila Anda mengambil menu sarapan di restoran junk food, Anda memilih cheese burger dengan minuman cola.

Hitung saja berapa kalorinya. Tidak heran bila orang Amerika banyak yang mengalami obesitas dan diabetes.

Konsumsi harian sekitar 10-15 sendok teh gula murni artinya hampir sama dengan batasan yang direkomendasikan untuk konsumsi gula dari semua jenis makanan. Untuk mengatasi ketergantungan pada gula, seringkali orang lalu menggantinya dengan minuman buah, sport drinks, dan es teh.

Namun, semua jenis minuman ini ternyata juga mengandung banyak gula, yang juga menambahkan kalori di dalam menu diet kita. Sementara itu, pembuat minuman ringan mengantisipasi kekhawatiran konsumennya tentang gula ini dengan memproduksi versi "diet" dengan embel-embel seperti "sugar-free".

Namun sudahkah langkah ini menyelesaikan masalah kesehatan penikmatnya? Minuman ringan berkarbonasi ternyata tidak hanya bermasalah dengan kandungannya, tetapi bagaimana minuman ini berhasil menggantikan minuman sehat yang biasa kita konsumsi.
Beberapa penelitian menunjukkan, minuman ringan ini merupakan biang keladi dari obesitas, osteoporosis, kerusakan gigi, penyakit jantung, batu ginjal, dan berbagai penyakit lainnya.

Imbangi dengan Air Putih
SAAT kita mulai memasuki usia matang, kita cenderung memilih jenis minuman lain ketimbang susu. Padahal menurunnya kalsium dapat meningkatkan risiko osteoporosis, penyakit serius yang biasanya makin parah seiring pertambahan usia kita.

Tulang yang sehat dan kuat yang dibangun saat kita masih muda tidak lagi dapat melindungi kita dari kondisi yang mengerikan ini.

Mengurangi konsumsi soda dari menu makan atau pergaulan sehari-hari sangat dianjurkan. Karenanya disarankan mengimbangi dengan memperbanyak minum air putih bila Anda belum dapat menghentikan kebiasaan ini.