Cara Menghindari Kulit Cepat Keriput. Menjaga kulit agar terlihat sehat dan muda bukan hanya mengenai perawatan kulit atau rutinitas. Anda perlu mengubah beberapa kebiasaan buruk untuk meminimalkan kerusakan dan melengkapi perawatan kulit yang telah anda lakukan. Apa saja kebiasaan ini?1. Tidur menyamping
Mengapa? Karena hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya keriput dini. Sounds scary but true! Mary Lupo, profesor dermatologi klinis dari Tulane University School of Medicine mengatakan pada Majalah Allure bahwa wanita yang biasa tidur dengan posisi menyamping cenderung memiliki kerutan di sepanjang sisi hidung, kantung mata yang gelap disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk, dan benjolan merah di sekitaran kulit wajah yang disebabkan oleh deterjen dan pelembut kain yang dipergunakan untuk mencuci sarung bantal. Mungkin adalah hal sulit untuk mengubah kebiasaan tidur menyamping, tapi sekali-sekali biasakanlah tidur telentang.2. Memakai sarung bantal berbahan katunMasih berhubungan dengan rutinitas tidur, apakah Anda tahu bahwa sarung bantal yang Anda gunakan juga dapat menyebabkan kerutan di wajah? Pilih sarung bantal yang berbahan sutra agar tidak berkerut di wajah apabila Anda sedang tidur. Biasanya, bahan katun mudah kusut, dan pola tersebut akan tercetak di wajah Anda semalaman selama anda tidur. Bayangkan kalau hal tersebut terjadi bertahun-tahun! Garis-garis di wajah Anda akan terlihat semakin dalam! 3. Minum langsung dari botolnyaJika Anda selalu melakukan hal tersebut, ini adalah saat yang tepat untuk berhenti! Ketika Anda minum langsung dari botol, tidak hanya otot di mulut Anda berkontraksi lebih berat, Anda juga membuat mereka bekerja lebih keras untuk mempertahankan bibir botol untuk tidak lepas dari mulut Anda pada saat minum. Apalagi botol minum yang menuntut anda untuk menyedot airnya keluar dari botol, pekerjaan ini menguras energi otot mulut lebih banyak lagi. Kegiatan tersebut dapat menyebabkan kerutan di sekitar mulut muncul atau bahkan mempertegasnya. Solusinya? Gunakanlah sedotan apabila minum langsung dari botol atau tuangkan minuman ke dalam gelas. 4. Tak mencuci tangan setelah mencuci piringSiapa pun yang biasa mencuci piring di rumah pasti tahu bahwa kegiatan tersebut dapat menyebabkan kulit tangan kering dan retak-retak setelah beberapa saat. Kebanyakan sabun cuci piring mengandung lemon yang dikenal sebagai pembersih yang baik dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Walaupun lemon juga digunakan sebagai bahan di dalam produk perawatan wajah, formulasi dan takaran yang digunakan untuk sabun cuci piring berbeda. Ditambah lagi, bahan tersebut juga sudah ditambahkan dengan bahan-bahan lainnya yang dapat menyebabkan kulit jadi kering. Oleh karena itu, setelah mencuci piring, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan dan menggunakan krim tangan atau lotion sesudahnya. 5. Tak memakai kacamata hitamAnda sudah tahu kan, bagaimana jahatnya sinar matahari terhadap kulit kita? Bukan hanya buruk untuk kulit, sinarnya yang menyilaukan juga membuat kita menyipitkan mata saat sedang berada di bawah terik matahari. Terlalu sering menyipitkan mata akan menyebabkan timbulnya garis-garis halus di sekitar mata. Oleh karena itu, saat sedang berada di luar rumah, baiknya pergunakanlah kacamata hitam untuk menutupi mata dari terik matahari sehingga Anda tidak harus menyipitkan mata terus. Semoga artikel kesehatan mengenai Cara Menghindari Kulit Cepat Keriput dapat bermanfaat.
Showing posts with label kacamata. Show all posts
Showing posts with label kacamata. Show all posts
Monday, July 9, 2012
Tuesday, December 6, 2011
Tandanya Seseorang Harus Pakai Kacamata
Kacamata diperlukan untuk membantu
seseorang agar bisa melihat lebih jelas
dan terang. Tapi kapan seseorang tahu
bahwa ia membutuhkan kacamata
untuk melihat sekitarnya?
Gangguan penglihatan yang paling
umum yang menandakan orang harus
pakai kaca mata adalah:
Susah melihat benda baik dengan satu
mata atau kedua mata
Harus menyipitkan mata untuk melihat
benda-benda pada jarak wajar yang
seharusnya dapat dilihat dengan mata
normal
Sering mengeluh pandangan kabur atau
berbayang ketika melihat dalam objek
dalam jarak dekat atau jauh
Sering mengeluh sakit kepala,
kemerahan pada mata atau kelelahan
pada mata terutama setelah membaca
Membutuhkan jarak pandang dekat
dengan objek agar terlihat lebih jelas
Jalan sering kesandung, jatuh dan suka
menabrak-nabrak karena tidak bisa
fokus lihat objek.
Jika melihat gejala atau tanda-tanda
tersebut sebaiknya konsultasikan
dengan dokter agar bisa diberikan resep
kacamata yang sesuai dengan kondisi
mata. Karena jika ukuran minus, plus
atau silindrisnya tidak tepat, maka
seseorang tidak bisa melihat dengan
jelas objek yang dilihatnya.
Setelah diperiksa ke dokter biasanya
akan terdeteksi apakah matanya
rambut jauh, rambut dekat atau
silinder. Kategori untuk ini adalah:
1. Rabun jauh (Myopia)
Kondisi ini terjadi jika seseorang tidak
bisa melihat benda dalam jarak tertentu
atau jauh, sehingga ia harus
mendekatkan ke objek agar terlihat
jelas. Orang dengan rabun jauh akan
dibantu dengan kacamata minus.
2. Rabun dekat (Presbiopia)
Gangguan mata yang membuat
seseorang tidak bisa melihat objek atau
membaca dalam jarak dekat, karenanya
ia akan menjauhkan objek agar terlihat
jelas. Kondisi ini biasanya terjadi pada
orang tua dan dimulai ketika usia 40an
tahun. Orang dengan rabun dekat akan
dibantu dengan kacamata plus.
3. Silinder (Astigmatisma)
Kondisi ini terjadi ketika lensa mata
atau korena tidak simetris (berbentuk
lonjong) sehingga sinar yang masuk ke
mata tidak bertemu di satu titik retina.
Hal ini biasanya dibantu dengan
menggunakan kacamata lensa silinder.
sumber:Ortopadusa
seseorang agar bisa melihat lebih jelas
dan terang. Tapi kapan seseorang tahu
bahwa ia membutuhkan kacamata
untuk melihat sekitarnya?
Gangguan penglihatan yang paling
umum yang menandakan orang harus
pakai kaca mata adalah:
Susah melihat benda baik dengan satu
mata atau kedua mata
Harus menyipitkan mata untuk melihat
benda-benda pada jarak wajar yang
seharusnya dapat dilihat dengan mata
normal
Sering mengeluh pandangan kabur atau
berbayang ketika melihat dalam objek
dalam jarak dekat atau jauh
Sering mengeluh sakit kepala,
kemerahan pada mata atau kelelahan
pada mata terutama setelah membaca
Membutuhkan jarak pandang dekat
dengan objek agar terlihat lebih jelas
Jalan sering kesandung, jatuh dan suka
menabrak-nabrak karena tidak bisa
fokus lihat objek.
Jika melihat gejala atau tanda-tanda
tersebut sebaiknya konsultasikan
dengan dokter agar bisa diberikan resep
kacamata yang sesuai dengan kondisi
mata. Karena jika ukuran minus, plus
atau silindrisnya tidak tepat, maka
seseorang tidak bisa melihat dengan
jelas objek yang dilihatnya.
Setelah diperiksa ke dokter biasanya
akan terdeteksi apakah matanya
rambut jauh, rambut dekat atau
silinder. Kategori untuk ini adalah:
1. Rabun jauh (Myopia)
Kondisi ini terjadi jika seseorang tidak
bisa melihat benda dalam jarak tertentu
atau jauh, sehingga ia harus
mendekatkan ke objek agar terlihat
jelas. Orang dengan rabun jauh akan
dibantu dengan kacamata minus.
2. Rabun dekat (Presbiopia)
Gangguan mata yang membuat
seseorang tidak bisa melihat objek atau
membaca dalam jarak dekat, karenanya
ia akan menjauhkan objek agar terlihat
jelas. Kondisi ini biasanya terjadi pada
orang tua dan dimulai ketika usia 40an
tahun. Orang dengan rabun dekat akan
dibantu dengan kacamata plus.
3. Silinder (Astigmatisma)
Kondisi ini terjadi ketika lensa mata
atau korena tidak simetris (berbentuk
lonjong) sehingga sinar yang masuk ke
mata tidak bertemu di satu titik retina.
Hal ini biasanya dibantu dengan
menggunakan kacamata lensa silinder.
sumber:Ortopadusa
Subscribe to:
Posts (Atom)
