Kanker leher rahim” adalah tumor ganas yang tumbuh di daerah leher rahim (serviks), yaitu suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dan liang senggama (vagina).
Kanker lehar rahim terjadi jika sel-sel yang ada di daerah tersebut membelah secara tak terkendali dan menjadi abnormal. Jika sel-sel tersebut terus membelah, maka akan terbentuk suatu massa jaringan yang disebut tumor. “Tumor” dapat bersifat jinak atau ganas. Jika tumor tersebut menjadi ganas, maka keadaanya disebut sebagai kanker leher rahim.
Penyebab kanker leher rahim
Penyebab dari terjadinya kelainan pada sel-sel leher rahim tersebut tidak diketahui secara pasti, tetapi terdapat beberapa faktor resiko yang dapat berpengaruh terhadap terjadinya kanker serviks tersebut :
1. HPV (Human Papilloma Virus)
HPV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan terjadinya kutil pada daerah genital (kondiloma akuminata), yang ditularkan melalui hubungan seksual. HPV sering diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan yang abnormal dari sel-sel leher rahim.
2. Merokok
Tembakau dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.
3. Hubungan seksual pertama dilakukan pada usia dini
4. Berganti-ganti pasangan seksual
5. Gangguan sistem kekebalan tubuh
6. Pemakaian pil KB
7. Infeksi herpes genitalis atau infeksi klamidia menahun
Pada awalnya perjalanan penyakit dari kanker leher rahim dapat berupa pembakal kanker atau lesi prakanker. Perubahan prekanker ini biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut menjalani pemeriksaan panggul atau pap smear.
Gejala biasanya baru muncul ketika sel serviks yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya. Pada saat ini dapat timbul gejala seperti gangguan menstruasi, perdarahan vagina, serta keputihan.
Jika kanker berkembang makin lanjut maka dapat timbul gejala-gejala seperti:
• Berkurangnya nafsu makan, penurunan berat badan, kelelahan
• Nyeri panggul, punggung dan tungkai
• Keluar air kemih dan tinja dari vagina
• Patah tulang
Mencegah lebih baik daripada mengobati, kenali dini diri dan tubuh anda, termasuk pencegahan kanker leher rahim ini.
Tuesday, June 9, 2009
Sunday, June 7, 2009
Tentang Meningitis Meningokokus

Meningitis meningokokus adalah radang selaput otak / sumsum tulang belakang yang terjadi secara akut. Penyakit ini cepat menular, dapat menyebabkan kematian dan bila sembuh dapat meninggalkan gejala sisa akibat kerusakan di otak.
Penyakit ini dikenal juga dengan nama Meningococcal infection, Carebrospinal fever, Meningococcemia
GEJALA DAN TANDA KLINIS
Gejala dan tanda klinis Meningitis meningokokus adalah demam (panas tinggi) yang mendadak, nyeri kepala, mual, muntah, kaku kuduk, ketahanan yang melemah, kemerahan dikulit yang berupa “petechiae” atau “vesicular” dan pada stadium lanjut kesadaran menurun sampai koma
serta terjadi perdarahan “echymosis” (Benenson, 1987).
AGEN PENYEBAB
Penyebab penyakit adalah bakteri Neisseriae meningitidis (N.meningitidis) disebut juga Meningokokus Neisseriae adalah sekelompok kokus gram negatif.
Ciri khas organisma ini adalah diplokokus gram negatif, tidak bergerak dan tidak membentuk spora.
Meningokokus ini dapat dikiasifikasikan dalam beberapa group yaitu A, B, C, D, I, H, K, L, X, Y, Z, W-135 dan 29 E. Group Asering sebagai penyebab wabah, sedangkan dalam keadaan endemis umumnya group B dan C. Kuman ini dapat dimatikan cepat dengan pengeringan, sinar matahari, pemanasan basah dan desinfektan, tetapi tahan pada pembekuan (udara dingin).
RESERVOIR
Manusia adalah satu-satunya tuan rumah (reservoir) alami bagi Neisseriae meningitidis patogen (Benenson 1987, Anjaparidze 1996).
PENYEBARAN INFEKSI
Meningokokus umumnya ditularkan melalui sekret respirasi, hidung dan tenggorokan (droplet infection). Hampir semua infeksi didapat dari “carrier” yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan kasusnya. “Carrier” N.meningitidis adalah orang yang mengidap kuman tersebut tanpa adanya gejala klinis. Kuman tersebut bersarang dalam nasofaring beberapa bulan lamanya.
Ratio kasus dengan “carrier” didaerah endemis adalah 1 : 10.000, sedangkan didaerah epidemi 1 :100. Diperkirakan dengan “carrier rate” 20% dari suatu populasi dapat merupakan ancaman untuk terjadinya “out break”, tetapi perkiraan ini tidak banyak dianut lagi karena “out break” dapat terjadi pada “carrier rate” rendah sedangkan “out break” lebih ditentukan oleh sifat virulensikumannya (WHO 1995).
Penularan pada umumnya melatui kontak Iangsung (erat) dengan kasus atau “Carrier” nya. Pada jarak lebih dan 100 cm diduga dapat menghindari penularan meningokokus (Goldsneider et al, 1969).
Penularan penyakit masih dapat berlangsung terus hingga 24 jam setelah
pengobatan (Benenson 1987).
PATOGENESIS
Kuman N. meningitidis masuk kedalam tubuh manusia melalui saluran nafas bagian atas. Umumnya wabah Meningitis meningokokusterjadi pada musim panas yang panjang dan kering. Perbedaan suhu tubuh dan udara dilingkungannya serta pengaruh udara yang kering dapat menyebabkan kerusakan sel (lesi epithel mukosa) karena terjadinya denaturalisasi pencairan
selaput lemak sel sehingga terjadi kerusakan mitochandria yang akan mengakibatkan terjadinya metabolik asidosis dan hypoxia cellulair. Kondisi ini akan mempermudah masuknya bakteri kedaiam tubuh yang kemudian akan berkembang biak di selaput nasofaring.
Orang yang terpajan N. meningitis dapat berkembang menjadi dua
kemungkinan yaitu:
Orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sakit, walaupun kumannya bersarang didalam nasofaring, orang tersebut sebagai ‘carrier’.
Orang yang terinfeksi menjadi penderita Meningitis meningokokus. Kuman N. mengitidis akan masuk kedalam tubuh kemudian menyebar lewat aliran darah yang dapat mengakibatkan lesi metastatik pada berbagai tempat dibadan misalnya kulit, meningen, persendian, mata dan paru-paru.
Manifestasi klinik yang tampak akan bergantung kepada seberapa jauh lokalisasi metastasenya.
Kelainan Pasca Meningitis
Penderita Meningitis meningokokus yang sudah diobati dapat ditemukan gejala sisa (squale), berupa hydrocefalus, tuli, buta dan para paresis (Benenson 1987, Jannis 1995).
MASA INKUBASI
Masa inkubasi bervariasi antara 2 - 10 hari, umumnya 3 - 4 hari
DIAGNOSA KERJA
Diagnosa ditegakkan berdasarkan
1. Anamnesa
-Demam mendadak
-Sakit kepala
-Mual dan muntah
-Anorexia
-Kejang
-Sakit pada sendi.
2. Gejala dan Tanda
a. Rangsangan meningeal
- Kaku kuduk
- Tanda kernig
- Tanda Brudzinski
b. Kemerahan dikulit rash,petechiae, vesicular, echymosis
c. Kesadaran menurun, dellirium kemudian shock.
3. Laboratorium
a. Terhadap penderita dilakukan
a1. Pemeriksaan darah
-Darah tepi
* lekositosis/kadang-kadang leukopenia
* Trombosit normal atau menurun
-Kultur
-Pemeriksaan serum secara Eliza dan Bactericidal anti body test.
a.2 Pemeriksaan liquor carebro spinalis (LCS)
-Warna dan kekeruhan (dapat tak berwarna, jernih, dapat keruh).
-Tekanan dengan manometer, biasa 20 cm HG.
-Kuantitative protein dengan Nonne dan Pandy : + (keruh,penggumpalan).
-Pemeriksaan kualitatif : Cel (PMN & MN)
-Preparat dibanding langsung dengan pewarna : Gram dan BTA.
-Kultur
* Diplokokus Gram (-)
* Oxidase (+)
* Fermentasi glucose dan maltose, tetapi tidak pada lactose.
b. Terhadap orang kontak : dilakukan pengambilan usap nasofaring, kemudian diperiksa secara makroskopis dan kultur.
DIAGNOSA BANDING
1. Perdarahan sub arachnoid
2. Abses retrofaring
3. Demam typhoid
4. Encephalitis
5. Tatanus
6. Sengatan panas
7. Pneumonia
8. Psikosis
KERENTANAN DAN KEKEBALAN
Kerentanan untuk menimbulkan gejala klinik adalah rendah, tetapi untuk menjadi “carrier” sangat besar, kekebalan sementara dapat terjadi setelah serangan sub klinik.
Kekebalan terhadap Meningitis meningokokus serogroup A dan C dapat diperoleh dengan imunisasi. Vaksin yang diberikan adalah Mencevak AC berupa bubuk kering polisacharida murni yang diambil dari bahan N. meningitidis group AC.
Vaksin disimpan dalam kemasan botol (flacon) 5 ml disertai pelarutnya 5 ml. Vaksin ini stabil dalam suhu penyimpanan 2 s.d 8 derajad Celcius. Dosis penyuntikan 0,5 cc yang diberikan sub cutan.
Effek samping tidak ada, atau sangat ringan hariya berupa rash.
Pembentukan antibody dalam tubuh 10 s.d 14 hari setelah vaksinasi. Efekasi vaksin 95% dengan kekebalan ditubuh selama 2 s.d 3 tahun. Vaksin ini tidak boleh diberikan (kontra indikasi) pada wanita hamil.
(Diadaptasi dari PEDOMAN PENANGGULANGAN KLB MENINGITIS MENINGOKOKUS DI INDONESIA EDISI III, DEPARTEMEN KESEHATAN RI)
Semoga Bermanfaat
Tentang Meningitis Meningokokus

Meningitis meningokokus adalah radang selaput otak / sumsum tulang belakang yang terjadi secara akut. Penyakit ini cepat menular, dapat menyebabkan kematian dan bila sembuh dapat meninggalkan gejala sisa akibat kerusakan di otak.
Penyakit ini dikenal juga dengan nama Meningococcal infection, Carebrospinal fever, Meningococcemia
GEJALA DAN TANDA KLINIS
Gejala dan tanda klinis Meningitis meningokokus adalah demam (panas tinggi) yang mendadak, nyeri kepala, mual, muntah, kaku kuduk, ketahanan yang melemah, kemerahan dikulit yang berupa “petechiae” atau “vesicular” dan pada stadium lanjut kesadaran menurun sampai koma
serta terjadi perdarahan “echymosis” (Benenson, 1987).
AGEN PENYEBAB
Penyebab penyakit adalah bakteri Neisseriae meningitidis (N.meningitidis) disebut juga Meningokokus Neisseriae adalah sekelompok kokus gram negatif.
Ciri khas organisma ini adalah diplokokus gram negatif, tidak bergerak dan tidak membentuk spora.
Meningokokus ini dapat dikiasifikasikan dalam beberapa group yaitu A, B, C, D, I, H, K, L, X, Y, Z, W-135 dan 29 E. Group Asering sebagai penyebab wabah, sedangkan dalam keadaan endemis umumnya group B dan C. Kuman ini dapat dimatikan cepat dengan pengeringan, sinar matahari, pemanasan basah dan desinfektan, tetapi tahan pada pembekuan (udara dingin).
RESERVOIR
Manusia adalah satu-satunya tuan rumah (reservoir) alami bagi Neisseriae meningitidis patogen (Benenson 1987, Anjaparidze 1996).
PENYEBARAN INFEKSI
Meningokokus umumnya ditularkan melalui sekret respirasi, hidung dan tenggorokan (droplet infection). Hampir semua infeksi didapat dari “carrier” yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan kasusnya. “Carrier” N.meningitidis adalah orang yang mengidap kuman tersebut tanpa adanya gejala klinis. Kuman tersebut bersarang dalam nasofaring beberapa bulan lamanya.
Ratio kasus dengan “carrier” didaerah endemis adalah 1 : 10.000, sedangkan didaerah epidemi 1 :100. Diperkirakan dengan “carrier rate” 20% dari suatu populasi dapat merupakan ancaman untuk terjadinya “out break”, tetapi perkiraan ini tidak banyak dianut lagi karena “out break” dapat terjadi pada “carrier rate” rendah sedangkan “out break” lebih ditentukan oleh sifat virulensikumannya (WHO 1995).
Penularan pada umumnya melatui kontak Iangsung (erat) dengan kasus atau “Carrier” nya. Pada jarak lebih dan 100 cm diduga dapat menghindari penularan meningokokus (Goldsneider et al, 1969).
Penularan penyakit masih dapat berlangsung terus hingga 24 jam setelah
pengobatan (Benenson 1987).
PATOGENESIS
Kuman N. meningitidis masuk kedalam tubuh manusia melalui saluran nafas bagian atas. Umumnya wabah Meningitis meningokokusterjadi pada musim panas yang panjang dan kering. Perbedaan suhu tubuh dan udara dilingkungannya serta pengaruh udara yang kering dapat menyebabkan kerusakan sel (lesi epithel mukosa) karena terjadinya denaturalisasi pencairan
selaput lemak sel sehingga terjadi kerusakan mitochandria yang akan mengakibatkan terjadinya metabolik asidosis dan hypoxia cellulair. Kondisi ini akan mempermudah masuknya bakteri kedaiam tubuh yang kemudian akan berkembang biak di selaput nasofaring.
Orang yang terpajan N. meningitis dapat berkembang menjadi dua
kemungkinan yaitu:
Orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sakit, walaupun kumannya bersarang didalam nasofaring, orang tersebut sebagai ‘carrier’.
Orang yang terinfeksi menjadi penderita Meningitis meningokokus. Kuman N. mengitidis akan masuk kedalam tubuh kemudian menyebar lewat aliran darah yang dapat mengakibatkan lesi metastatik pada berbagai tempat dibadan misalnya kulit, meningen, persendian, mata dan paru-paru.
Manifestasi klinik yang tampak akan bergantung kepada seberapa jauh lokalisasi metastasenya.
Kelainan Pasca Meningitis
Penderita Meningitis meningokokus yang sudah diobati dapat ditemukan gejala sisa (squale), berupa hydrocefalus, tuli, buta dan para paresis (Benenson 1987, Jannis 1995).
MASA INKUBASI
Masa inkubasi bervariasi antara 2 - 10 hari, umumnya 3 - 4 hari
DIAGNOSA KERJA
Diagnosa ditegakkan berdasarkan
1. Anamnesa
-Demam mendadak
-Sakit kepala
-Mual dan muntah
-Anorexia
-Kejang
-Sakit pada sendi.
2. Gejala dan Tanda
a. Rangsangan meningeal
- Kaku kuduk
- Tanda kernig
- Tanda Brudzinski
b. Kemerahan dikulit rash,petechiae, vesicular, echymosis
c. Kesadaran menurun, dellirium kemudian shock.
3. Laboratorium
a. Terhadap penderita dilakukan
a1. Pemeriksaan darah
-Darah tepi
* lekositosis/kadang-kadang leukopenia
* Trombosit normal atau menurun
-Kultur
-Pemeriksaan serum secara Eliza dan Bactericidal anti body test.
a.2 Pemeriksaan liquor carebro spinalis (LCS)
-Warna dan kekeruhan (dapat tak berwarna, jernih, dapat keruh).
-Tekanan dengan manometer, biasa 20 cm HG.
-Kuantitative protein dengan Nonne dan Pandy : + (keruh,penggumpalan).
-Pemeriksaan kualitatif : Cel (PMN & MN)
-Preparat dibanding langsung dengan pewarna : Gram dan BTA.
-Kultur
* Diplokokus Gram (-)
* Oxidase (+)
* Fermentasi glucose dan maltose, tetapi tidak pada lactose.
b. Terhadap orang kontak : dilakukan pengambilan usap nasofaring, kemudian diperiksa secara makroskopis dan kultur.
DIAGNOSA BANDING
1. Perdarahan sub arachnoid
2. Abses retrofaring
3. Demam typhoid
4. Encephalitis
5. Tatanus
6. Sengatan panas
7. Pneumonia
8. Psikosis
KERENTANAN DAN KEKEBALAN
Kerentanan untuk menimbulkan gejala klinik adalah rendah, tetapi untuk menjadi “carrier” sangat besar, kekebalan sementara dapat terjadi setelah serangan sub klinik.
Kekebalan terhadap Meningitis meningokokus serogroup A dan C dapat diperoleh dengan imunisasi. Vaksin yang diberikan adalah Mencevak AC berupa bubuk kering polisacharida murni yang diambil dari bahan N. meningitidis group AC.
Vaksin disimpan dalam kemasan botol (flacon) 5 ml disertai pelarutnya 5 ml. Vaksin ini stabil dalam suhu penyimpanan 2 s.d 8 derajad Celcius. Dosis penyuntikan 0,5 cc yang diberikan sub cutan.
Effek samping tidak ada, atau sangat ringan hariya berupa rash.
Pembentukan antibody dalam tubuh 10 s.d 14 hari setelah vaksinasi. Efekasi vaksin 95% dengan kekebalan ditubuh selama 2 s.d 3 tahun. Vaksin ini tidak boleh diberikan (kontra indikasi) pada wanita hamil.
(Diadaptasi dari PEDOMAN PENANGGULANGAN KLB MENINGITIS MENINGOKOKUS DI INDONESIA EDISI III, DEPARTEMEN KESEHATAN RI)
Semoga Bermanfaat
Tawaran Spesial Canon PowerShot SX10 IS dari Alnect Komputer

Canon PowerShot SX10 IS
Kamera yang satu ini jujur kalo dilihat sepintas nampak “sangar”, kalo yang pegang cowok wah keliatan cool banget, genggamannya nyaman dan mantap, itu kita bisa lihat dari Body yang kokoh dan desain Grip yang cukup besar. Apa sih merknya ? Apa Kelebihan fiturenya ? Harganya OK nggak ? Simak yang berikut..
Info Produknya
Dari tampilan luar, PowerShot SX10 IS pabrikan CANON ini boleh dibilang berukuran besar bahkan untuk ukuran kamera super-zoom. Mungkin bagi yang liat pertama kali mengira kamera ini type DSLR (Digital Single Lens Reflector), type kamera besar lensa berbagai ukuran. Tapi itu tidak sepenuhnya salah, memang bodi kokoh yang ditampilkan PowerShot SX10 IS cukup sepadan dengan fiturenya sebagai Compact Camera.
Dengan bekal resolusi 10.0 MegaPixels si produsen mengklaim hasil jepretan dapat dicetak dalam ukuran kertas A2 bahkan lebih besar lagi dengan hasil gambar yang sempurna. Mengusung Teknologi DIGIC 4 imaging processor powers dengan Face Detection technology, Continuous AF Servo, Face Detection Self-timer and Intelligent Contrast Correction kamera ini mampu melakukan Auto Fokus sekaligus melakukan koreksi terhadap kontras dengan berbagai kondisi pemotretan.
20x Wide Optical Zoom yang disematkan pada PowerShot SX10 IS dapat memberikan Anda kenyamanan pada saat ingin mengambil objek yang agak jauh. Full range of shooting modes, memberikan kebebasan kepada Anda untuk lebih kreatif dengan memilih mode Otomatis, Manual atau special scene modes. Canon PowerShot SX10 IS juga dilengkapi dengan lampu flash, tapi bila cahaya kurang dan Anda ingin tambah Lampu flash juga bisa.
Fiture istimewa lainnya adalah, kamera ini juga bisa dipake sebagai Camcorder alias ngrekam gambar buat video, lumayan kecepatannya 30fps dengan kualitas VGA movie recording.
Cara mengoperasikan kamera ini sangat mudah apalagi buat pemula, karena kamera ini dilengkapi layar 2.5” vari-angle LCD with wide viewing angle, selain itu kita juga bisa liat hasil jepretan atau rekaman sebelum diproses lebih lanjut.
Untuk media penyimpanan PowerShot SX10 IS kompatibel dengan SD/SDHC Memory Card, MultiMediaCard, MMC Plus Card, HC MMC Plus Card, jadi tidak perlu khawatir kehabisan tempat buat hasil foto atau video kita..
Agar lebih jelas, berikut Detail Speknya
10.0 MegaPixels, 20x Wide Optical Zoom, Optical Image Stabilizer, Super Macro 0cm, Ulta-Sonic (USM) & VCM Technology, Servo AF, Face Detection Technology (AF/AE/FE/WB), Face Select and Track, 2.5" Vari-Angle LCD, Motion Detection Technology, Digic IV Image Processing, Intelligent Contrast Correction.
Spesifikasi
Max. Resolution : Approx 10.0 Million pixels
Sensor Size/Type :1/2.3” CCD
Zoom Capability : 20x Optical Zoom + Approx. 4x Digital Zoom
Focal Length : (35 mm Eqv.) 28 (W) - 560 (T) mm
Max. Aperture : 5.0 - 100 mm f/2.8-5.7 with Iris type f/2.8 / f/8.0 (W), f/5.7 / f/8.0 (T)
Lens Mount : Yes
Auto Focus : TTL Autofocus, AF (Face Detect with movie support/center)
AF-Assist Lamp : Yes
Image Stabilizer Engine : Yes with Optical Image Stabilizer (Lens-shift type)
Macro (Min. Distance) : 10 - 50cm (W) (3,9in. - 1,6ft (W)), with Super Marco : 0 - 10cm (W) (0 - 3.9in. (W))
LCD Display : 2.5'' TFT Color vari-angle LCD with wide viewing angle (Effective dots: Approx. 235,000 dots)
Viewfinder : Yes with 0.44 inch Electronic Viewfinder (Approx. 235,000 dots with dioptric & brightness adjusment)
Built In Flash : Yes
External Flash Support : Yes
Manual Control : Yes
ISO Sensitivity : Auto, High ISO Auto, ISO 80/100/200/400/800/1600
Movie Mode (Format) : MOV type (Image data: H.264, Audio data: Linear PCM (stereo))
Movie Resolution : 640 x 480 (30 fps/30 fps LP), 320 x 240 (30 fps) available up to 4GB or 60 minutes
Sound Recording : Yes
Video Out : Yes
RAW Mode : No
PictBridge Support : Yes
External Storage Type : SD/SDHC Memory Card, MultiMediaCard, MMC Plus Card, HC MMC Plus Card
Battery Type : 4x AA Alkaline / AA Ni-MH Batteries
Dimension (WHD) : (124.0 x 88.3 x 86.9) mm
Weight : 560 gram (Body Only)
Standard Warranty : 1 Tahun
Alnect Care Warranty : 30 Hari
Harga
Seperti Judul diatas, Alnect Komputer lagi ngasi Harga Spesial untuk Anda alias Lagi Big Sale…!
Dari Harga Rp. 5.195.000 Anda cukup membayar Rp. 4.995.000 Saja ! Plus GARANSI KHUSUS (Alnect Care Warranty) 30 HARI…
Gimana ? Ok kan…?
Kalau mau dapetin barang ini atau mau info lebih lanjut atau mau cari produk lainnya silakan klik kameranya...

atau Link berikut ini :
http://www.alnect.net/products.php?/10/56/120/194/Gadget/Digital_Camera/Canon/Kamera_Canon_PowerShot_SX10_IS
Selamat Berbelanja…
Anda juga bisa mengikuti Blog Contest yang diadakan oleh Alnect Komputer (periode Juni s/d Juli 2009). Alnect Komputer menyediakan hadiah yang sangat OK punya Boss..
• 1 Unit Notebook Acer Aspire
• 1 Unit Netbook Advan A1N70T
• 1 Unit Camera Digital Shitel DB705C
• 10 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 8GB
• 100 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 4GB
bikin review produk seperti diatas dan dapat Hadiah dari Alnect Computer, Silakan Klik Tiket di bawah ini :
Semoga Bermanfaat
Tawaran Spesial Canon PowerShot SX10 IS dari Alnect Komputer

Canon PowerShot SX10 IS
Kamera yang satu ini jujur kalo dilihat sepintas nampak “sangar”, kalo yang pegang cowok wah keliatan cool banget, genggamannya nyaman dan mantap, itu kita bisa lihat dari Body yang kokoh dan desain Grip yang cukup besar. Apa sih merknya ? Apa Kelebihan fiturenya ? Harganya OK nggak ? Simak yang berikut..
Info Produknya
Dari tampilan luar, PowerShot SX10 IS pabrikan CANON ini boleh dibilang berukuran besar bahkan untuk ukuran kamera super-zoom. Mungkin bagi yang liat pertama kali mengira kamera ini type DSLR (Digital Single Lens Reflector), type kamera besar lensa berbagai ukuran. Tapi itu tidak sepenuhnya salah, memang bodi kokoh yang ditampilkan PowerShot SX10 IS cukup sepadan dengan fiturenya sebagai Compact Camera.
Dengan bekal resolusi 10.0 MegaPixels si produsen mengklaim hasil jepretan dapat dicetak dalam ukuran kertas A2 bahkan lebih besar lagi dengan hasil gambar yang sempurna. Mengusung Teknologi DIGIC 4 imaging processor powers dengan Face Detection technology, Continuous AF Servo, Face Detection Self-timer and Intelligent Contrast Correction kamera ini mampu melakukan Auto Fokus sekaligus melakukan koreksi terhadap kontras dengan berbagai kondisi pemotretan.
20x Wide Optical Zoom yang disematkan pada PowerShot SX10 IS dapat memberikan Anda kenyamanan pada saat ingin mengambil objek yang agak jauh. Full range of shooting modes, memberikan kebebasan kepada Anda untuk lebih kreatif dengan memilih mode Otomatis, Manual atau special scene modes. Canon PowerShot SX10 IS juga dilengkapi dengan lampu flash, tapi bila cahaya kurang dan Anda ingin tambah Lampu flash juga bisa.
Fiture istimewa lainnya adalah, kamera ini juga bisa dipake sebagai Camcorder alias ngrekam gambar buat video, lumayan kecepatannya 30fps dengan kualitas VGA movie recording.
Cara mengoperasikan kamera ini sangat mudah apalagi buat pemula, karena kamera ini dilengkapi layar 2.5” vari-angle LCD with wide viewing angle, selain itu kita juga bisa liat hasil jepretan atau rekaman sebelum diproses lebih lanjut.
Untuk media penyimpanan PowerShot SX10 IS kompatibel dengan SD/SDHC Memory Card, MultiMediaCard, MMC Plus Card, HC MMC Plus Card, jadi tidak perlu khawatir kehabisan tempat buat hasil foto atau video kita..
Agar lebih jelas, berikut Detail Speknya
10.0 MegaPixels, 20x Wide Optical Zoom, Optical Image Stabilizer, Super Macro 0cm, Ulta-Sonic (USM) & VCM Technology, Servo AF, Face Detection Technology (AF/AE/FE/WB), Face Select and Track, 2.5" Vari-Angle LCD, Motion Detection Technology, Digic IV Image Processing, Intelligent Contrast Correction.
Spesifikasi
Max. Resolution : Approx 10.0 Million pixels
Sensor Size/Type :1/2.3” CCD
Zoom Capability : 20x Optical Zoom + Approx. 4x Digital Zoom
Focal Length : (35 mm Eqv.) 28 (W) - 560 (T) mm
Max. Aperture : 5.0 - 100 mm f/2.8-5.7 with Iris type f/2.8 / f/8.0 (W), f/5.7 / f/8.0 (T)
Lens Mount : Yes
Auto Focus : TTL Autofocus, AF (Face Detect with movie support/center)
AF-Assist Lamp : Yes
Image Stabilizer Engine : Yes with Optical Image Stabilizer (Lens-shift type)
Macro (Min. Distance) : 10 - 50cm (W) (3,9in. - 1,6ft (W)), with Super Marco : 0 - 10cm (W) (0 - 3.9in. (W))
LCD Display : 2.5'' TFT Color vari-angle LCD with wide viewing angle (Effective dots: Approx. 235,000 dots)
Viewfinder : Yes with 0.44 inch Electronic Viewfinder (Approx. 235,000 dots with dioptric & brightness adjusment)
Built In Flash : Yes
External Flash Support : Yes
Manual Control : Yes
ISO Sensitivity : Auto, High ISO Auto, ISO 80/100/200/400/800/1600
Movie Mode (Format) : MOV type (Image data: H.264, Audio data: Linear PCM (stereo))
Movie Resolution : 640 x 480 (30 fps/30 fps LP), 320 x 240 (30 fps) available up to 4GB or 60 minutes
Sound Recording : Yes
Video Out : Yes
RAW Mode : No
PictBridge Support : Yes
External Storage Type : SD/SDHC Memory Card, MultiMediaCard, MMC Plus Card, HC MMC Plus Card
Battery Type : 4x AA Alkaline / AA Ni-MH Batteries
Dimension (WHD) : (124.0 x 88.3 x 86.9) mm
Weight : 560 gram (Body Only)
Standard Warranty : 1 Tahun
Alnect Care Warranty : 30 Hari
Harga
Seperti Judul diatas, Alnect Komputer lagi ngasi Harga Spesial untuk Anda alias Lagi Big Sale…!
Dari Harga Rp. 5.195.000 Anda cukup membayar Rp. 4.995.000 Saja ! Plus GARANSI KHUSUS (Alnect Care Warranty) 30 HARI…
Gimana ? Ok kan…?
Kalau mau dapetin barang ini atau mau info lebih lanjut atau mau cari produk lainnya silakan klik kameranya...

atau Link berikut ini :
http://www.alnect.net/products.php?/10/56/120/194/Gadget/Digital_Camera/Canon/Kamera_Canon_PowerShot_SX10_IS
Selamat Berbelanja…
Anda juga bisa mengikuti Blog Contest yang diadakan oleh Alnect Komputer (periode Juni s/d Juli 2009). Alnect Komputer menyediakan hadiah yang sangat OK punya Boss..
• 1 Unit Notebook Acer Aspire
• 1 Unit Netbook Advan A1N70T
• 1 Unit Camera Digital Shitel DB705C
• 10 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 8GB
• 100 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 4GB
bikin review produk seperti diatas dan dapat Hadiah dari Alnect Computer, Silakan Klik Tiket di bawah ini :
Semoga Bermanfaat
Subscribe to:
Posts (Atom)