Showing posts with label anemia. Show all posts
Showing posts with label anemia. Show all posts

Saturday, June 9, 2012

Sering Merasa Lelah ?

sering-lelahSeringkali kita bekerja atau beraktivitas, tubuh terasa lelah. Kebanyakan pria menduga kelelahan terjadi karena kurang tidur, kurang energi atau stres karena terlalu banyak bekerja atau aktivitas harian yang padat.
Jika Anda sering merasa kelelahan, mungkin ada yang salah dengan metabolisme tubuh Anda. dr Enam Abood dari Harley Street Health Centre membocorkan enam penyakit yang memicu seringnya rasa lelah pada pria.

Anemia

Sebagian pria percaya bahwa dengan tidak makan daging merah akan meningkatkan kesehatan dan pola makan, tapi sebenarnya malah akan mengurangi pasokan zat besi yang penting. Kurangnya zat besi dapat menyebabkan anemia yang membuat Anda terlihat lelah.

Aktivitas kelenjar tiroid rendah

Ini diagnosis yang sulit dilakukan. Kelenjar tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan berat badan naik dan rambut rontok.

Alergi

Alergi makanan seperti gluten (gandum, roti), produk susu dan gula dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan.

Demam kelenjar

Demam kelenjar disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan kebanyakan penderitanya tidak menyadari gejalanya mirip flu. Gejala awal bisa hilang setelah beberapa hari, tetapi rasa lelahnya bisa menetap sampai berbulan-bulan.

Ketidakseimbangan bakteri usus

Minuman antibiotik bisa membunuh bakteri yang baik dan jahat dalam usus. Hal ini menyebabkan jamur tumbuh berlebihan di usus, terutama setelah minum alkohol. Pada akhirnya akan menyebabkan Anda terlihat lelah.

Kadar testosteron rendah

Terutama pada pria di atas 45 tahun, berkurangnya produksi testosteron dapat menyebabkan rasa lelah yang menetap.
Demikian Artikel Kesehatan mengenai Sering Merasa Lelah, semoga bermanfaat yah.

Thursday, March 15, 2012

5 Makanan Yang Meningkatkan Hemoglobin




Penurunan darah Anda adalah masalah serius, mungkin menjadi tanda anemia, perdarahan infeksi, atau bahkan.Taruhannya tinggi untuk perempuan, terutama mereka yang tidak nutrisi khususnya zat besi dan lainnya dalam diet mereka, seperti hemoglobin menurun bisa lebih dari biasanya, apa rutin untuk melemahnya dan kinerja yang buruk. Sementara account akan bangkit kembali setelah kehamilan atau menstruasi, komplikasi tertentu bisa menimbulkan penundaan. Bagaimana kita bisa mengatur tingkat hemoglobin yang sehat? Karena sifat kepercayaan. Kita dapat bekerja dengan makanan yang akan membantu kita mempertahankan tingkat hemoglobin yang sehat tanpa bust membuka bank diberkati.

Daging merah: Jika Anda adalah makanan yang Anda bisa melihat peningkatan hemoglobin, kami sedang mencari kandungan besi yang tinggi. Ketika datang ke daging merah, adalah heme besi (atau besi ini diserap dengan baik) dan bagian yang terbaik adalah dapat dengan mudah diserap dalam usus. Tapi tidak untuk pesta pada daging merah, Anda tidak ingin berhubungan dengan penyakit jantung yang mungkin disebabkan oleh makan berlebihan atau kandungan lemak. Seperti orang lain, diet seimbang adalah kunci di sini.

Sayuran: bit, bayam atau Palak, kacang hijau, kacang merah atau, rajma rutabaga, kentang manis dan kembang kol adalah sayuran yang banyak tersedia di pasar India. Jika Anda memiliki akses ke sayuran impor, brokoli, mencoba, kacang lima, kacang hitam dan kubis. Bit adalah obat alami terbaik untuk jumlah sel darah merangsang, ia memiliki kapasitas untuk besi aktif dan sel darah merah untuk regenerasi, menyediakan oksigen segar dalam darah.

Buah: kismis, plum, dikeringkan buah ara, aprikot, apel, anggur dan semangka, yang tidak hanya akan beredar sel darah merah, tetapi juga meningkatkan jumlah darah. Jeruk buah-buahan seperti jeruk membantu Amla atau India gooseberry, jeruk nipis dan jeruk menarik besi. Mereka memainkan peran yang sangat penting dalam hitung darah meningkat.

Kacang: Sebagian dari kita seperti mereka, beberapa tidak, tapi semua kacang memiliki sejumlah zat besi di dalamnya. Raja dari semua kacang dengan isi tertinggi besi adalah rendah hati almond. Satu ons almond setiap hari menyediakan besi 6%. Buah kering dan kacang-kacangan dapat dibeli yang tersedia di kota-kota dan desa di bisnis apapun. Bahkan, kabar baiknya adalah bahwa yang termurah dari semua kacang almond dan buah-buahan kering yang tersedia bagi kita, tanda pasti bahwa alam tidak peduli.

Roti, pasta, sereal: Periksa label pada roti gandum pasta utuh, dan sereal; Setiap paket harus mengandung 20% ​​atau lebih dari nilainya dalam sehari untuk besi. Gandum murni memiliki banyak manfaat kesehatan, untuk semua untuk mencoba, mereka harus diintegrasikan ke dalam diet sehari-hari. Berikut adalah salah satu alasan lagi untuk melakukannya, gandum merupakan sumber yang kaya zat besi.


sumber:http://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/diet/Top-5-foods-to-improve-your-hemoglobin/articleshow/12273746.cms

Tuesday, June 7, 2011

Anemia Salah Satu Penyebab Kematian Ibu Hamil

Secara fisiologis ibu
hamil memang lebih rentan mengalami
anemia atau kurang darah. Tapi sebaiknya
hal ini tidak dianggap sepele, karena anemia
bisa menyebabkan kematian pada ibu hamil
saat melahirkan.
"Menurut WHO seseorang dikatakan anemia
jika nilai hemoglobinnya (Hb) kurang dari 11
mg/dl darah," ujar dr Inge Permadhi MS,
SpGK dalam acara Nutritalk: Inspirasi Sehat
Wanita Indonesia di Hongkong Cafe, Jakarta,
Selasa (7/6/2011).
dr Inge menuturkan ibu melahirkan akan
disuntikkan sesuatu ke dalam tubuhnya
untuk membantu menghentikan perdarahan
usai melahirkan. Tapi jika ibu mengalami
anemia, suntikan itu tidak bereaksi sehingga
pembuluh darahnya tidak menyempit yang
membuat perdarahan terus terjadi.
Jika perdarahan tidak dapat diatasi maka bisa
menyebabkan terjadinya kematian pada ibu.
Kalaupun ia bisa bertahan hidup setelah
mengalami perdarahan pasca melahirkan, ia
akan menderita kekurangan darah berat dan
masalah kesehatan yang berkepanjangan.
Berdasarkan data dari Riskesdas 2010
diketahui bahwa perdarahan menempati
urutan tertinggipenyebabkematian ibu
yaitu sebesar 28 persen. Dan penyebab
utama dari perdarahan ini adalah anemia
serta kekurangan energi kronis pada ibu
hamil.
"Penyebabanemia bermacam-macam,
secara fisiologis saat hamil jumlah cairan di
dalam tubuh akan lebih banyak sedangkan
sel darah merahnya tetap sehingga memicu
terjadinya anemia," ujar dokter dari
Departemen Ilmu Gizi FKUI.
dr Inge menuturkan ada penyebablain
anemia seperti:
Asupan makanan yang kurang baik misalnya
karena sering mual dan muntah
Mengalami kehamilan kembar
Jangka waktunya dekat dengan kehamilan
sebelumnya
Cadangan zat besi yang terkandung di dalam
tubuh ibu sebelum hamil sedikit
Adanyapenyakitseperti infeksi cacingan
Selain menyebabkan perdarahan, anemia
yang terjadi pada ibu hamil bisa berakibat
pada ibu itu sendiri dan juga janin yang
dikandungnya. Pada ibu bisa menyebabkan
berat badan susah naik, abortus (keguguran),
penyulit kehamilan, persalinan, nifas dan
pasca melahirkan.
Sedangkan pada janin yang dikandung bisa
menyebabkan bayi berat badan lahir rendah
(BBLR), bayi prematur, bayi lahir dengan
anemia dan penyulit setelah lahir seperti
gagal tumbuh dan kecerdasan rendah.
"Semua zat gizi pada ibu hamil itu penting, tapi
ada beberapa nutrisi yang butuh perhatian
lebih yaitu zat besi, kalsium, asam folat, B12
dan juga protein," ungkapnya.
Semua nutrisi tersebut bisa didapatkan dari
makanan seperti hati ayam, kerang, daging
merah, ikan tuna, kedelai, bayam, brokoli,
kacang merah, asparagus, jeruk, kacang-
kacangan, susu rendah lemak, keju.
"Jadi anggapan kalau hamil harus makan 2
piring itu tidak benar, karena yang penting
adalah zat gizinya. Kalau mau nambah lebih
baik perbanyak protein yang bisa membantu
pertumbuhan anak di dalam rahim dan
perhatikan penambahan berat badannya,"
ujar dr Inge.
dr Inge menuturkan untuk ibu hamil yang
sebelumnya sudah memiliki indeks massa
tubuh (IMT) normal maka kenaikan berat
badan totalnya sebesar 11,5-16,5 kg, untuk
ibu yang underweight (berat badan kurang)
kenaikannya sebesar 12,5-18 kg, untuk ibu
yang kelebihan berat badan (overweight)
kenaikannya sebesar 7-11,5 kg dan untuk ibu
yang obesitas kenaikannya sebesar 6,8 kg.