Tuesday, June 28, 2011

Agar bisa hamil secara alami

Hamil dan mempunyai anak keturunan tentunya harapan kita semua, namun kadangkala untuk bisa hamil tidak semudah apa yang kita bayangkan. Jika belum juga ada tanda-tanda hamil, anda tentunya harus segera periksa kedokter karena siapa tahu ada penyakit yang diidap oleh pasangan kita.

Jika tidak ada penyakit biasanya kita akan diberi vitamin penyubur, namun walau tidak ada penyakit yang di alami, kadang para wanita tetap tidak kunjung juga hamil so tidak ada salahnya periksa ke pengobatan alternatif dan obat herbal.

Jika masih belum juga berarti kita masih belum diberi oleh yang Maha Kuasa. Memang kehamilan dan dapat keturunan tetap menjadi haknya Tuhan. Lalu apa kita tetap menunggu? Tentu tidak, saya sendiri sudah 3 tahun menunggu kehamilan istri saya.

Seperti yang saya tulis diatas, sebelumnya saya dan istri sudah periksa kedokter dan dikatakan tidak ada masalah. Kemudian mencoba ke pengobatan alternatif belum juga ada kemajuan.

Akhirnya saya menjalankan 3 langkah mujarab ini, 1 secara anjuran agama, 2 secara mitos, dan 3 dengan bahan alami. Apa tiga langkah mujarab itu?.
1. Anjuran agama
- Menyantuni anak yatim, insyaAlloh dengan menyantuni anak yatim anda akan dimudahkan dalam kehamilan, bahkan urusan lainnya.

2. Secara Mitos
- Biasakan memberi apa yang di inginkan oleh ibu hamil, misal rekan dikantor anda, keluarga, atau orang yang dikenal sedang hamil. Maka berikan apa yang jadi "ngidam" idaman ibu hamil tersebut. Bila perlu tanya dia sedang ngidam apa, misalnya buah mangga maka belikan dia.

3. Bahan alami
- Suami istri minum madu, agar tidak cepat lelah/ stres dan agar semprotan sperma pria jauh (tidak mani encer).
- Suami istri minum air kelapa hijau setiap hari (kalau saya meminumnya malam hari sebelum tidur). Usahakan setiap hari, namun jika tidak bisa, yah paling tidak 4 kali seminggu.

Inilah pengalaman pribadi saya, dan saat saya menulis artikel ini, istri saya tengah hamil 3 bulan untuk pertama kalinya. Mohon doanya semoga kandungan istri saya kuat hingga melahirkan, amien.

No comments:

Post a Comment